8 Semangat ‘Berbatik’ Tanpa Batas

Posted by
Rencana libur weekend hampir dekat, kali ini saya diajak teman ke sebuah tempat yang fantastis di daerah gunung Kelud. Saya sempat mengurungkan niat untuk ikut, pasalnya saya bingung liburan mau pake baju apa ya yang bagus. Saya emang suka produk apapun yang bermotif batik. Ups, kalo liburan harusnya kan kaos? 

Ada nggak ya kaos batik? Saya pun cari informasi kesana-kemari, dan ini pesan singkat dari salah satu teman, hai Fren, ada nih kaos batik, bagus gak terkesan ‘ndeso’, kain kaosnya adem, gak bikin panas, gimana?



Saya pun segera lobi suami, untuk menyisihkan anggaran buat beli kaos batik. Akhirnyaaa….holiday, tetep be Happy dengan batik.

Kini, batik tidak lagi dianggap kain tradisional, tapi juga telah dipadu-padankan dengan  fashion modern yang memiliki daya jual tinggi.  Tak bisa dipungkiri, perjalanan batik dari masa ke masa ternyata menyimpan ‘semangat’ dari berbagai elemen masyarakat untuk mempertahankan keberadaannya. 

Undangan Nikah Online, Resep Happy Wedding-mu

Posted by
Hellooow…buat kamu yang udah punya rencana nikah. Apa sih yang diharapkan dari para tamu undangan?
Do’a?
Amplop isi duit? Hehe
ato ajang reuni?

Yang jelas semua lah ya diharapkan, tapi do’a tetep diutamakan lho. Supaya didoakan langgeng, punya anak banyak, rejeki lancar, dan setia kayak pasangan pak Habibie dan Ibu Ainun *waaah mupeng sama film beliau yang menginspirasi semua pasangan

Meditasi Tren Masa Kini Mengusir Stres

Posted by
     Dulu istilah ‘meditasi’ sering dikorelasikan dengan sebuah ritual agama tertentu. Tidak untuk saat ini, kini meditasi telah menjadi aktivitas rutin yang populer dan bisa dilakukan oleh siapapun. Secara fisik, meditasi mungkin terlihat seperti aktivitas duduk bersila, memejamkan mata, lalu mengatur pernafasan dan pikiran agar batin lebih tenang. Hal ini akan membawa pada kesadaran untuk mengenali siapa sesungguhnya diri kita, bagaimana cara pikiran kita bekerja, serta kesadaran mengenai hidup yang sesungguhnya.

Rahasia Sebuah Tulisan, Televisi dan LG UHD 3D TV 84inch

Posted by

Sejak tahun 2004 ikut lomba-lomba nulis, baru kali ini nyabet juara 1, duluuu paling banter dapet juara 2. Alhamdulillah.... moga bisa terulang kembali ^^

****

Ada hubungan erat antara tulisan dan menulis.
Televisi dan Menonton.
LG UHD 3D TV 84inch dan Keajaiban.
Berawal dari dua kata kerja, menulis dan menonton, pasti akan muncul suatu keajaiban. Keajaiban dalam perubahan hidup seseorang. Ingin tahu? Yuk, simak terus ya!

Blogger : Blogwalking Vs Homewalking

Posted by
Ngaku seorang blogger tapi nggak pernah blogwalking? Iihh..impossible ya…

Blogwalking jadi sarana buat meng-improve kualitas blog pribadi dari segi art ataupun postingan. Belum genap satu tahun saya punya blog, aktivitasnya pun masih sangat terbatas, sesekali curhat, ngontes blog (nih yang paling sering, soale sudah kecanduan pengen menang terus, meski kalah juga sering.hehe) dan bagi saya blogwalking adalah ‘sesuatu’ banget, di situ ajang silaturahim saya ke temen2 blogger, suka baca-baca dan ninggalin jejak. Bener! Bikin status FB mulai bergeser, kecuali buat promo-promo link postingan….wkwk


Sungguh ironis, saat si blogger suka ngeblog, waktunya lebih banyak dihabiskan di depan komputer/lepi/gadget. Pasalnya, ia jarang melakukan homewalking. What’s that??

Menurut saya, homewalking ini penting banget buat blogger, meski kadang tradisi homewalking biasanya sangat kental saat momen lebaran atau liburan panjang, tapi tak semua blogger bisa melakukan itu. 

Banyak hal yang bisa kita dapat dengan homewalking. Seperti, menjaga hubungan baik dengan sahabat, tetangga, atau kerabat. Ada saatnya kita hidup di dunia nyata, meski dunia maya juga bagian dari dunia nyata (kayak kita bisa kopdar dengan sesama blogger dari berbagai penjuru nusantara). 
Pengalaman saya melakukan keduanya
Blogwalking : jujur ya, saat ‘terdampar’ di sebuah blog keren, berhari-hari saat masak, nyuci bahkan sampai menjelang tidur, masih kepikiran aneka statement. Misal, 

“Bisa nggak ya, punya template blog bagus kayak si doi?”, 

“Gimana sih kok gaya tulisannya itu bagus banget, renyah dan enak dibaca?”, 

“Duuuh, si doi nih menang lomba terus sih, blogger bisa kaya dong dari ngontes, huuuaaah?!“

“Ups, si doi suka posting artikel2 yang udah jebol media, lha punya saya kapan?”

“Wuuihhh, dia udah nerbitin banyak buku, kebayang royaltinya itu lho…..”qiqiqi

“Dia bisa mendulang dolar dari ngeblog, apa sih rahasianya?”

De el el

Kira-kira seperti itu yang membuat saya panas dingin, karena saya masih belum bisa menentukan ‘niche’ sesuai hobi yang dimiliki. Selain ‘ngiri positif’ hehe, kadang blogwalking juga membuat saya terus semangat menggapai mimpi, dengan membaca postingan para blogger yang berkisah suka duka tentang anak-anaknya, keluarga, dan pengalaman hidup. membuat saya semakin bersyukur. 

Homewalking : dulu, saya dan suami membuat jadwal berkunjung, atau silaturahim. Tertulis beberapa nama keluarga, rekan atau kenalan saat berada di kota lain. Kini, mulai berkurang intensitasnya karena anak-anak masih baby dan balita. (anak kok buat alesan?

Satu cerita yang mendasari postingan ini saya tulis, saat saya berkunjung ke rumah seorang teman. 

---Kita berkenalan belum genap satu tahun, usut punya usut ia baru saja membuat rumah mungil di samping rumah mertua. Dari ceritanya, ia dulu pernah punya rumah di daerah Banten, tapi ia sekarang memilih pulang kampung (Kediri) karena sang suami di PHK, ia pun mengikhlaskan rumah diambil alih kepemilikan. 

Kini, ia dan suami berjualan susu kedelai. Mereka memilih berwirausaha, daripada wira-wiri mencari pekerjaan, seperti ada trauma yang begitu membekas. Karena secara finansial mereka memang minim banget, dalam proses pengerjaan rumah pun dilakukan dengan tangan sang suami dan ayah mertua mulai dari pembuatan batako, membuat pondasi hingga finish. 

Apa yang ada dibenak saya saat itu?
Saya berkunjung di saat yang tepat, bersyukur melalui peristiwa ini saya kembali diingatkan bahwa hidup itu adalah menjalani takdir dan mengukir harapan. Dengan semangat tanpa harus berkeluh kesah, hidup akan terasa lebih indah, karena mungkin saja hidup kita tidak sesuai dengan rencana yang pernah kita tulis. So, Keep spirit is better! 

Bagi blogger, penting untuk melakukan blogwalking dan homewalking, saling melengkapi dan bersinergi untuk menjadikan hidup kita lebih bermanfaat bagi orang lain melalui ‘karya-karya’ kita di dunia blogging.





Bunda nggak usah cerewet, lihat saja..aku pasti bisa!

Posted by with 8 comments

Bahagianya hari Sabtu, bisa jalan-jalan dengan anak-anak, menghilangkan penat yang tiap detiknya sibuk dengan urusan rumah. Kali ini, rencana awal adalah berenang. Tak harus mahal, di sebuah pemandian ‘desa’ yang didesain kolam bersih nan asri. Banyak yang bilang, air disana alami tanpa kaporit. Jadi tiap hari Sabtu ada petugas yang nguras.

Sabtu Sepi,
Karena harus nyuci, masak, packing perlengkapan, kami akhirnya sampai sana sudah siang, jam 11.00 WIB. Cuaca panas. “Mau renang kok di siang bolong? hehe, mungkin banyak orang yang akan bilang begitu.

Bunda dan ANMUN Essensial, Wujudkan Konsentrasi Anak Lebih Optimal

Posted by
“Bundaaa, aku minta permeeeen!” Teriak Azzam saat melihat teman sebayanya membawa permen di depan rumah.

Dulu, ketika Azzam masih bayi, saya dan suami berkomitmen untuk membatasi anak-anak mengkonsumsi makanan atau minuman yang manis. Tapi kini, Azzam malah kecanduan ‘manis’. Saya tidak bisa melarangnya, karena seandainya dilarang, ia akan semakin penasaran ingin mencoba. Lebih mengkhawatirkan lagi, jika ia makan permen secara ‘diam-diam’, tanpa sepengetahuan saya. Lantas, menjadikannya ‘rakus’ makan permen.

Akhirnya saya berfikir realistis, menerima kenyataan bahwa Azzam dan balita seusianya memang menyukai permen. Bukan berarti saya menuruti semua keinginan, perlahan-lahan saya berusaha memahamkan dan konsisten mengatur pola makan dan pola hidup sehat. Misalnya, membatasi makanan ‘manis’, melakukan perawatan gigi, memberi contoh pola makan sehat, tidak menjadikan ‘permen’ sebagai alat untuk membuat Azzam diam, dan membuat cemilan sendiri.

Menuju Daerah Mandiri, Pabrik Gula ‘Serius’ Garap Diversifikasi

Posted by
Gula, bagi saya dan masyarakat Indonesia merupakan kebutuhan pokok dan sumber kalori yang relatif murah. Hasil pengolahan tebu ini bahkan menjadi salah satu komoditas strategis dalam perekonomian Indonesia. Tak ayal, keberadaan Pabrik Gula (PG) di beberapa daerah ternyata juga mampu menopang kehidupan ekonomi daerah setempat. Mulai dari petani, karyawan pabrik gula, tenaga tebang, sopir angkutan, penjual makanan dan berbagai profesi lainnya. Sebenarnya, pabrik gula memiliki ‘magnet finansial’ yang luar biasa dalam mendulang Pendapatan Asli Daerah (PAD), bahkan menjadikan daerah lebih mandiri.

Raih Masa Depan Berkah Dengan Asuransi Syariah

Posted by
 ‘Nak, Masa depan itu tak pasti!’  
Dibalik ketidakpastian itu, kita harus berani bermimpi, berencana dan berdoa
Begitulah pesan Ayah, saat saya masih duduk dibangku SMP.

Dari tahun ke tahun, kehidupan berjalan begitu dinamis, disertai pesatnya kemajuan teknologi kini telah mempengaruhi tren kebutuhan kehidupan sosial kita sekarang, salah satunya adalah kebutuhan asuransi. Mengapa?

Cara Praktis Menghilangkan Bau Mulut dengan Gofress

Posted by
Siapapun kamu yang aktif dan dinamis, tidak suka yang namanya bau mulut. Pergi kemana aja pasti di kantong sakunya nyimpen permen. Ups*itu dulu saat masih kecil.hehe

Bau Mulut? Oh No!
Masalah yang satu ini kerap bikin kamu geregetan. Bukan hanya soal kesehatan pribadi, tapi juga hubungan komunikasi dengan orang lain. ehm, sebabnya banyak lho! Ini dia….

#Kosa Kata : Inersia

Posted by
Bagi seorang penulis, kosa kata baru jadi makanan wajib sehari-hari, cuman bagi saya bukan hal mudah untuk bisa mempertahankan kata baru tersebut dalam memori, setidaknya menulis kembali di sini bisa menjadi cara jitu bagi seya sekaligus tambahan kata, bagi para blogger yang mampir.

Okey, inersia.
Kata ‘inersia’ pernah kita dengar saat SMA, kan? dalam pelajaran fisika, inersia merupakan kecenderungan semua benda fisik untuk menolak perubahan terhadap keadaan geraknya. Coba kita bayangkan kita berdiri di dalam bis, ketika bis melaju lagi keadaan diamnya, pasti kita sedikit ‘terplanting’ kebelakang, itu contoh kecil inersia.

Tahun 2013, Ngeblog....Lebih Berprestasi!

Posted by
Ngeblog. Terapi Jiwa. Harusnya yang suka ngeblog itu tak gampang ‘stres’. Jika ngeblog jadi terapi jiwa, tiap kali ‘galau’ menyerang pasti akan ditumpahkan rasa itu lewat tulisan. Pernahkah ketika kamu dalam suasana bahagia, ingin sekali menggerakan jemari, menuliskan segala rasa dalam tulisan?


Pernahkah saat mendengar kabar duka, tiba-tiba muncul sebuah judul yang ingin kamu tulis. Misalnya, saat aku mendengar kabar suami temanku meninggal, padahal tepat satu tahun yang lalu aku menghadiri pernikahan mereka. Saat itu juga, ada sebuah kalimat muncul dibenak, untuk kujadikan bahan postingan di blog “KEMATIAN ITU BISA HARI INI, ESOK ATAU LUSA”

Berbagai komunitas blogging yang kian menjamur, bisa menjadi hiburan asyik untuk ibu rumah tangga sepertiku. Rutinitas yang kadang ‘membunuh’ asa saat remaja tak lagi padam, namun malah menyala-nyala sejak nyemplung ke dunia maya, FB, Twitter atau Blogging. Media sosial ini mungkin hanya secuil dari sekian banyak aplikasi konten teknologi yang setiap hari begitu berkembang cepat. 

Ikut kontes Blog, jadi tambah ilmu. Alhamdulillah meski OTODIDAK, aku bisa melakukan ‘sesuatu’ yang baru sejak 6 bulan ngeblog. Misalnya, 

Buat Blog, Nge-Tweet, menggabungkan beberapa foto dengan aplikasi PHOTOSCAPE, menurunkan ukuran foto dengan aplikasi IrvanView, nge-copy laman dan meng-crop [PrtSc-SysRq].





Semua kelihatan sederhana bagi orang yang memang udah lama ngeblog atau dia seorang desainer. Tapi, Ini sungguh prestasi LUAR BIASA bagiku, banyak hal yang belum aku mengerti dan ingin kupelajari. Untuk sekarang menginjak ke hal bisnis >> Affiliate Marketing >>






Mungkinkah sebagian dari kita, para ibu sering ‘cerewet’ saat jenuh datang. Ingin keluar jalan-jalan, namun harus membawa anak-anak, apalagi yang masih punya bayi. Blog walking bisa menjadi solusi. 






Di tahun 2013, harus lebih serius, tak sekedar meng update postingan, tapi juga meng update ‘ilmu’ di dalamnya, bagaimana kita [sebagai ibu rumah tangga] mendulang prestasi lewat dunia maya, karena, inilah cara kita ‘unjuk gigi’ diantara kaum adam. Bahwa kita bisa berprestasi, meski hanya ngeblog, hanya nulis. Dream, Plan and Do It! You ‘ll get success

Kenapa hari ibu 22 Desember?

Posted by with 1 comment
Ucapan “Selamat Hari Ibu”, selalu booming saat kalender memasuk bulan Desember. Tanggal 22 Desember 2013, menjadi momentum bahagia bagi sebagian orang, mereka berlomba-lomba membuat bingkisan special untuk sang ibu sebagai tanda sayang.

Jujur, saat remaja saya sama sekali tidak pernah mengucapkan, “Bu…selamat hari ibu ya…” kepada ibu saya. Entahlah, apa zaman dulu saya gak perhatian banget, cuek atau malu untuk menyampaikan itu. Lha, tau sendirilah saya hidup di kampung.hehe

How Wonderful Monitor 3D LG!

Posted by
Tepat dua tahun lalu, saya berdiri ditengah antrian panjang selama 1 jam, hanya untuk menikmati film di bioskop 3D, padahal film diputar tidak lebih dari setengah jam. Bioskop 3D merupakan salah satu wahana dari objek Wisata Bahari Lamongan (WBL).

Menikmati film 3D pertama kali membuat saya terkesan, kagum dengan ‘keajaiban’ yang dihasilkan dari layar. Tampak nyata, saya seperti berada dalam adegan film. Makanya, saat film horor diputar, para penonton ikut teriak histeris, ketakutan. Hihihi…
“Lariiiii!”
“Awaaas!”
“Aaaaaww!”
Teriakan penonton menggema di gedung bioskop 3D. Saya mencoba ber andai-andai, jika film 3D ada di rumah saya, nonton bareng sama keluarga. Kayaknya serruuu…

Pemenang Kuis Mini tentang Lingkungan

Posted by with 2 comments
Salam. Semangat Berbagi, semuaaaa…
Saya sebagai Blogger pemula, seneng banget kuis ini bisa menjadi ‘wadah’ berbagi pengalaman dengan para blogger terutama tentang upaya teman-teman menjaga bumi http://bit.ly/Energi205 Semoga bermanfaat untuk saya, para blogger, dan pihak-pihak terkait. Okey, langsung yah…

Anakku Sang Juara

Posted by

“Ayoo….Zam, pake celananya sendiri, kan Azzam Juara!” Kataku merayu

Statement diatas seringkali saya ucapkan, untuk memotivasi Azzam melakukan sesuatu, ia tambah semangat melakukan, penuh percaya diri. Hasilnya cukup fantastis, ia mau maem sendiri, pakai celana sendiri, walau kadang masih ada ‘rasa manja’. Maklum usia 3 tahun, tapi  ada lho anak usia segitu sudah bisa mandiri.
Bagi saya ini adalah sebuah prestasi.

Tindakan Nyata Dan Sederhana Untuk Bumi

Posted by
Salam semangat, buat pembaca setia blog ini (hahaha…sok banget ^_^)! maksudnya yang pernah mampir. Postingan kali ini akan saya buat sedikit ‘renyah’. Bosan dengan postingan alot dan teoritis, yang pastinya bikin kamu memincingkan mata. Iya, kan? Yah, dimaklumi saja, beginilah kalau blogger pemula, semua butuh proses untuk memiliki karakter tulisan yang khas.

Hhmm...penasaran dengan judul diatas. Tindakan Nyata Dan Sederhana Untuk Bumi? Yang jelas, ini bukan postingan lebay, sekedar teori belaka, tapi saya tulis sesuai dengan pengalaman saya, nyata, dan sampai sekarang masih saya lakukan.

Wooow…Serunya Jelajah Alam dan Explorasi Kopi Sumatera Ala Terios 7 Wonders!

Posted by
            Yeaaah, ada yang suka travelling saat liburan?
Yakin, jalan-jalan itu selalu menyenangkan [ini salah satu hobiku dan suami]. Bahkan, untuk mengekspresikan ‘serunya’ saat perjalanan, ada yang menuangkannya dalam bentuk puisi, diary, cerita pendek, novel, atau sekedar kumpulan foto hasil jepretan kamu. Memang, tak ada habisnya bicara tentang travelling, menyimpan jejak petualangan sekaligus cerita-cerita lainnya bersama sahabat.

Penitipan Anak Bisa Menjadi alternatif

Posted by with 3 comments

Membaca tulisan Mb Ririn Handayani, yang berjudul “Ketika Anak Lebih Mencintai Pembantu daripada Ibunya”, lebih lengkapnya di sini, ikut terbawa ‘kegamangan’ tersendiri,  dalam mengambil solusi. Ibu bekerja, anak dititipkan siapa?

 

Memiliki pembantu yang tinggal serumah atau hanya saat si ibu bekerja, menjadi pilihan. Sang pembantu seperti menjadi bagian dari keluarga. Mengerti karakter, kebiasaan, dan pola hidup si pembantu, jadi modal seorang ibu untuk mengarahkan sekaligus membuat kesepakatan tentang kedisiplinan dalam rumah tersebut. Artinya, pembantu ‘mau’ atau ‘tidak mau’ harus menaati kesepakatan tadi termasuk pada pola asuh sang anak.