Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Oktober 2016

Wisata Budaya di Nusa Dua

Posted by with 2 comments
Pantai Nusa Dua, Bali, terkenal dengan kebersihan dan keindahannya. Banyak hotel dan penginapan di Bali di tepian pantai, bahkan masing-masing resort memiliki pantai pribadi untuk para tamunya. Sejak tahun 1970, wilayah Nusa Dua termasuk ke dalam BTDC atau Bali Tourism Development Corporation milik Pemerintah yang dipisahkan lokasinya dari masyarakat di wilayah tersebut. 

Wisata pantai, sudah tentu menjadi tujuan utama para tamu. Akan tetapi, sebenarnya kita bisa melakukan wisata budaya di Nusa Dua, mengingat Bali adalah salah satu pulau yang sangat menjaga adat dan tradisinya. Begitu menjejakkan kaki di Bali, kita akan langsung melihat wajah tradisional Bali yang kental dengan nuansa Hindu, termasuk suasana di Nusa Dua. 

Tari-tarian tradisional khas Bali, seperti Tari Kecak berpadu dengan koreografi modern juga bisa Anda saksikan di sini. Ditampilkan juga tarian dari daerah lain, sebut saja Tari Saman asal Aceh. Anda yang merindukan tontotan tarian tradisional yang sudah amat jarang kita saksikan, harus memesan tiket Devdan Show dari jauh hari. Dengan begitu, kita akan menghargai kekayaan tradisi dan budaya bangsa. 

Tentu saja selain wisata budaya, Anda masih bisa mengunjungi tempat-tempat lain, seperti wisata belanja di Bali Collection, Pantai Nusa Dua yang bersih dan indah, atau bahkan cukup bersantai di hotel yang Anda pilih, seperti Sofitel Nusa Dua Bali, hotel bintang lima di kawasan Nusa Dua yang menjanjikan pengalaman menginap yang luar biasa, dengan arsitektur hotel yang menyerupai hutan tropis nan rimbun pepohonan hijau. Perjalanan Anda pasti akan menjadi amat berkesan, dan anda bisa langsung memesan hotel Sofitel Nusa Dua Bali melalui aplikasi Traveloka.


Foto 3: Sofitel Nusa Dua (sumber: luxviz.com) 

Setelah menyimpan barang di penginapan di Nusa Dua yang telah kita pesan, tentunya kita bisa langsung berwisata. Ini dia beberapa pilihan menarik obyek wisata yang bisa Anda kunjungi: 

Ø Museum Pasifika 

Bila kita ingin menyaksikan ratusan karya seni dari seniman-seniman yang berasal dari 25 negara, maka kita wajib melangkahkan kaki di Museum Pasifika ini. Masih berlokasi di dalam Kompleks BTDC Area Blok P Nusa Dua, Museum Pasifika memajang lukisan-lukisan indah karya pelukis-pelukis legendaris dari Indonesia maupun mancanegara. Sebut saja, Affandi, Nyoman Gunarsa, Anton Huang, Sudarso, dan lain-lain. 

Foto 1: Museum Pasifika (sumber: anythingbali.com) 

Museum yang luasnya 12.000 m2 ini buka dari jam 10.00-16.00 WITA akan memanjakan mata Anda, para pecinta seni. Tahun 2006, Moetaryanto dan Philippe Augier mendirikan museum ini yang kemudian menjadikannya sebagai museum seni terbesar di Asia Pasifik yang berada di jantungnya Bali. Koleksi lukisan yang ada di museum ini memang berasal dari wilayah Asia dan Pasifik. 

Tak hanya lukisan, museum ini juga menyimpan koleksi benda seni seperti patung, tekstil, dan lain-lain. Hebatnya lagi, museum ini meraih penghargaan Wonderful Indonesia Award 2011 dan Traveller's Choice 2013 dari sebuah situs rekomendasi tempat wisata. Masing-masing karya seni dikelompokkan menurut asal negaranya ke dalam bangunan berbentuk persegi panjang ini, dengan 8 paviliun dan 11 ruangan. 

Misalnya saja, karya yang berasal dari seniman Indonesia dimasukkan ke dalam ruangan Indonesian Artistik, sedangkan karya yang berasal dari seniman Belanda yang tinggal di Indonesia dimasukkan ke dalam ruangan Dutch Artist in Indonesia. Sayangnya, koleksi ini hanya bisa dinikmati di tempat dan tidak boleh diabadikan kecuali di ruangan 6 dan 9 (Temporary Exhibition dan Premier Art of Vanuatu and Pacifics Island). 

Jadi, memang Anda harus datang sendiri dan menikmati karya-karya seni legendaris ini dengan mata kepala sendiri. Kecantikan dan keindahan Bali akan tampak semakin sempurna meresap ke dalam jiwa Anda. 

Ø Devdan Show di Teater Nusa Dua 

Anda suka menyaksikan pertunjukan teater? Jangan lewatkan kesempatan menyaksikan tarian Devdan yang merupakan perpaduan tari tradisional Indonesia dan modern kontemporer, diiringi dengan atraksi akrobatik yang menggunakan kostum memikat dan pencahayaan yang canggih. Tarian ini ditampilkan di Teater Nusa Dua, atau lebih lengkapnya lagi bernama Bali Nusa Dua Theatre Devdan Show. 

Foto 2: Devdan Show (sumber: devdanshow.com) 

Kapasitas gedung untuk 700 orang dengan empat kategori: VIP, A, B, dan C sesuai harga tiketnya. Pertunjukannya sendiri ditampilkan sebanyak empat kali dalam seminggu, yaitu hari Senin, Rabu, Jumat, dan Sabtu. Anda akan dibuat terpukau selama kurang lebih 90 menit oleh aksi tari yang cantik, indah, dan energik. Yuk, siapkan diri Anda untuk mengenal lebih jauh seni dan budaya Bali lainnya. Happy trip!


Senin, 25 Juli 2016

Fashion Ethica, Sensasi "Sejuta Warna" Untuk Keluarga

Posted by with No comments
Kebersamaan, sejatinya kunci sederhana dari keluarga bahagia


Momen hangat lebaran bersama keluarga sudah hampir usai. Tak terasa ya, waktu begitu cepat berlalu. Sekarang kita sudah kembali beraktivitas seperti sedia kala. Sibuk bekerja dan sekolah. Apa yang temen-temen rasakan ketika kumpul bareng keluarga? Pasti semua merasakan hal yang sama. 

BAHAGIA

Semua orang memiliki impian bisa mewujudkan keluarga bahagia. Namun, tidak semua orang tahu bagaimana cara sederhana membuat keluarga bahagia. Seperti; sarapan bareng, makan malam bareng, belajar dan bermain bersama anak pada quality time, berbagi tugas membersihkan rumah bareng dan masih banyak lagi hal-hal yang bisa kamu lakukan untuk menciptakan keakraban, kebersamaan untuk memperkuat ikatan keluarga.

Pada dasarnya, semua keluarga memiliki masalah. Hanya saja, tidak semua keluarga mampu menyelesaikan masalah dengan baik. Kebersamaan menjadi kunci kebahagiaan dalam keadaan apapun. Bahagia tidak diukur dari banyaknya harta namun seberapa banyak kita bersyukur atas karunia Sang Pencipta yang telah diberikan kepada kita dan keluarga. 

Ada juga cara sederhana yang bisa memberikan rasa kebersamaan keluarga, yakni dengan memakai kostum yang sama saat acara tertentu. Misalnya, lebaran, kondangan atau sedang bepergian. Memakai baju yang 'sama' warna bisa menimbulkan efek kekompakan satu sama lain. 

Baju Keluarga, Cara Sederhana Memberikan Nuansa Kebersamaan 

Saat berlebaran, banyak keluarga yang memilih kostum "baju keluarga". Pemandangan ini asyik dilihat karena terkesan kompak di mata orang lain. Dan, bagi si pemakai pun juga merasakan hal yang sama. Akhir-akhir ini banyak sekali brand fashion yang menyediakan baju couple atau baju keluarga, beberapa diantaranya menyasar segmen baju muslim keluarga. 

Trend fashion muslim akan terus berinovasi memberikan yang terbaik untuk pelanggannya. Banyak brand yang berlomba-lomba menyediakan aneka pilihan motif, desain dan masing-masing memiliki keunggulan yang berbeda. Fashion muslim tidak akan pernah surut karena era sekarang banyak sekali muslim/muslimah terutama para hijabers yang sudah mulai memperhitungkan model baju yang dikenakan. 

"Cocok nggak baju ini aku pakai?"
"Match ngga warnanya?"
"Aiiihhh, kayaknya kok keliatan gemuk banget, pakai baju model ini!"
"Ini udah keliatan elegant belum yah pakai ini soalnya mau buat kondangan"
"Wah, asli.....nyaman banget pakai baju ini, bahannya adem. soft dan ngga bikin gerah!"

Dan, masih banyak lagi komentar para fashionista yang sudah menjajaki dunia fashion dan memperhatikan penampilan mereka'

Ethica, Fashion Muslim Punya Sensasi Kebersamaan Untuk Sahabat dan Keluarga


Dilihat dari tagline brand fashion ini sudah menunjukkan adanya kebersamaan. Apakah teman-teman sudah pernah mengenal brand ini? atau baru tau setelah baca postingan ini? 

Saya pribadi, sudah mengenal ethica sejak setahun yang lalu. Ada agen Ethica di tempat tinggal saya, Kota Kediri Jawa Timur. Perjumpaan saya dengan brand ini saat menghadiri sebuah seminar yang disponsori Ethica Kediri. Nah, karena memang baru kenal, saya langsung cuuuussh aja ke stand penjualan. Biasanya, brand fashion mengusung keunikan tersendiri begitu juga dengan Ethica. Menyajikan nuansa yang berbeda dengan brand fashion lain. 

Sekali melihat produk ethica langsung jatuh hati, perpaduan warna, motif dan model segeeeer banget di mata. Hihiii.......

5 hal yang disukai dari produk ETHICA

1. Punya Essential Items yang WAJIB dimiliki perempuan
Fashion itu permainan warna dan kreasi model, di Ethica saya banyak menemukan produk yang tergolong memiliki Essential items. Bagi temen-temen yang belum tahu apa itu essential items, bisa baca di sini ya Top Must Fashion Items Woman Should Own  

Kalau untuk baju muslim tentu berbeda lho gaees...Essential items itu bisa berkali kali di pake dengan perpaduan baju lain. dikreasikan,  tanpa orang lain tahu kalau itu sebenarnya baju yang lama. Di Ethica, saya beli baju ini...


Kaos pink ini bisa diganti baju apa saja yang penting warnanya mendekati merah marun

2. Punya Banyak Warna Netral
Era sosial media, banyak sekali perempuan suka "kabitaan" kalau melihat baju yang lagi nge-tren jadi pembicaraan. Baju seperti ini biasanya mendadak booming dan mendadak redup. Kalo fashion yang serba dadakan kayak gini hanya bertahan 2 bulan aja setelah itu numpuk di lemari. Makanya, kalau beli baju saya memilih warna yang netral saja, kapan saja bisa dipakai. Di Ethica banyaakk pilihan warna netralnya. hihi, Salah satunya, baju model ini : 



Bisa saya pake hangout, arisan atau acara resmi

3. Kualitas bagus, awet (bisa tahan lama)
Bagi beberapa orang, memilih baju yang harganya murah itu jadi pilihan karena bisa beli banyak dengan model yang beragam. Tumpukan baju di lemari berisi banyak sekali pilihan baju yang sudah kita beli. Namun, entah kenapa kadang perempuan jika hendak pergi menghadiri acara tertentu, bilang kalau nggak punya baju. Hihi...hayooo ngaku? siapa yang pernah begitu? 

Padahal, hanya butuh kreasi, MIX it dengan aksesoris yang kamu punya. Ngga harus beli baju baru, kan? Dulu, saya penggila baju 'pasaran'yang harganya mumer banget, bisa gonta ganti model kalau bosen. Tapiii....bener, baju nggak pernah bisa awet. Kalau diitung-itung bukannya hemat. eh malah boros! Udah hampir setahun saya beli Ethica, masih okey dipake. 

4. Ethica itu seni dan mengusung makna didalamnya 
Dilihat dari namanya, saya yakin ETHICA mengusung makna tertentu. Penyuka fashion jika hanya sekedar menikmati tren akan mudah terpengaruh dengan gaya sesaat dan terjangkiti virus gila diskon. Waaah, sangat membahayakan keuangan keluarga. Sampai kapan pun, tren fashion nggak akan pernah hilang selagi manusia butuh pakaian. So, nikmati fashion itu sebuah seni. Perpaduan motif dan makna yang diusung. Ethica berupaya menyuguhkan nuansa art dalam berpenampilan tapi tetap santun dan stylish. 

5. Support Brand Lokal
Sejak saya mengenal film The True Cost, cara pandang saya dalam berpakaian mulai berubah. Film dokumenter yang menguak dunia kelam dibalik gemerlapnya dunia fashion saat ini. Teman-teman bisa cek di sini www.truecostmovie.com  


Dalam film tersebut, tergambar jelas bagaimana sebuah industri fashion menjadi salah satu sumber penghasilan bagi jutaan manusia di dunia. Upah yang dibayarkan produsen pakaian ke karyawan itu merupakan sarana untuk meningkatkan kualitas hidup. Jika upah yang dibayarkan rendah, bagaimana kondisi perekonomian mereka? apakah karyawan sejahtera. Naaah, fast fashion yang biasanya dijual banjir diskon itu diproduksi secara massal, gaji yang diterima karyawan jauh dari UMR. Oleh karena itu, pentingnya kita bijak memilih pakaian sebelum membeli. Dengan membeli brand lokal kita turut berkontribusi menggerakan perekonomian bangsa. 

Keluarga bahagia, pintu meraih kesuksesan dunia akhirat

"Dia-lah yang telah menurunkan sakinah (ketenangan) ke dalam hati orang-orang yang beriman agar keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada)." (QS. Al Fath : 4)

Sebagai makhluk sosial, kita tentunya menemui banyak permasalahan, entah itu di sekolah, kampus, tempat kerja atau dimana pun kita berkumpul dengan manusia yang lain. Jika sudah menghadapi konflik di luar rumah, hanya rumah dan keluarga lah yang bisa membuat kita bahagia. Kebersamaan, kehangatan yang harmonis bersama suami, istri, anak... jadi pelepas penat. 

Memakai baju keluarga muslim tidak hanya semata mengikuti trend fashion muslim namun sebagai upaya mewujudkan Happy Family, cara sederhana yang dapat menimbulkan sensasi kebersamaan.

Nah, berikut beberapa pose keluarga yang kompak pakai baju muslim Ethica. 

Foto keluarga agen Ethica Kediri 

Foto Keluarga agen Ethica Kediri memakai baju keluarga Ethica Hafa Kode 12


Nggak hanya couple atau remaja yang cocok pakai ethica..........anak-anak pun juga tampak ceria pakai Ethica ^_^


Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Ethica Blogging Competition  #HAppyFAmilyByEthica 


Rabu, 13 April 2016

Sharing Tips Menulis di Event FLP Kediri

Posted by with No comments
Menulis kini menjadi salahsatu aktivitas kita selaku pemilik gadget. Mulai dari update status, curhat di blog, berselancar di beberapa website atau menulis karena tuntutan kerja. Hari Minggu, tanggal 3 April 2016 saya berkesempatan sharing ke beberapa anggota FLP Kediri tentang dunia kepenulisan. Acara dimulai jam 08.00 hingga 12.00 di BLC TELKOM Mojoroto Kediri. Info selengkapnya bisa baca di sini…


Pengalaman menjadi “keynote speaker”dalam sebuah forum memang baru pertama kalinya. Bermula dari paksaan teman-teman, semua bisa berjalan dengan lancar. Jika menengok dari perjalanan saya sebagai (penulis) kata orang sih, pernah menjuarai beberapa lomba menulis. Padahal, itu dulu niatnya yaa…sekedar coba-coba dan menguji kemampuan diri. Dari mengikuti beberapa lomba, saya menemukan banyak ilmu baru yang mendukung aktivitas sebagai blogger. Mulai mengenal template, berani merubahnya hanya berbekal nekad, bisa mengurus domain hosting, sedikit bisa photoshop dan masih banyak hal lain. 

Penyakit lama hingga sekarang pada diri sendiri adalah SULIT FOKUS. Karena banyak sekali “ujian” eksternal dari pihak kanan kiri yang membuat saya pribadi belum memiliki keleluasan dalam mengambil keputusan. **** tuh, sepertinya ini mecoba mengulik alasan yang tersembunyi. Hahaha…

Menulis itu menyenangkan. Sampai detik ini, ingin rasanya menuliskan banyak hal yang ingin saya lakukan. Ada kepuasan batin usai menceritakan sesuatu atau meluapkan hasil bacaan yang kita baca. Nah, gimana kalau sudah jarang membaca??? Pasti nulisnya *lebay bin jablay* , yaaa…begitulah hati bicara. ****uhuuuk

Sharing di FLP Kediri kali ini, seperti mengingatkan saya bahwa saya ternyata memiliki kemampuan yang unik, yang harus diasah terus menerus. Terimakasih banget buat FLP Kediri atas kesempatannya, semoga saling menyemangati dalam hal kebaikan untuk sesama.

Jumat, 05 Februari 2016

Tepis Gaptek dengan Berani Bertanya

Posted by with 24 comments


Malu bertanya sesat di jalan. Pepatah ini ternyata tidak hanya berlaku pada aktivitas offline seperti kita bertanya alamat seseorang. Dalam dunia online, seringkali kita juga diharuskan untuk bertanya pada seseorang. Apalagi hidup di era teknologi yang serba canggih seperti sekarang. Kalau nggak berani nanya, ya sudah ketinggalan informasi baru. Jadinya, kudet (Kurang update deh). Kalau malu-malu tanya, nggak bakal nemu solusi. Dan, ini pernah terjadi pada beberapa fase kehidupan yang saya jalani. Salah satunya, ketika baru melek dunia internet.

Cerita Perjalananku di dunia Internet

Pada tahun 2012, saya belum memiliki akun facebook. Eits, jangankan akun facebook bikin email saja saya tidak bisa. Waktu kuliah, saya selalu minta tolong ke teman untuk keperluan tugas kuliah. Parah banget, kan? Di saat lagi heboh sana sini tentang akun facebook, saya malu, "kok belum punya akun facebook?" yah meski ibu rumah tangga, setidaknya jangan kalah dong dengan teman lainnya yang sudah eksis di dunia maya, pikirku

Hingga suatu ketika, saya minta tolong ke adek yang baru saja lulus kuliah. Dia anak muda yang sudah familiar dengan dunia internet meski dia hanya baru bisa membuat email, blog, akun facebook dan twitter. Cuma butuh beberapa jam, semua selesai dengan mudah tanpa pusing dan ngedumel.  Hehe...

Sudah memiliki beberapa akun tersebut, saya hanya 'bisa' update status sekedarnya tanpa berupaya mengotak-atik setting, karena serba khawatir jika mendadak terjadi perubahan pada akun facebook. Begitu juga dengan blog, nyaris nggak pernah di update karena nggak bisa posting. Hihi...ini bener-benar-benar parah. Lagi-lagi, saya kembali merepotkan adek, minta diajari cara posting, mengatur template, widget dan lainnya.

Melek blogger, melek manfaat googling 

Melihat timeline FB dari teman-teman baru yang asyik nge-blog dan berseliweran menulis tips-tips blogging,saya makin penasaran. Membaca beberapa komentator dari status facebook, ternyata mereka juga pada bingung, dari situlah saya makin percaya diri bahwa saya tidak sendirian.

Banyak teman-teman pemula yang tidak tahu. Itulah perjumpaan saya dengan komunitas emak blogger untuk pertama kali, saya tidak segan berkenalan dengan mereka. Saya add friend dan saling menyapa melalui message facebook. Berbagai tips menulis, blogging dan cara menghasilkan uang dari internet melalui blog juga disampaikan. Di situlah, saya kembali optimis, semacam ada "cahaya"yang berkilauan di mata. Sebagai ibu rumah tangga, kan cocok banget buat hiburan, mengasah skill, dapat uang daripada ngerumpi atau nonton televisi.

Meski dilakukan secara online, saya merasa punya banyak teman dan saudara baru dari berbagai kota. Meski dilakukan di rumah, didepan laptop dengan bantuan jaringan internet "byar pet", pada waktu memang susah menemukan sinyal karena saya tinggal di desa. Jika tidak ada yang saya ketahui, melalui komunitas inilah saya banyak belajar hal baru, biasanya ada kelas online, bincang online dalam forum atau webinar.

Di sela-sela kesibukan saya bersama anak-anak, saya menyisihkan waktu untuk terus meng-upgrade ilmu, Dari sini pula, saya merasa "dekat"dengan google. Sekarang, jika ada yang tidak saya mengerti, saya langsung nyari di google, yah terkadang memang tidak menemukan jawaban, atau jawaban tidak sesuai harapan, barulah saya tanya ke teman facebook atau twitter.

Kenal dunia internet marketing (Imers) 

Tahun 2014, saya menghadiri sebuah seminar yang diadakan salah satu guru internet marketing di kota Kediri, Jawa Timur. Memiliki basic seorang blogger dan merasa jadi bagian internet junkie, saya kaget bukan kepalang ternyata kita bisa berjualan di internet dengan omset ratusan juta rupiah.

Weiiiii!!!

Selama ini saya "ngumpet" kemana??? user facebook dan blogger abal-abal yang masih setia dengan sebutan newbie. Hihi....

Di sinilah babak baru dimulai, memahami dunia internet marketing (Imers) yang mayoritas dihuni oleh kaum adam. Awalnya saya cuek saja, toh banyak juga emak-emak yang saya jumpai sebelumnya juga mengerti hal-hal berbau html, coding, search engine, SEO dan masih banyak lagi. Namun, karena orientasi tiap orang tenggelam di dunia internet berbeda, ya akhirnya masing-masing mereka memiliki keunikan ilmu yang berbeda pula.

Banyak Komunitas Imers Lebih Didominasi Kaum Adam

Perlahan saya memahami cara kerja toko online, meng-add friend para guru internet marketing yang sering tebar-tebar tips melalui status facebook. Guru internet marketing yang sudah berpenghasilan  ratusan hingga milyar, mereka disebut Mastah. Iya,,, (((( Mastah )))) dan pendatang baru disebut ((((newbie)))

Baiklah, posisi saya sekarang seorang newbie yang masih belajar tentang dunia internet marketing. Ada juga, mastih (guru internet marketing perempuan) yang berpenghasilan banyak duit dari toko online, adsense atau affiliate. Namun, selama perjalanan saya memahami banyak hal, saya lebih terlibat banyak dengan para mastah laki-laki. Hihi....karena di kota saya adanya juga mastah.


Nanya nggak ya? malu ih? Sungkan ah? Ntar dikira cerewet

Masih inget betul, selama 6 bulan pertama, saya pasang muka tebal, nahan malu untuk tanya ini itu melalui message facebook atau japri whatsapp. Ada beberapa dari mereka yang sabar, welcome banget, ada pula yang pelitnya minta ampun bagi ilmu, ada yang bilang saya ini cerewet hingga akhirnya ada yang bilang, saya nih sukanya nanya ini itu tapi nggak pernah praktek. Sama aja!!! Nggak bakal dapet duit!!!

Gpp lah, saya terima "semprotan" mereka.

Dunia internet marketing sangat luas, harus punya mental kuat untuk konsisten dan saya baru menjajaki dunia Imers hanya modal dengkul. Bukan background praktisi komputer atau desainer. Yup, google begitu luas menyajikan banyak ilmu, kepala rasanya mau pecah karena banyaknya ilmu (overload)  apalagi yang membuat diri terus tergoda dengan SS-Screen Shoot earning mereka yang masuk ke rekening mereka.

Sabar!
Sabar!

"Temukan kuncinya," batinku gemuruh, memendam semua rasa galau.  

Pentingnya bertanya,... 


Beberapa mastah emang para om-om ^^

Enam bulan kemudian saya sedikit mengurangi intensites bertanya, lebih banyak praktek. Dan, alhamdulillah sudah sedikit faham lah. Ketika ada hal yang tidak faham, saya diem, dan googline. Nah, uang hasil keuntungan jualan ini kemudian saya jadikan modal untuk membeli domain hosting, ebook, template, atau hal apapun yang menunjang penghasilan naik.

"Beli hosting dimana ya yang bagus?" Ah, kayaknya ini bagus, feeling sendiri
Ada promo kupon salah satu tool untuk mempercepat kerjaan, langsung saya beli.
Berseliweran ebook strategi adsense, saya beli
ih, sepertinya harus stok produk deh, gpp meski modal tinggal sedikit

Tanpa berfikir panjang dan tidak nanya ke beberapa mentor. Saya lakukan semuanya sampai modal benar-benar limited.

Hingga sampailah, pada titik jenuh...
Saya tidak menemukan solusi bahkan nyasar sampai kemana-mana, fokus yang tidak menentu.

Kini, saya menyadari bahwa bertanya apa yang memang tidak faham itu penting, daripada nyasar menghasilkan banyak modal. Asal tahu diri, intensitas bertanya harus diimbangi dengan praktek.

Andai Komunitas Belajar Internet Marketing Memiliki fitur hastag #AskIM seperti #AskBNI 

Hingga detik ini, perjalananku di dunia Imers masih misteri. Ribuan pertanyaan yang membuat saya penasaran harus mengulik jawaban sendiri dengan modal googling. Sesekali, harus memberanikan diri bertanya pada seseorang yang lebih meski kebanyakan orang imers itu laki-laki.

Ah, pasti sangat menyenangkan jika ada komunitas belajar Internet Marketing yang memiliki fasilitas untuk member bertanya seperti Bank Negara Indonesia yang menyediakan twitter @BNI46 dengan hastag #AskBNI.

Apa itu #AskBNI???

#AskBNI merupakan sebuah layanan yang diluncurkan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk berupa twitter @BNI46 dengan hastag. #AskBNI sebagai pusat informasi seputar BNI. Tanpa perlu ribet menjelaskan pertanyaan karena hanya kirim DM dan ketik hastag sesuai kata kunci, masalah akan terjawab.


Era digital seperti sekarang pengguna sosial memang cenderung menyukai hal-hal yang praktis dan cepat.  #AskBNI menjadi solusi digital bagi nasabah perbankan terutama kaum muda yang kesehariannya akrab dengan sosial media. Pemahaman tentang pelayanan BNI semua bisa terjawab dengan menuliskan beberapa keyword yang ingin diketahui.

Kemudahan dari #AskBNI ini sangat banyak, kita tidak perlu lagi repot ke kantor bank untuk menanyakan banyak keluhan, tidak pula menunggu waktu lama seperti kita menelpon CS Perbankan. Nah, berikut langka-langkah teknis untuk menikmati fitur #AskBNI



Bagaimana Cara Daftarnya?

1 >> Follow Twitter @BNI46  
2 >> Berikut ini balasannya : 


3. Lanjutkan dengan pertanyaan sesuai kebutuhan

Kirim DM ke @BNI46:
ketik #AskBNI [spasi] #Keyword

Ketik #AskBNI #Taplus

#KartuHilang
#BukuHilang
#DebitOnline
#Taplus
#TarifATM
#Passport
#BlokirATM

Gampang banget, kan? Nggak perlu lagi malu untuk bertanya, toh tinggal ketak ketik aja melalui smartphone.  Jika hal tersebut menjadi kebiasaan, ketika kita tidak mengerti suatu hal secara refleks ,bertanya itu akan jadi kebutuhan . jadi, jangan malu bertanya ya supaya tidak tersesat dii jalan.


Nggak Malu Nanya, Solusi Bagi Seseorang yang Gagap Teknologi 

Tidak ada salahnya kita mengobati rasa penasaran kita terhadap sesuatu hal dengan bertanya pada orang lain. Tanpa rasa malu untuk bertanya. Perjalanan saya di dunia online sejak tahun 2012 modal gaptek ternyata tidak jadi kendala untuk maju dan mengerti banyak hal. Saya bersyukur bertemu dengan teman-teman di media sosial yang bersedia menjawab "kebingungan"saya.

Gagap teknologi kini tidak lagi jadi momok yang menakutkan. Saya berusaha menepis gaptek dengan berani bertanya. Kalau pun tidak ada jawaban yang memuaskan, tinggal "googling" saja dan berusaha mencoba sendiri, belajar secara otodidak.



Kamis, 04 Februari 2016

KETIKA MAS GAGAH PERGI (2016) REVIEW : Cermin Pemuda Harapan Bangsa

Posted by with 6 comments
Usia remaja merupakan titik rawan dari proses pencarian jati diri. Muda tak melulu bicara kebebasan berekspresi, tidak juga hanya bicara soal kembang cinta pada lawan jenis. Saat muda inilah, seharusnya menjadi momen paling tepat membawa perubahan yang lebih baik untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat sekitar dan bangsa. 

Saat ini, film Indonesia kategori remaja yang menyuguhkan karakter cerdas anak muda sangatlah terbatas. Tema yang diangkat hanya seputar cinta monyet, gaul, romantisme dan mistis. Makin ke sini, sepertinya penonton juga mulai jenuh dan khawatir bagaimana generasi masa depan jika tiap hari dijejali film tidak bermutu.

Keresahan mulai terjawab dengan adanya film layar lebar hasil adaptasi dari sebuah novel populer. Setelah Laskar Pelangi, Ayat-Ayat Cinta,  Negeri 5 Menara, 5 cm, Ketika Cinta Bertasbih dan awal tahun 2016 ini, telah hadir film Ketika Mas Gagah Pergi yang mengajak anak muda dan keluarga Indonesia berubah ke arah yang lebih baik. Sejak tahun 1997, novellet legendaris karya Helvi Tiana Rosa "Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP) sudah ramai diperbincangkan. Menunggu masa penantian lebih dari 20 tahun untuk difilmkan dengan menggandeng sutradara Firmansyah, diproduksi oleh PT Indobroadcast & Aksi Cepat Tanggap (ACT).



Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP) bermula dari sebuah cerita pendek ini menceritakan tentang persaudaraan kakak beradik yang begitu akrab. Mas Gagah (Hamas Syahid) dan Adik Gita (Aquino Umar). Sejak kecil mereka selalu bersama, belajar atau bermain. Mas Gagah adalah sosok anak muda yang tampan, cerdas, baik, peduli dan penyayang. Gita selalu mengidolakan mas Gagah, apalagi semenjak kepergian sang Ayah, mas Gagah lah yang menjadi tulang punggung keluarga.

Bagi Gita, menjalani hari-hari tanpa mas Gagah sangat tidak menyenangkan. Ditinggal mas Gagah selama 2 bulan ke Ternate untuk menyelesaikan tugas skripsi di sana, Gita merasa kesepian. Usai kepulangan mas Gagah dari Ternate, Gita merasa ada kejanggalan pada diri mas Gagah. Mas Gagah berubah, tidak seperti dulu. Gita tidak mau menerima perubahan mas Gagah yang begitu drastis.



Di Ternate, Mas Gagah bertemu dengan sosok kyai Gufron yang mengenalkannya pada kemuliaan Islam. Mas Gagah pulang dengan semangat baru menjadi lebih baik. Mas Gagah menerapkan aturan syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari. Namun, seiring dengan perubahan itu, banyak ujian yang datang, orang-orang yang dicintainya menghindar tanpa alasan. Termasuk Gita, yang sangat membenci perubahan mas Gagah. Kebaikan yang mas Gagah lakukan seakan tak dihargai.

Bersama teman-teman kampus, Mas Gagah berkontribusi membangun masyarakat dengan mendirikan rumah Cinta, rumah singgah penuh buku   di pinggiran Jakarta. Sosok pemuda keren lain dimunculkan pada sosok Yudi (Masaji Wijayanto) yang ramah, sederhana, peduli. Muda, berkhidmat. Muda peduli tak memandang golongan atau agama tertentu.

Sebagai anak ustazd, Yudi memilih menyampaikan kebenaran (berdakwah) seperti pengamen dari satu bus ke bus yang lain tanpa menerima uang sepeser pun. Yudi kerap membantu orang lain yang tidak ia kenal, kadang di jalan, terminal, tempat keramaian dan  dilakukan secara spontanitas. Ternyata, perjumpaan Gita pada Yudi di bus membawa sepercik makna kehidupan. Gita seperti menemukan cahaya, jawaban atas segala kegalauannya.


Muda identik dengan kesenangan atau huru hara, tidak tampak dalam film ini. Nilai keislaman yang disampaikan membaur dalam norma keseharian. Pemikiran khalayak tentang Islam dari sisi eksklusif atau fanatik terjawab sudah. Bahwa, ajaran dalam Islam yang sesuai Al Qurán dan As Sunnah itu penuh kedamaian dan cinta pada sesama. Adapun ciri khusus seperti; berjilbab, tidak bersalaman dengan lawan jenis, atau berjenggot bukanlah lambang seorang teroris yang kerap mencuat di permukaan. Dalam adegan film, hal tersebut dipaparkan begitu jelas bahwa semata menjadi bukti cinta pada Alloh dan rasulnya.

Karena film ini benar-benar dilakukan gotong royong para fans novel KMGP. Dalam proses pembuatanya melibatkan orang-orang yang memiliki visi sama, tak heran jika naskah skenario hampir sesuai dengan konten dari sumber asli. KMGP berani menawarkan premis cerita bernafaskan islami yang tidak biasa. Sebagai bentuk upaya membangkitkan semangat anak muda untuk fokus pada hal-hal kebaikan. Begitu juga mengajak kaum muda muslim untuk konsisten terhadap aturan syariat Islam. Semua tercermin jelas pada perilaku beberapa tokoh KMGP, Firmansyah sebagai sutradara berhasil mensinergikan semuanya.


Pesan-pesan yang ditulis Helvy Tiana Rosa dalam novelnya nyaris tersampaikan semua dalam film ini. Tidak ada yang ditutup-tutupi. Dialog simbolik agama, penggalan ayat suci Al qurán juga diselipkan dalam adegan. Citra penampilan "kuno" seorang muslim berhasil dikemas apik dengan gaya modernitas anak muda yang santun. Kepedulian anak muda pada sesama seakan menunjukkan bahwa sejatinya begitulah karakter anak muda Indonesia.

Empat pemain utama dalam film ini terbilang baru menjajaki dunia acting. Hasil selektif melalui audisi ternyata tidak begitu mengecewakan. Meski didukung 30 aktris papan atas, sepertinya film ini kurang begitu "greget"secara totalitas. Ada beberapa adegan yang sangat 'kaku', Misalnya, tidak terlihat ikatan secara emosional antara anak dan mama (Wulan Gurtino). Sepak terjang Wulan dalam dunia acting tentu sudah tidak diragukan lagi namun dalam film ini, Wulan seperti sosok yang sangat asing. Mungkin saja karena memang tidak ada sentuhan fisik, Mas Gagah (Hamas Syahid) kurang begitu menghayati perannya sebagai anak.


Dalam dialog, Mas Gagah dan Yudi tidak ada keraguan menyampaikan landasan agama, mereka tegas dan begitu meyakinkan. Jika biasanya dalam film layar lebar sisi romantisme remaja menjadi bumbu utama. Justru di KMGP, sisi kemanusiaan anak muda menjadi bumbu sedap yang diracik begitu sedap. Terlebih, sisi kemanusiaan pada konflik Palestina yang sampai sekarang masih terjadi. Film ini mengingatkan kita pada jasa Palestina yang telah berkontribusi dalam meraih kemerdekaan.

Titik konflik pada KMGP versi pertama ini kurang begitu tampak seutuhnya karena sekedar konflik keluarga antara kakak adik. Selebihnya, pada KMGP 2 akan banyak pesan kehidupan yang bermanfaat untuk keluarga Indonesia dan anak-anak muda.

Salah satu pesan mas Gagah adalah “Jika kita tidak setuju dengan suatu kebaikan yang belum kita pahami, cobalah untuk bisa menghargainya." 

Film  KMGP merupakan film idealis buah karya Helvi Tiana Rosa yang dikemas realistis dengan dunia anak muda masa kini. Bagi yang belum nonton,  buruan beli tiket di bioskop kesayangan anda.



Ingin tahu seputar KMGP?
Kunjungi >> web FLP: www.flp.or.id dan web KMGP: www.kmgpthemovie.com

Minggu, 31 Januari 2016

Bebas Aktif Tanpa Panik dengan Kids Center Acer Liquid Z320

Posted by with 4 comments
"Maaa.....Boleh ya, pulang sekolah adek nonton youtube atau main game masak?" Pinta adek

Sambil pasang muka datar, saya jawab aja "ehm, boleh... tapi inget ya cuma sekali aja, kalau jatah sudah diambil siang berarti malam tidak boleh lagi pinjem smartphone mama!
Öke deh, maaa...."Jawabnya girang

Waduh, mama....kakak juga dong! Pinta kakak
Si kakak juga nggak mau kalah mau nge-game rupanya. Okelah tapi inget, ntar tetep bersepeda dan main diluar sama temen-temen. 
"Siap, Maaa!"mereka jawab serentak 

5 Hal yang Paling disukai Kakak-Adek Saat Pegang Smartphone
Saya kerap menyampaikan berulang-ulang kepada kakak sama adek, saat mereka pegang smartphone.....

  • Jangan lama-lama ya main smartphonenya karena dipakai mama kerja.
  • Jangan lama-lama main smartphone karena nggak baik untuk kesehatan. Ntar, lehernya sakit....
  • Kalau pegang smartphone jangan deket mata
  • Mata sambil dikedipin berulang-ulang
  • Awas, lho...hati-hati pencet tanda silang (x) kalau ada iklan
  • Blaaa....blaaa.....blaaa
Deretan pesan diatas mungkin terkesan celotehan mama yang bikin telinga anak-anak panas, ya? tapi bagi saya, pesan berulang itu akan sangat membantu memberi pemahaman bagi anak. Meski, apa yang mereka lihat adalah beberapa aktivitas sesuai dengan usianya, antara lain: main game, nonton kartun anak seperti ipin-upin, barbie, hello kitty ataupun seneng jepret ala selfie dengan ragam gaya,

Berikut 5 Hal yang paling disukai mereka:
1. Aplikasi game balap sepeda dan memasak
2. Channel video anak
3. Selfie atau asal jepret area sekitarnya
4. Musik anak
5. Mewarnai

Dari kelima hal diatas, saya berusaha mem-filter beberapa aplikasi. Jadi, selama mereka bermain, saya tidak perlu khawatir jika mereka "tersesat" mencet ini itu.

Namun, faktanya smartphone yang saya gunakan belum mendukung aktivitas anak saat bermain gadget, sehingga masih saja kecolongan, mereka pencet iklan atau tawaran aplikasi lain yang tiba-tiba muncul dan anak ngasal pencet semua penampakan gambar di layar. Hal tersebut sangat tidak aman untuk sarana hiburan anak. Meski anak senang, orang tua tidak bisa tenang.

Orang tua tenang, jika memanfaatkan Kids Center di Acer Liquid Z320
Bagi orang tua kini tidak perlu khawatir jika anak-anak bermain dengan ponsel pintarnya karena ACER mengeluarkan produk terbaru ACER Liquid Z320 yang menyediakan fitur khusus anak-anak yaitu bernama Kids Center. Kids center merupakan aplikasi unik yang akan menjadi pusat aktivitas kreatif yang aman untuk anak-anak.

Kakak-Adek memang doyan selfie. hihi 
Seperti yang saya sampaikan diatas, 5 hal yang disukai anak-anak saya semua ada di Kids Center ini, Waaah....saya juga harus siapkan anggaran untuk beli  ACER Liquid z320 nih. Selain itu, ada nilai plus ketika menggunakan smartphone Acer Liquid Z320 dibanding kita meminjamkan anak smartphone yang biasa orang tua pakai,

Berikut 10 kelebihan Kids Center ACER Liquid Z320 dibanding Smartphone lainnya:
1. Tampilan eye catching, tampilan full colour dan ikon-ikon juga berwarna warni ceria
2. Hanya bisa menikmati fitur dan aplikasi tertentu. Hal ini dapat meminimalisir kemungkinan mereka memencet video yang belum sesuai dengan usia mereka.
3. Konten edukatif dan hiburan yang positif dapat dinikmati setiap hari (selalu update)
4. Tampilan video berbeda dengan youtube, didesain begitu apik dan aman supaya anak tidak "nyasar"nonton video lain yang tidak sesuai dengan usianya.


5. Orangtua bisa mengunci tayangan yang sudah pernah diputar dengan mengaktifkan Extra Safe Zona supaya lebih aman lagi.



6. Kamera Kids center terpisah dengan galeri utama, jadi anak-anak tidak akan membuka galeri file milik orang tua.
7. Banyak pilihan Coloring Pages yang sangat menarik
8. Terdapat parental control untuk memantau aktivitas internet anak, 
9. Mengatur keamanan guna mencegah anak dari men-download konten dewasa atau membeli aplikasi baru tanpa seizin spAcer.
10. Mudahnya pengaturan di Kids Center ini dapat menjadi sarana memperkenalkan anak pada teknologi android.

ACER Liquid Z320, Smartphonenya Keluarga Indonesia



Hidup di era digital seperti sekarang, orangtua harus memahami perkembangan teknologi karena mendidik generasi saat ini berbeda dengan zaman dulu. Ayah bunda tidak boleh gaptek karena dalam hitungan detik ragam inovasi dan kemudahan hadir ditengah-tengah keluarga.

Gadget bagai pisau bermata dua, selain efek positif yang didapat, efek negatif juga mengintai keluarga. Jadi, ayah bunda tetap harus waspada dan bijak dalam memilih gadget terutama untuk hiburan anak-anak.

Tidak hanya untuk anak, smartphone yang satu ini juga oke banget untuk ayah bunda. Smartphone ini bisa dioperasikan dengan satu tangan saja. Ukuran hanya 4.5-inch. Memiliki resolusi 854x480 pixel, pemakaian daya baterai lebih hemat. Kalau ayah bunda lagi dibawah terik matahari, layar tampak jelas karena memakai jenis layar In-Palne Switching (IPS). Terdapat teknologi BluelightShield dalam smartphone Acer Liquid Z320 yang dapat mengurangi emosi cahaya biru dari layar. Sehingga, meski menatap layar dalam waktu lama, kedua mata tak akan cepat lelah. Prosesor quad-core 1.1GHz dari Qualcomm pada Liquid Z320 dan RAM seluas 1GB serta kapasitas penyimpanan internal 8GB dan terdapat microSD.

Sayangnya, smartphone ini belum support 4G LTE, meski demikian, ponsel pintar ini sudah cukup mengakomodasi aktivitas ayah bunda beraktivitas sosial media, chatting dan browsing dengan Internet seluler HSDPA mencapai 42Mbps. Acer Liquid Z320 dibandrol dengan harga Rp 999.000,-, Acer Liquid Z320 kini bisa didapatkan di toko-toko smartphone  atau e-commerce.

Cara Mengatasi Anak Kecanduan Gadget
Semenjak memasang speedy wifi di rumah, senang sekali rasanya dapat berselancar bebas di dunia maya tanpa khawatir jaringan lemot atau paket data yang terbatas. Kadang,  kalau suami lagi di rumah, dua gadget dan dua laptop saling beradu berebut sinyal.

Nah, ini cerita saya seputar penggunaan gadget.

Dalam mengasuh anak di era digital,  pemakaian gadget menjadi tantangan besar bagi orang tua. Dibalik kemudahan yang bisa kita dapat, anak-anak yang sudah kecanduan gadget  akan sulit dikendalikan secara emosional. Kejadian ini, pernah saya alami ketika kakak sering ngambek jika prosentase waktu lebih banyak di depan smartphone atau televisi. Saat itu, usia kakak 5 tahun, masa-masa keemasan bagi tumbuh kembangnya.

Kesibukan saya di depan laptop membuat saya berpikir praktis, bagaimana anak supaya diam tidak menganggu yakni dengan menyuguhkan film di youtube dan mengunduh game dari playstore. (hal ini mungkin dilakukan kebanyakan para mommies). Ternyata, ini salah besar. 

Dalam hal ini, saya-suami kerap evaluasi tentang penggunaan gadget, mulai dari jadwal anak, aplikasi yang digunakan dan jadwal saya atau suami harus lepas dari gadget. Pernah, kami mengamati kakak pegang smartphone lebih dari 3 jam, hasilnya memang membuat rumah panas, porak poranda. Kakak seringkali marah tanpa alasan jelas. Merengek minta sesuatu yang harus dipenuhi pada detik itu juga, tidak ada keceriaan, sulit tidur dan malas belajar atau mengaji.

Akhirnya, kami membuat kesepakatan bersama dengan anak-anak, adek juga mulai mengerti. Kami menjelaskan secara detail jadwal nonton, bermain dan belajar. Bagi saya, bermain keluar rumah bersama teman adalah proses yang harus dilakukan untuk mengasah motorik, intuisi sosial mereka dengan teman sebaya dan pastinya membuat badan lebih sehat.

Oh ya, saya dan suami juga jalankan program 1821 bersama anak tanpa gadget. Program ini hasil dari seminar parenting. Kami membersamai anak tanpa gadget di tangan. belajar dan bermain bareng, tertawa lepas sekaligus bercerita tentang sekolah atau teman, biasanya dalam durasi waktu 3 jam yakni 18.00 hingga 21.00. Kalau pas lagi sibuk, ya cukup sejam atau bisa diganti jam. Intinya, kita benar-benar menjadi sahabat anak tanpa gadget di tangan. di situlah kadang kebahagiaan tumbuh.

Bebas Aktif Tanpa Panik, Menjaga Keseimbangan Main Fisik dan Main Gadget  
Jika dulu, masa kecil saya, bermain ke luar rumah adalah hal yang sangat menyenangkan. Menghirup udara segar bersama teman, bersepeda, bermain ala tradisional seperti dakon, lompat tali, petak umpet, sodor atau gejlik. Semuanya benar-benar melibatkan fisik dan membuat anak ceria tertawa bersama. Mungkin, sekarang bisa dibilang langka, namun bersyukur sekali saya bertempat tinggal di desa yang mainan jadul masih bisa dilakukan anak-anak saya bersama teman tetangga.

Kakak-adek hanya mendapat jatah bermain gadget sekali dalam sehari dan hanya 1-2 jam per hari. Bahkan, hanya bisa 15 menit saja, ketika teman-teman mereka datang memanggil, mengajak bermain ke luar rumah. Saya pun menyulap ruang tamu sebagai arena bermain mereka, seperti bermain peran, main dakon atau belajar bersama. 

Ayah bunda, semoga kita bisa mendampingi anak-anak saat belajar maupun bermain. Meski, menggunakan smartphone secanggih apapun, tetaplah menjadi sahabat anak yang terdekat. Menjadi orang tua yang siap mendengar cerita, celotehan dan keluh kesah anak. Pilihlah smartphone yang mendukung semua "kebutuhan" anak yang bersifat edukatif atau hiburan seperti ACER Liquid Z320. Dan, jangan pernah berhenti, melantunkan doa-doa kebaikan untuk anak-anak tercinta. 

Semoga Bermanfaat ya,




Jumat, 22 Januari 2016

Jatuh Hati Belanja di Lazada, Ketagihan Belanja Lagi

Posted by with No comments
Di era digital seperti sekarang, belanja online semakin banyak kemudahan, hanya melalui smartphone, kita bebas pilih-pilih produk apa yang kita butuhkan. Sebagai wanita, belanja menjadi aktivitas yang sangat menyenangkan. Ada uang pengennya beli ini itu, tidak jarang apa yang seharusnya belum waktunya kita beli malah dibeli juga karena mata sudah ijo, kepincut produk. 

belanja online murah


Tantangan terbesar bagi kita sebagai user internet adalah mengendalikan emosional, berfikir logis dan cermat belanja sesuai kebutuhan. Boleh lah, sekali waktu, jika ada anggaran lebih bisa untuk bersenang senang menghabiskan uang 'jajan'. Hihi...

Tidak hanya offline, belanja ke mall yang bikin seneng sambil nongkrong dicafe. Belanja online sambil masak itu lho seneng banget rasanya. Kedua mata kita terhanyut dengan foto-foto produk tas, baju, gadget dan lainnya. Eh....kepencet check OUT....tak tahunya eh, saldo dalam rekening sisa Rp100.000 (ini pengalaman pribadi). Hiks...

Nah, ini saya berbagi cerita saat belanja online di Lazada

Bulan Oktober 2015, saya beli smartphone Huawei Honor 3C- 8GB-Dual SIM- Putih seharga Rp 1.799.000 plus ongkir Rp38.400 jadi total Rp 1.837.400

Klik gambar untuk memperjelas

Ini sudah kedua kali membeli gadget di Lazada. Sebelumnnya bulan Juli 2015. Banyak temen-temen yang melarang saya untuk beli gadget secara online karena khawatir jika terjadi sesuatu, misalnya barang nggak sampai tujuan atau barang dalam kondisi rusak. Kan, rugi banget! Terlanjur mengeluarkan uang jutaan. Apalagi, kasus ini pernah saya jumpai di beberapa thread diskusi sebuah forum. 

Berhubung, saya tidak mendapatkan smartphone merk Huawei di semua toko hp bahkan mall besar sek-Kediri tidak ada merk tersebut, ya sudah lah saya memberanikan beli di Lazada. 

Sebelumnya, saya meyakinkan pilihan dulu dengan membaca review yang ditulis beberapa pembeli. Memahami spesifikasi gadget dan membandingkan harga dengan marketplace lainnya. Akhinyaa, pilihan saya jatuh pada Lazada. 

Benar, tidak butuh waktu lama barang datang, Jakarta ke Kediri pakai JNE REG hanya butuh 4 hari. Barang dalam kondisi bagus dengan kemasan yang rapi tanpa cacat. Sebenarnya ada fitur RETURN jika barang mau dikembalikan sesuai persyaratan yang berlaku.



Belanja di Lazada Bikin Nagih
Kini aplikasi lazada jadi rujukan saya, Jika disuruh memilih 5 produk yang ingin dibeli kurang kayaknya. Namun, jika sesuai kebutuhan, saya bakal pilih 5 produk berikut:

1. Butterfly JH8530A Mesin Jahit Portable + Bonus Tool Kit


Ceritanya, saya lagi pengen belajar menjahit. Yang model portable multifungsi inilah cocok buat pemula.  Mesin Jahit BUTTERFLY JH8530A (Portable Multifungsi) untuk dapat lebih berkreasi dalam menjahit, dilengkapi dengan 23 fungsi jahitan dan mudah digunakan, sangat cocok untuk digunakan oleh pelajar dan pekerja tata busana/fashion design

Merk : BUTTERFLY
Tipe : JH 8530A
Made In : China
Kelas Mesin : Portable Multifungsi**tidak membutuhkan meja dan kaki dalam pengoperasian maksimalnya
Listrik : 70 Watt
Specs :23 fungsi jahitan + 1 fungsi Lobang Kancing4 step Lobang KancingPosisi Spool Bawah/Bottom LoadLED Lamp built-inAuto memasukkan benang ke jarum (Auto Needle Threader)

2. GabaG bag 

Persiapan anak ke 3 dan kemungkinan saya nanti akan kembali bekerja. Jadi, butuh banget tas ASI beginian. mendukung segala macam aktivitas memberikan ASI dan tetep bisa tampil fashionable. 

Tas multifungsi dibagian atasnya dapat digunakan untuk menyimpan dompet ataupun barang kebutuhuan menyusui lainnya. Dengan GabaG Ice Gel, ASIP/kosmetik/obat/jus sehat/minuman bunda akan tetap dingin selama 16 jam, dan makanan bekal bunda tetap hangat.

Cara Penggunaan Ice Gel dan Cooler Bag :

Untuk Dingin:

Jika Ice Gel sudah tidak dingin lagi maka masukan kembali ke dalam freezer
Tutup rapat Cooler Bag tersebut agar kedap udara
Kemudian letakan Ice Gel tersebut ke dalam Cooler Bag yang akan dipergunakan
Setelah meratakan pembekuan maka keluarkan Ice Gel dari Freezer.
Agar produk tetap dingin dan bertahan lama, kami sarankan untuk menggunakan freezer bersuhu minus, seperti chest freezer

Tahap awal pembekuan masukan Ice Gel ke freezer/kulkas selama 24 jam agar hasilnya bisa maksimal untuk tahap berikutnya cukup 8 jam, Semakin lama di freezer hasilnya semakin baik
Untuk Hangat:

Masukan Ice Gel setelah air mendidih dan api dikecilkan selama 5 menit
Kemudian letakan Ice Gel tersebut ke dalam Cooler Bag yang akan di pergunakan
Tutup rapat Cooler Bag tersebut agar kedap udara
Detail produk dari Kirin KJE-398 Pengekstrak Jus - Oranye/Putih

3. Kirin KJE-398 

Untuk menunjang program sehat keluarga, saya butuh banget ini. Alat pembuat jus yang sangat praktis dan menghemat waktu saat membutuhkan minuman yang sehat dalam segera. Kirin KJE-398 akan menguraikan sari buah dan ampas pada buah dan dengan praktis akan memisahkan keduanya dalam penampung. Hanya masukan buah dan tekan Handlenya maka jus segar tersedia di dapur. 

4. Jam tangan 
Jam casual kayak gini menunjang aktivitas keluar rumah. Harga terjangkau, modelnya bikin mata nggak tahan untuk segera beli, Strap Kulit Sintetis - Merah


5. Fun Doh Animal Series
Anak-anak seusia balita butuh banget mainan edukatif seperti play doh. Jadi, produk ini cocok banget untuk hadiah anak-anak saat mereka dengan senang membantu bunda masak. Sebagai, bentuk apresiasi. 


Fun-doh modelling compound adalah lilin mainan yang berbahan alami dan aman dimainkan anak-anak. Fun-doh dapat membantu untuk mengasah daya kreasi dan imajinasi anak. Sangat menarik dan penuh dengan warna-warni.

Fun Doh - Animal Series
Ages : 2+
Box Size : 13.8 x 11.5 x 5.2 cm
Isi :

4 cetakan
1 penggiling
1 pisau
2 doh (2 warna)Kelebihan Fun-doh dibandingkan produk sejenis di pasaran:
1. Fun-Doh sangat aman bagi anak-anak karena terbuat dari campuran tepung, garam dan air, sehingga tidak berbahaya.
2. Fun-Doh tidak mengandung racun (toxin)
3. Fun-Doh memiliki banyak variasi warna yang menarik dan beraneka ragam bentuk cetakan
4. Fun-Doh memiliki tekstur compound yang lembut, sehingga bagus untuk merangsang syaraf motorik anak-anak.
5. Fun-Doh memiliki banyak variasi permainan dan cetakan yang bisa membantu anak-anak belajar dan mengembangkan kreasi imajinasi.
6. Dalam setiap kemasannya, Fun-Doh melampirkan petunjuk dan teknis pembuatan membuat sebuah modelling yang cantik dan menarik.

Makin banyak toko online, harus lebih selektif
Sejak tahun 2012, ketika saya 'melek' internet, beberapa toko online tidak sebanyak sekarang dan kini semakin canggih. Karena banyaknya, pengguna internet senang berbelanja online, biasanya ada juga oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab menipu beberapa pembeli. Jadi sebelum anda memutuskan untuk belanja, pastikan anda sudah mencari informasi reputasi toko online bisa dilihat dari kepuasan pembeli sebelumnya.




Ini adalah sebuah acara Kompetisi Blogger ShopCoupons X Lazada Indonesia. Yang diselenggarakan oleh ShopCouponsVoucher Lazada disponsori oleh Lazada Indonesia.


Kamis, 14 Januari 2016

BebasBayar, Pilihan Cerdas Ibu Cermat

Posted by with 13 comments
cek tagihan listrik

Memutuskan pilihan pada pola makan sehat untuk keluarga ternyata tidak mudah, dibenturkan masalah keuangan yang makin rumit. Konsisten menyediakan aneka buah, sayur dan makanan sehat lainnya di meja makan membuat saya benar-benar harus cermat dan hemat. 

Bagaimana mengatur keuangan keluarga dengan menekan biaya pengeluaran harian yang kini mengalami kenaikan drastis semenjak kami belajar menerapkan pola makan food combaining

Sabtu, 19 Desember 2015

Pakai Tas Etnic di Sistalisius.com, Hangout Makin Ceria, Makin Cinta Indonesia

Posted by with 1 comment
Bunda, sistaa....Kalau lagi jenuh bawaannya bete, apa yang kalian rasakan? 

Mudah marah? Iya...
Males makan? Mungkin...
Ato, Males beresin rumah? iya juga!

Kalau sudah seperti itu, jangan biarkan terlalu lama dalam suasana jutek. Karena sangat membahayakan kondisi psikologi. Bunda dan sista mungkin punya cara yang berbeda untuk mengusir jenuh. Nah, kali ini saya akan membawa bunda sista ke sebuah tempat yang sangaaaat spesial. Sebuah tempat yang ampuh mengusir jenuh, mata nggak bosen memandang, takjub dengan ragam etnik yang kapan pun bisa bunda/sista miliki. 

Sebuah tempat yang selalu menghadirkan sesuatu yang baru dan memukau. Tempat apa sih?

Okelah...saksikan video di bawah ini spesial dari Maika Etnik (Siap-siap terpesona.xixixi)



Tuuuh, etnik memang unik ya. semua di kerjakan dengan inspirasi design dari alam. Dengan sentuhan tangan yang terampil menghasilkan produk tas handmade yang berkualitas. Jadi bukan buatan pabrik lho.

Mau tau merk lainnya? yang ini Mukamola..


Tren Etnik Pada Produk Handmade

Elemen etnik saat ini mulai meramaikan dunia fashion. Termasuk tas, nuansa etnik hasil kreasi para pecinta etnik mulai menjamur. tidak hanya lokal, desainer mancanegara juga gencar menghadirkan nuansa etnik khas negaranya yang menampilkan gaya lebih eksotik.

Kalangan fashionista memburu produk etnik terbaru untuk menemani aktivitas hariannya tampil lebih ceria. warna warni dipadupadankan dengan begitu apik nan elegan. Permainan warna, desain dan etnik unik memanjakan sepasang mata yang memandang. Indonesia, gudangnya inspirasi etnik para desainer dan pecinta produk handmade.

Jadi, kalau bunda sista pakai produk etnik buatan Indonesia, kecintaan pada tanah air pasti nggak diragukan.

Pakai Produk Khas Etnik Bukti Cinta Indonesia 

"Cintailah produk Indonesia"Slogan yang kerap kita dengar dari iklan sebuah produk.

Apakah bunda dan sista sudah mencintai produk Indonesia? Sudah pakai produk Indonesia? Hm, pasti sudah ya. Sekalipun, kepengen punya produk impor utamakan lebih mendominasi produk lokal karena bunda sista turut membangun perekonomian bangsa. Yang tidak kalah penting, melestarikan khas budaya bangsa.

Etnik yang terlahir dari para desainer Indonesia jauh lebih kaya karena mengambil dari alam saja sudah melimpah ruah. Tak akan ada kata berhenti untuk menuai karya etnik ke sebuah produk fashian yang nyaris tiap hari kita pakai.


Ini punyaku, sementara baru 1 aja.hehe...rencana mau nambah koleksi.

Belanja Tas Etnik Hanya di  sistalisius.com, Distributor Resmi Mukamula Bandung

Silahkan kunjungi website diatas dan temukan ragam etnik handmade. Sistalisius.com menyediakan produk-produk eksklusif dari brand-brand terkemuka. Seperti;




Semua serba handmade, kualitas oke dengan harga terjangkau untuk melengkapi koleksi tas bunda sista. jahitan kokoh dan kuat. Selalu ada inovasi pengembangan etnik dari banyaknya produk. Pelayanan yang ramah oleh customer service membebaskan anda bertanya banyak hal seputar produk etnik. Tas etnik ini didesain dengan etnik yang khas dan elegan. tidak ada di pasaran.






Gimana bunda sista? sudah menemukan inspirasi untuk nambahin koleksi tasnya yang etnik dan handmade. Buruan pilih-pilih dan borong, bisa dipake sendiri atau jadi hadiah untuk orang spesial. 

Pakai produk etnik handmade, Bukti cinta Indonesia
Temukan produk tas etnik handmade berbagai merek hanya di
sistalisius.com 






Minggu, 29 November 2015

Boneka Horta, Ajak Anak Sayang Tanaman

Posted by
Pernah mendengar bonek horta? Atau sudah punya boneka horta? Boneka Horta adalah sebuah media tanam didesain boneka lucu yang disukai anak-anak. Media ini merupakan tahap awal pengenalan anak ke dunia pertanian terutama cara menanam hidroponik atau menggunakan media lain selain tanah.  Dalam proses perawatan boneka horta, anak-anak akan belajar disiplin menyirami tanaman, Boneka horta menjadi mainan baru yang edukatif, kreatif dan imajinatif. 


 Mengajari Anak Mencintai Tanaman

Nenek moyang kita dulu selalu bersemangat menanam meski mereka tidak  menikmati hasilnya justru generasi saat ini lah yang menikmati jerih payah mereka. Mengajari anak pada lingkungan dnegan mencintai tanaman adalah upaya untuk mempersiapkan generasi mendatang. Anda yang memiliki anak usia balita atau anak-anak, ajaklah anak anda mencintai tanaman. misalnya, menanam pohon buah yang bijinya bisa didapat dari buah yang dimakan sehari-hari. berilah jadwal untuk mengamati pertumbuhan tanaman sambil menyiram. 

Banyak sekali nilai-nilai positif jika kita sedini mungkin mengajak mereka mencintai tanaman. Tidak perlu muluk-muluk, bermula dari membersihkan halaman, menyirami tanaman, ajak anak mengenal tumbuhan sesekal sambil ngobrol dengan tumbuhan. karena tumbuhan juga makhluk hidup seperti manusia yang punya nyawa. 


Mencintai tanaman harus mulai ditumbuhkan dari lingkungan keluarga. Tantangan orang tua saat ini begitu berat karena harus bersaing dengan kecanggihan teknologi. Tidak ada salahnya jika anda, memulai dengan media yang satu ini untuk mengenalkan anak ke dunia pertanian. Selain itu, pencemaran yang berasal dari limbah kayu bisa berkurang karena media boneka horta menggunakan limbah kayu sekaligus dalam upaya mengurangi dampak kerusakan alam. 



Kamis, 17 September 2015

Polisi Maksimalkan Tilang Elektronik, Pengguna Jalan Galakkan “Anti Macet”

Posted by with No comments

Jakarta? Macet oh macet! Berdasarkan indeks Castrol’s Magnatec Stop-Star, Jakarta dinobatkan sebagai kota paling macet di dunia. Kini sudah saatnya, memperkuat sinergitas antara pemerintah, kepolisian dan masyarakat (pengguna jalan). Harapan besar masyarakat Jakarta tentu menginginkan pemerintah fokus pada perbaikan angkutan umum yang nyaman dan aman supaya masyarakat beralih dari kendaraan pribadi. Dari tahun ke tahun, sudah banyak ide-ide mengalir untuk memecahkan kemacetan namun efektivitas jangka panjang rupanya masih jauh dari harapan.  

Hasil diklat suami di Kementrian Perhubungan

Sembari menunggu perbaikan sistem manajemen transportasi, angkutan umum, Institusi yang berwenang di ruang publik yakni polisi lalu lintas, harus konsisten terhadap solusi teknis yang pernah dicanangkan dan tegas jika ada pelanggaran. 

Pada HUT Lalu lintas ke 60 kali ini, kami berharap ditlantas fokus terhadap kelancaran program Tilang elektronik, memperbaiki kamera yang rusak, menyiapkan piranti lunak di titik lokasi di Jakarta yang dipasangi kamera tilang eletronik. Antara lain di Pancoran, Senen, Matraman, Blok M, Cempaka Putih, Grogol, Kuningan, Harmoni, Gunung Sahari, Pasar Rebo, Lebak Bulus, Trunojoyo, Prapanca, dan Dewi Sartika. Selain itu, melalui sosial media, polisi diharapkan makin gencar memberikan informasi terbaru kondisi lalu lintas.   

Yuk, Galakkan “Anti Macet”

Mengatasi kemacetan tidaklah mudah karena kemacetan merupakan masalah transportasi yang tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah kota secara administratif. Sebagai pengguna jalan, yuk galakkan “anti macet” dengan ragam cara seperti:

Bergabung dengan komunitas Nebengers,

Memilih naik angkutan umum, jika jarak dekat bisa bersepeda atau jalan kaki. 

Kesadaran diri mengurai kemacetan perlu ditanamkan karena pengguna jalan juga punya andil dalam mewujudkan lalu lintas Jakarta yang nyaman. Selain itu, pasang aplikasi WAZE di android, aplikasi buatan Uri Levine ðařį Israel ini terdapat fitur KEMACETAN atau realtime traffict update. Pada peta langsung tampil warna merah bila rute tersebut macet. Dalam aplikasi ini ada laporan pasif yang secara otomatis mencatat pergerakan kendaraan kita. Serunya lagi, ada laporan aktif dari para user (disebut wazers) yang bisa melaporkan kondisi terkini di beberapa titik lokasi. Dengan cara ini pengguna jalan dapat memantau supaya tidak terjebak dalam kemacetan.  

Rute warna merah jika ada kemacetan


Rute warna hijau jika tidak ada kemacetan