Tampilkan postingan dengan label Wisata Candi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Candi. Tampilkan semua postingan

Video Ngetos Candi Ngetos Dari Nganjuk Kota Angin

Posted by with No comments
Candi ngetos merupakan candi bercorak hindu yang berada di desa Ngetos Nganjuk kota angin. Cadni tersebut digunakan sebagai tempat pemakaman dari raja Hayam Wuruk dari Majapahit. Saat saya mengunjungi candi ngetos, sudah tidak utuh lagi, candi ini terletak di sekitar rumah warga. Candi ngetoos ini sulit dikenali wujud aslinya karena memang terbuat dari susunan batu bata yang rapuh dan rusak. 

Ada empat buah relief yang ada di candi ngetos ini, sekarang sisa hanya satu saja. Lainnya telah hancur, terdapat jendela kecil berhias belah ketupat. dindingnya tampak kosong tidak ada relief penting hanya ada motif daun. 

Yang agak menakutkan adalah bentuk wajah yang masih utuh disebelah selatan. motifnya besar berukuran tinggi 2 x 1,8 meter. Hal ini menunjukkan adanya kewibawaan yang besar dan bentuk penolakan bahaya. Berdasarkan referensi, motif seperti ini memang khas India kemudian masuk ke Indonesia pada saat Hindu masuk ke Indonesia. Biasanya anda akan menemukan motif seperti ini pada candi candi lainnya yang bermotif hindu, 

Ini penampakan nyata-nya (saat menulis ini pun saya agak ketakutan. hehe)



Lebih jelasnya, silahkan simak video ngetos berikut; 



Lokasi candi ngetos ini ada di  di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, sekitar 17 kilometer arah selatan kota Nganjuk. Bangunannya terletak ditepi jalan beraspal antara Kuncir dan Ngetos Lokasi ini dekat dengan air terjun sedudo lho, jika temen-temen hendak ke Nganjuk atau lewat Nganjuk bisa mampir ke rumah saya ya....


Candi Lor, Candi Plaosan Lor Nganjuk Kota Angin

Posted by with 2 comments
Candi lor tidak seperti candi pada umumnya yang terbuat dari batu. Candi palosan lor terbuat dari batu bata merah. karya seni ini menjadi bukti sejarang berdirinya kota Nganjuk, Lebih tepatnya tanggal 10 April. Candi lor bercorak Hindu, dilancir dari wikipedia, raja Mataram Hindu memerintahkan Rakai Hinu untuk membangun sebuah bangunan suci bernama Srijayamerta. Tujuannya, sebagai tanda penetapan kawasan anjuk ladang yang kini bernama Nganjuk. Jika anda ke sini, akan mengetahui historis seputar kota angin. 

Candi lor candi plaosan lor rejo nganjuk

Area candi lor ini jika dilihat dari uar tidak tampak seperti obyek wisata karena candi sudah mengalami kerusakan dan tidak ada proyek pemugaran sama sekali karena memang candi ni terbuat dari batu bata yamerah yang sulit dibentuk kemabli beda dengan candi lain yang terbuat dari batu. mungkin jug karena pemerintah sengaja tidak melakukan perbaikan supaya tampak alami membuktikan adanya nilai sejarah . Candi ini berdiri atas tanah seluas 42 x 39,4 meter 91654 meter persegi), luas soebasemen (alas) 12,4 x 11,5 meter (142,6 meter persegi) dan tinggi candi lebih kurang 9,3 meter.
Candi lor candi plaosan lor rejo nganjuk

Candi rejo biasa orang menyebutnya, menjadi obyek wisata yang mengandung nilai sejarah. saat saya berkunjung ke sana sangat sepi, hanya ada 4 anak muda yang mojok sambil ngobrol. ada sebuah pos penjaga yang digunakan sebagai tempat tinggal (karena ada kasur juga dalam pos tersebut)

Jalan menjunu candi lor sangat mudah dijangkau, lebih muda naik kendaraan pribadi kalaupun anda nik bis bisa turun di dekat Loceret. Candi lor Nganjuk juga kerap disebut candi boto. terlihat seperti tumpukan bata merah. ada dua arca yang ada di dalam candi tapi sudah dipindahkan ke musemum Anjuk Ladang supaya terjaga keamanannya. 

Seperti halnya cerita candi yang lain, sebuah lokasi yang terdapat candi menandakan adanya kehidupan makmur di sekitar area. di candi lor ini, akan akan menemukan eksotika alam di sekelilinginya. karena candi lor terletak di tengah persawahan warga. 

Smbil menikmati alam, akan amenikmati sepoinya angin yang bertiup ketika matahari menyengat. kebetulan saat saya datang ke candi lor memang tepat pada jam 12.00 siang jadi slumayan panas dan bawa anak-anak makin terasa panasnya. hehe #karena si kecil minta gendong terus. Anda akan disambut pula dengan juru kunci yang memahami cerita peninggalan bersejarah tersebut. ada Mpu Sendok yang merupakan raja dari kerajaan mataram kuno. 

Di era modern seperti sekarang, candi lor masih digunakan sebagai tradisi ritual warga sekitar. Masyarakat sekitar Nganjuk juga masih menghargai nilai-nilai budaya serta warisan sejarah tempat tinggal mereka sendiri dengan cara ikut serta menjaga candi ini agar tetap lestari dan bisa dijadikan objek wisata yang indah dan diminati banyak orang.



Gambar Candi Prambanan

Posted by with No comments
Gambar candi Prambanan berbentuk persegi panjang, terdapat halaman luar dan 3 pelataran. Pelataran luar, Pelataran tengah dan pelataran dalam. Nah, sebelum menjelaskan bagaimana kondisi masing-masing pelataran. Coba lihat gambar candi Prambanan dibawah ini yang diambil dari atas; 


Pelataran bagian luar berbentuk bujur 390m2. Dulu, terdapat pagar batu yang emngelilingi namun kini tinggal reruntuhan. pelataran juga kosong, belum diketahui apakah dulu bangunan atau ada hiasan lain.

Pelataran bagian tengah, berbentuk persegi panjang 222 m2. Pagar batu dulu pernah menjadi hiasan namun kin sudah runtuh. terdapat teras yang semakin tinggi semakin berundak. 
Teras 1: terdapat 68 candi kecil
Teras 2; terdapat 60 candi kecil
Teras 3: terdapat 52 candi kecil
Teras 4; terdapat 44 candi kecil

Luas denah 6 m2 dan tinggi 14m, Hampir semua candi kecil yang ada di pelataran tengah hancur, yang tersisa hanya reruntuhan saja. 

Pelataran Dalam letaknya paling tinggi dan dianggap tempat yang paling sakral. bagian ini berbentuk persegi empat seluas 110 m2 tinggi 1,5m dari permukaan teras teratas pelataran tengah. Dikelilingi pagar batu, Gapura paduraksa mengelilingkeempat sisi. Gapura selatan masih utuh. Ada juga sepasang candi kecil yang berada di depan masing gerbang pelataran teratas, berbenah bujur sangkar dengan luas 1,5m2 dan tinggi 4 m. Ingin tahu bagaimana Sejarah Candi Prambanan, cerita dan asal usul candi prambanan? 

Peninggalan sejarah satu ini merupakan candi bercorak hindu yang memiliki ciri khusus yakni bagian atas  meruncing. Seperti halnya candi lainnya, tempat ini menjadi tempat suci dan sakral untuk beribadah. Dibalik pendirian candi, ada sebuah peradaban atau dinasti yang berkuasa dan menjadi legenda sejarah candi prambanan. 




Sejarah Candi Prambanan, cerita dan asal usul candi prambanan

Posted by with No comments
Sejarah Candi Prambanan - Sejarah candi prambanan bercorak hindu ini dibangun pada abad ke 9. Pada saat itu raja Balitung Maha Sambu dari Wangsa Sanjaya yang berkuasa. Berdasarkan prasasti Syiwagrha  tahun 778 Saka (856 M) yang kini tersimpan di Museum Nasional di Jakarta, candi Prambanan dibangun pada masa pemerintahan Rakai Pikatan. 

Proses pemugaran candi prambanan tidak kunjung selesai, berikut tahapan pemugaran pada saat itu;
  • Tahun 1733 C.A Lons melaporkan adanya reruntuhan bangunan candi yang terbesar yaitu Candi Syiwa
  • Tahun 1885 Pengawasan Groneman melakukan penggalian dan pencatatan pertama, sekaligus memberishkan semak belukar dan mengelompokkan batu-batu reruntuhan candi. 
  • Tahun 1902 Van Erp melanjutkan upaya Groneman ditambah mengelompokan dan mengidentifikasi batu reruntuhan secara detil. 
  • Tahun 1918 Dinas Purbakala (pimpinan P.J Perquin) melanjutkan pemugaran. Sebagian candi Syiwa direkontruksi kembali. 
  • Tahun 1926  Dibentuklah panitia pemugaran yang saat itu dipimpin De Haan, tugasnya melanjutkan tugas Perquin. Candi Syiwa semakin disempurnakan dan dibangun candi Apit 
  • Tahun 1931 V.R Romondt menggantikan De Haan yang telah meninggal. 
  • Tahun 1932Candi Apit berhasil diselesaikan
  • Tahun 1942 Pemugaran dihentikan, ketika itu Jepang mengambil alih pemerintahan di Indonesia
  • Tahun 1953 Pemugaran candi Syiwa dan Candi Apit telah selesai. 
  • Hingga kini, pemugaran terus dilanjutkan secara bertahap. 

Asal usul candi Prambanan 


Dahulu kala, ada dua kerajaan besar yang ada di pulau Jawa Tengah. Yaitu kerajaan Pengging oleh Raja Pengging dan Kerajaan Prambanan oleh Prabu Baka. Pada saat itu, Prabu Baka dikenal memiliki karakter yang sangat kejam, bertubuh besar dan kesaktian luar biasa. Dalam rangka mempertahankan kesaktiannya, Parbu Baka selalu mengadakan upacara rutin sesembahan dengan mengorbankan manusia. Prabu Baka memiliki seorang putri yang sangat cantik parasnya yaitu Putri Rara Jonggrang. 

Bala tentara dari Kerajaan Prambanan selalu menggangu rakyat dari kerajaan Pengging. Sang Raja Pengging dibuat sedih atas ulah mereka. Hingga akhirnya, ia akan menjajah penguasa kerajaan Prambanan meski kekuatannya tidak akan sanggup mengalahkan kerajaan Prambanan yang begitu kuat. Kemudian, yang dilakukan Raja Pengging, menyuruh putranya yakni Raden Bandung. Si Raden disuruh bertapa memohon kekuatan kepada Dewa.  

Kesaktian pun berhasil didapat Raden Bandung berupa kesaktian dari jin yang bernama Bandawasa. Sejak saat itulah, namanya berubah menjadi Raden Bandung Bandawasa. Strategi pertemperan pun mulai direncanakan untuk bertempur dengan bala tentara kerajaan prambanan. Akhirnya, pertarungan sengit pun terjadi dan Parbu Baka sang pernguasa kerajaan prambanan tewas.

Pasca insiden tersebut, Raden Bandung mendirikan sebuah pemerintahan yang bernama Prambanan. Dan ketika itu pula Raden Bandung bertemu dengan si cantik jelita putra Prabu Baka. Raden pun jatuh hati dengan sang putri dan ingin meminangnya. Namun, cinta pun bertolak sebelah tangan. Rara Jonggrang tidak ingin diperistri oleh seorang pembunuh, yang telah membunuh ayah kandungnya. 

Rara Jonggrang tidak menolak mentah-mentah, namuan secara halus Rara Jonggrang mengajukan sebuah persyaratan jika disetujui maka Raden Bandung harus bisa membuat 1000 buah candi dalam waktu satu malam. Si Raden pun menyetujui, dan ia bergegas pergi ke sebuah lapangan dekat prambanan. Ia memanggil jin Bandawasa peliharaannya. Ia pun memerintahkan jin membuat 1000 candi seperti yang diinginkan Rara Janggrang. 

Jin segera memerintahkan teman, jin untuk membantu dan bekerjasama. Mereka pun bergegas menyelesaikan tugas membangun 1000 candi. namun, lewat tengah malam, Rara Jonggrang mengendap-endap ingin menyaksikan pekerjaan Raden Bandung. Spntan sangat kaget, karena hampir 1000 candi terbuat. Karena tidak ingin dinikahi pembunuh ayahnya, ia memabngunkan orang desa untuk memukul alu (penumpuk padi) supaya ayam  berkokok dan menandakan pagi.  

Ketika itu, 999 candi sudah terselesaikan oleh Jin Bandawasa beserta anak buahnya. mereka pun berhamburan pergi Raden Bandung bersiap diri menghadap Rara Jonggrang karena kegagalannya. Fajar pun ditunggu tak kunjung datang, hingga akhirnya Raden Bandung melihat keanehan dan menyelidikannya. Kenapa ini bisa terjadi? 

Rara Jonggrang tidak mampu menyembunyikan kecurangannya, dan Raden Bandung sangat marah. Tak butuh waktu lama, Rara Jonggrang dikutuk menjadi arca. Hingga saat ini, ada di candi Rara Jonggrang berada di kompleks candi Prambanan. Tidak hanya Rara Jonggrang, perempuan yang ada di desa itu dikutuk menjadi perawan tua.

Asal-usul sebuah cerita bersejarah merupakan sebuah legenda yang tidak ada seorang pun bisa menjamin kebenaran akan suatu cerita. Candi merupakan peninggalan bersejarah pada puluhan abad yang lalu, postingan seputar  Pengertian Candi

Akan membawa anda pada sebuah pemahaman tentang aset kebudayaan Indonesia yang ada hingga kini. Dan, harus kita lestarikan. Jangan sampai peninggalan karya seni nenek moyang terdahulu tidak bisa dinikmati anak cucu generasi masadepan.



Candi Ngawen, Si Mungil Rapuh Dikelilingi Eksotika Alam

Posted by with No comments
Candi ngawen kurang begitu populer bagi penikmat wisata, candi yang bercorak budha tersebut terletak di Desa Gunungpring Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Namun, sebagian masyarakat Magelang juga tidak terlalu kenal dengan candi Ngawen. Lokasi candi Ngawen sebenarnya sangat mudah dijangkau dari kawasan perkotaan.

Ditinjau dari sejarah, Belanda menemukan Candi Ngawen kemudian dipugar pada tahun 1911. Candi Ngawen dibangun pada Abad 8 dinasti Syailendra (Budha) dan dinasti Rakaipikatan (Hindu). Karena dibangun oleh kedua umat ini candi Ngawen juga dijuluki sebagai candi peralihan. 


Dari sisi bentuk dan arsitek, candi Ngawen mirip candi bercorak Hindu yang meruncing, namun khas candi bercorak budha yang berwujud stupa dan berundak-undak lebih mendominasi. Candi Ngawen sangat mirip dengan candi Mendut. Jika anda belum tahu seperti apa candi mendut, simak postingan berikut ini


Kesamaan candi Ngawen akan anda lihat karena candi mendut merupakan rangkaian candi yang bercorak budha sekitar 5 kilometer dari candi Ngawen. Seperti halnya candi mendut, candi Ngawen berfungsi sebagai tempat peribadatan umat Budha. Namun, jika candi lainnya sering digunakan tiap pekan, candi Ngawen hanya digunakan saat perayaan hari raya Waisak saja. 

Pada zaman dahulu, candi merupakan sebuah bangunan yang sakral. Candi terpelihara dengan baik karena menurut kepercayaan umat Budha dan Hindu, candi adalah tempat bersemayam para dewa. Jika dalam perjalanan waktu, candi rusak tidak utuh lagi dan kerap mengalami pemugaran itu karena diakibatkan bencana alam ataupun ulah manusia yang tidak bertenggung jawab akan kelestarian budaya bangsa. 

Candi Ngawen nyaris terabaikan karena dari sisi renovasi, candi Ngawen tidak pernah direnovasi seperti halnya canci-candi besar yang dilakukan berulang, Candi Ngawen hanya sekali dipugar dan sudah hampir seabad berlalu lamanya. Candi Ngawen memang agak terlantar karena pihak pemerintah menilai kelayakan renovasi belum terpenuhi. Misalnya, batu-batu candi banyak yang hilang. Seharusnya memang untuk memenuhi persyaratan pemugaran, candi harus memiliki kelengkapan batu.

Sebenarnya, candi Ngawen berdiri pada area yang lebih luas dari pada Candi Menddut. Suasana Alami candi Ngawen sangat memanjakan mata pengunjung. Pesona candi makin cantik karena dikelilingi sawah yang membentang hijau. Candi Ngawen berpotensi menjadi obyek wisata yang bagus jika dikembangkan dengan baik. lokasi terbingkai alam. Daerah sekitar candi Ngawen juga bisa didesain sebagai desa wisata. Potensi dari peninggalan purbakala yang masih terabaikan oleh pemerintah dan masyarakat setempat semoga segera bisa menjadi sumber devisa, setidaknya bermanfaat untuk menggerakkan roda perekonomian desa setempat.

Jika ingin ke candi Ngawen, berikut peta lokasinya




Candi Kalasan, Bukti Toleransi Umat Budha dan Hindu

Posted by with No comments
Candi kalasan termasuk dalam kategori candi umat budha yang terletak di desa Kalasan, kabupaten Sleman, provinsi Yogyakarta Jawa Tengah. Candi berdiri pada tahun 777 saka atau 778 M. Candi kalasan merupakan candi tertua di Yogjakarta dan Jawa Tengah. Latar belakang cerita candi kalasan adalah untuk menyembah Dewi Tara, candi ini didirikan Rakai Panangkaran dinasti Sanjaya. Namun, tidak dIgunakan mereka karena beragama Hindu. Usut punya usut, Rakai dibujuk gurunya yang beragama Budha. Oleh karena itu, candi kalasan menjadi bukti adanya kerukunan antar umat Hindu dan Budha pada masa itu.


Berdasarkan hasil penelitian para ahli arkeologi, pada candi kalasan terdapat prasasti yang berhuruf pre Nagari, bahasa sansekerta. Sang guru berhasil membujuk muridnya untuk membuat bangunan suci bagi Dewi Tara beserta biaranya sebagai hadiah. Meski ada yang menyebutkan candi kalasan adalah candi tertua, ada sejarahwan dari Belanda yang memiliki pendapat berbeda. Ada bangunan suci berbentuk wihara ukuran 45 x 45 meter yang mengalami tidak kali perbaikan.  Candi kalasan terdapat Bajralepa pada penutup candi, seperti pelsteran uikran batu halus. Bajrarepa ini sisi keunikan canda kalasan yang juga dimiliki Candi Sari. 

Persegi bentuk dari candi Kalasan, bagian atap puncak berbentuk dagoba (stupa), segi delapan. Kini kondisinya sudah rusak. sisa bagian selatan yang utuh, arca perunggu juga lenyap. Ukiran indah menghiasi tubuh dan atap candi. ada juga arca Gana, patung manusia kerdil berperut buncit yang biasa memikul barang. Dari beberapa sumber referensi, hiasan yang ada di candi kalasan dibuat dengan cukup rapi, hal ini menunjukkan kecakapan para pemahat dan ahli plester pada masa itu sangat mumpuni. 

Candi kalasan telah beberapa kali menagalami pemugaran, bahkan pernah ditutup seluruhnya oleh stucco. penghalusan bagian candi terbuat dari batu kapur. Jadi bangunan yang ada sekarnag tidak lagi asli. Meski demikian, candi kalasan tetap memikat hati para wisatawan dengan eksotika karya seni berpadu dengan keindahan alam. Anda bisa menikmati candi dari bagian selatan. Terlihat Banaspati besar, lajur tegak lurus berhias sulur, makara yang menjadi karya seni terbaik pada masa Hindu. Candi tersusun dengan amat rapi dari bebatuan saling terkait dan melebar.

Lokasi candi kalasan tidak jauh dari candi mendut, karena memang lokasi Jawa Tengah banyak sekali candi-candi berdiri. Jika anda ingin ke candi Mendut, jangan lupa baca postingan di bawah ini;


Candi mendut merupakan oyek wisata yang juga asyik dikunjungi. candi unik berbentuk kubus namun bagian atas sudah tidak lagi utuh. Jika anda melakukan perjalanan ke candi Borobudur, anda akan menikmati eksotika karya seni nan hijau dari kejauhan. Adanya candi di Indonesia, termasuk candi kalasan membuktikan bahwa bangsa Indonesia pernah dipimpin kerajaan bercorak Hindu dan Budha. Peninggalan sejarah adalah aset yang harus dijaga oleh generasi masa kini.

Bila anda ingin berkunjung menikmati wisata candi kalasan, berikut denah peta nya....






Candi Mendut, Si Kubus yang Tak Lagi Utuh

Posted by with No comments
Candi mendut bisa anda nikmati ketika tengah perjalanan menuju candi borobudur. Di pusat Kota Yogyakarta ke arah Magelang akan disajikan pemandangan candi yang tampak seperti kubus,  tidak utuh. Candi mendut merupakan candi bercorak Budha yang biasa digunakan sebagai tempat yang sangat sakral yakni upacara pemujaan.


Jika dilihat dari sejarah, Candi mendut berasal dari kata venu vana mandira yang artinya candi berada di tengah hutan bambu. Namun, sebagian peneliti tidak sepakat dengan nama tersebut karena lebih cocok disematkan pada candi Ngawen. Pada masa pemerintahan Raja Indra dari dinasti Syailendra, candi mendut ini berdiri. Raja Indra telah membangun ssebah bangunan yang bernama bangunan wenumana artinya hutan bambu. Ahli arkeolog dari Belanda, J.G de Casparis menggabungkan kedua nama menjadi candi mendut (tertulis dalam prasasti Karangtengah bertarikh 824 Masehi)

Ssperti halnya, candi yang lain, candi mendut menyimpan sejarah tersendiri. Pada relief menceritakan kisah dewa budha. Relief dewi Tara diyakini sebagai sakti budha. Relief Awalokiteswara di sebelah timur, kisah Manjusri di sebelah selatan dan relief raja-raja dari dinasti Sailendra. candi mendut sendiri semuanya menghadap ke Barat 

Uniknya lagi, relief cerita Jetaka terdapat pada dinding tangga candi mendut. Cerita Jetaka tersebut dalam masyarakat juga dikenal cengan sebutan cerita Tantri yang menceritakan makhluk kayangan seperti bidadari. Bila anda kesana, masuk ke dalam ruangan candi, anak akan melihat patung budha Cakyamuni dengan posisi tangan dalam sikap Dharmacakraprawartana Mudra. 

Dilihat dari jauh, candi mendut berbentuk seperti kubus yang bagian atas hilang atau tidak utuh karena sempat runtuh dan sampai sekarang belum diperbaiki kembali. Beberapa kali memang mengalami pemugaran. Bahkan, bagian dasar, candi terbuat dari batu bata kemudian berlapis batu asli. Jika anda ke sana tanpa membawa bekal, santai saja, di sekitar candi anda bisa belanja apa saja termasuk pernak pernik khas Yogyakarta.  Meski candi tidak lagi utuh, candi mendut merupakan obyek wisata yang sangat asyik dikunjungi karena suasana di sekitarnya nyaman dan asri. Ingin tahu seperti apa candi mendut? Silahkan menikmati video candi mendut di bawah ini;





Supaya tidak nyasar, silahkan cek alamat candi mendut di sini ya....


CANDI

Posted by with No comments
Candi adalah bangunan yang digunakan untuk beribadah peradaban Hindu-Budda peninggalan purbakala. Dahulu, bangunan candi digunakan sebagai tempat pemujaan untuk memuliakan Buddha. Banyak situs-situs yang menjelaskan bahwa candi bukan hanya sebagai tempat ibadah saja namun juga disebut sebagai istana (kraton), pemandian (petritaan) atau gapura. 


Candi adalah bangunan replika tempat tinggal para dewa. Memiliki, seni arsitektur yang dihias dengan aneka ukiran dan pahatan. Ada pesan yang disampaikan melalui seni arsitekturnya. Ditambah pula, arca-arca yang tidak lepas dari unsur spiritualitas, daya cipta dan ketrampilan para pembuatnya. Selian itu, ada unsur penting dalam candi yang  melambangkan alam semesta, memiliki 3 bagian;
1.kaki candi sebagai lambang alam bawah tempat manusia hidup
2 Tubuh Candi artinya manusia meninggalkan keduniawian dalam keadaan suci ketika menemui Tuhannya
3. Atap  (puncak) sebagai tempat dewa-dewa

Contoh bangunan candi yang dibangun dengan sangat megah adalah candi borobudur dan candi prambanan. Kedua candi tersebut dibangun secara detil, kaya akan hiasan yang mewah, estetika luhur dan teknologi maju yang sesuai dengan pekermabngan zaman saat itu. Bangunan ini menjadi bukti bahwa kebudayaan dan peradaban nenek moyang sangat tinggi. Itu hanya dua candi yaang terkenal, ada banyak candi yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Di Indonesia, candi bisa ditemukan di Jawa, Sumatera dan Kalimatan. Namun, candi-candi di Jawa tengah dan Jawa timur lebih banyak ditemukan. Dalam sejarah Indonesia, kurun abad ke-8 hingga ke-10 tercatat sebagai masa produktif dalam pembangunan candi. Kenapa hanya pulau tertentu yang bisa menciptakan karya cipta arsitektur bernilai tinggi seperti candi? Karena hanya peradaban yang makmur dan terpenuhi kebutuhan sandang dan pangan yang bisa membuatnya. 

Kenapa saya tiba-tiba menulis tentang candi? 
- Mungkin ini jawaban perenungan saya mencari kata kunci, berharap blog gado-gado ini mudah dikendalikan. hehe,

- Usai blogwalking di blog temen yang ternyata juga mengupas seputar candi. Dan, kutemukan ada banyak hal yang sangat unik untuk diketahui

- Tinggal di Kediri dan dekat kota Nganjuk, ternyata banyak banget lho candi-candi kecil yang punya cerita sejarah. Jika anda mampir ke Kediri, jangan lupa baca postingan dibawah ini 


Objek wisata yang satu ini juga tidak kalah menarik. Pada monumen terdapat pahatan relief yang memiliki estetika dan nilai sejarah tentang awal mula adanya Kediri. Namun, bangunan ini tampak modern dipadu dengan taman rekreasi dan desain simpang lima yang megah dan lampu malam dengan ragam bentuk. Ingin tahu, candi apa lagi yang akan saya tulis? cek terus wisata candi di blog ini yah