Tampilkan postingan dengan label Parenting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Parenting. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 November 2016

Cara Mengajar PAUD untuk Pemula

Posted by with 8 comments
Cara mengajar anak paud yang menyenangkan, bagi seseorang yang memiliki latar belakang pendidikan PAUD tentu tidak akan mengalami kesulitan ketika mengajar anak usia dini. Lantas, bagaimana jika teman-teman yang tidak pernah mengajar anak paud? Kali ini, saya ingin berbagi cerita pengalaman ketika mengajar PAUD. Semoga aja bermanfaat, 

Awalnya saya ragu bisa menjalani 'profesi' ini. Sama anak sendiri saja kadang masih gemes sebel kok, gimana mau ngajarin murid-murid yang usianya masih kecil banget. Bulan ini merupakan bulan ke ke-6 terjun di dunia PAUD. Sejak tahun lalu, beberapa kawan sudah ada rencana mendirikan sekolah, dimulai dari PAUD ini, berharap bisa berkembang ke tingkat dasar dan selanjutnya. 

Tak disangka, saya kena tunjuk juga untuk membantu di operasionalnya, hingga kini saya memegang kelas Play Group (PG) yang usianya mulai dari 2, 7 tahun hingga 4 tahun. Wow, masa golden age!

Tengok foto ini, hihi....kuecil kan? 

Tidak ada pilihan lain kala itu, padahal saya ingin sekali fokus di dunia online. Tapi ya, tidak ada salahnya dicoba. Pernah sih,  ingin memiliki sekolah yang dikelola sendiri, namun karena masih mengumpulkan modal ini itu, belum pede juga merealisasikannya. Siapa tahu kedepannya nanti ilmunya berguna. Okey, bagaimana cara mengajar anak paud yang menyenangkan? berikut ini caranya....

Kegiatan siswa PG Saat Sentra Persiapan, belajar melipat

Pede
Nggak hanya ngajar anak ABG, butuh pede. Ngajar anak super kecil itu juga butuh pede. Apalagi, awal sekolah masih ditunggu ayah ibu. Cara meningkatkan rasa percaya diri dengan praktek langsung, mengamati cara mengajar guru lainnya. Salahsatunya, temen-temen bisa menghafalkan beberapa lagu anak untuk dinyanyikan didepan anak-anak. 

Cari yel-yel untuk mengkondisikan anak-anak
Suka ngobrol sendiri, doyan rame, itulah ciri khas anak-anak. Saya pribadi biasanya kesulitan mengkondisikan mereka karena suara ini benar-benar tidak support untuk jadi guru TK. hihi, butuh teriakan lantang dan lagu simple untuk menarik perhatian anak. 

Amati gaya mengajar guru lain
Magang jadi solusi terbaik ketika kamu hendak mengajar. Upayakan minimal 1 bulan secara kontinyu, jika benar-benar ingin tahu berbagai 'kasus' ketika pembelajaran. Di sana nanti, temen-temen akan menjumpai karakter anak dan ilmu psikologi secara riil. 

Fahami karakter anak
Tiap anak berbeda dengan yang lainnya, meski kasusnya sama tapi cara penanganannya berbeda. Misalnya, ketika ada pertengkaran, ada anak yang cukup sekali dilerai dan memahamkan. anak yang lain, butuh berkali kali diingatkan supaya tidak memukul temannya. 

Temukan solusi permasalahan secara cepat
Mengajar anak kecil kesannya sangat sepela namun ada sisi emosional yang harus guru kuasai. Di masa golden age ini, tidak cukup hanya sisi kognitif yang disentuh. Namun, bagaimana pembiasaan baik juga ditanamkan. Jangan menunda permasalahan kecil, misalnya,  anak mengompol, jangan malah dibentak tapi sering diingatkan melalui lagu atau pembiasaan lain. 

Tingkatkan kreativitas
Kreativitas sangat dibutuhkan tenaga pengajar PAUD, saya pribadi karena guru amatiran. awalnya, ya meniru guru lain dan sarana internet bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. 

Selalu Ceria saat bersama anak-anak 
Senyum dan ceria dihadapan anak-anak adalah cara terbaik untuk menyalurkan energi positif. Ketika memiliki masalah apapun di rumah, jangan pernah terbawa saat mengajar. Ini pernah lho terjadi, ketika saya dalam kondisi yang sangat capek dan lagi banyak masalah. Di sekolah pun, pelampiasannya ke anak-anak. Namun, ketika saya berusaha ceria dan senyum di depan mereka, aura positif semangat pun ada.

Secara pribadi mengajar PAUD itu menyenangkan. Bisa jadi alternatif untuk refreshing, polah tingkah anak-anak, kelucuan mereka akan selalu dirindukan. Namun, ketika durasi pembelajaran PAUD di sekolah tempat saya mengajar itu sampai pukul 13.00 (full day school). Bayangkan, jika tidak totalitas, titik jenuh itu akan pasti ada. Suatu saat nanti, kalau saya punya sekolah, nggak kuat kayakanya ngajar begitu lama. Hihi....

Apapun profesinya. Lakukan dengan bahagia dan totalitas....

Siswa TK Prima Cendekia Islamic School usia 4-5 tahun 

Sekolah ini berada di kawasan Grogol, Kediri, Jawa Timur

Ingin tahu kegiatan sekolah kami? Lihat di sini ya (Klik) PRIMA CENDEKIA ISLAMIC SCHOOL




Kamis, 04 Februari 2016

KETIKA MAS GAGAH PERGI (2016) REVIEW : Cermin Pemuda Harapan Bangsa

Posted by with 6 comments
Usia remaja merupakan titik rawan dari proses pencarian jati diri. Muda tak melulu bicara kebebasan berekspresi, tidak juga hanya bicara soal kembang cinta pada lawan jenis. Saat muda inilah, seharusnya menjadi momen paling tepat membawa perubahan yang lebih baik untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat sekitar dan bangsa. 

Saat ini, film Indonesia kategori remaja yang menyuguhkan karakter cerdas anak muda sangatlah terbatas. Tema yang diangkat hanya seputar cinta monyet, gaul, romantisme dan mistis. Makin ke sini, sepertinya penonton juga mulai jenuh dan khawatir bagaimana generasi masa depan jika tiap hari dijejali film tidak bermutu.

Keresahan mulai terjawab dengan adanya film layar lebar hasil adaptasi dari sebuah novel populer. Setelah Laskar Pelangi, Ayat-Ayat Cinta,  Negeri 5 Menara, 5 cm, Ketika Cinta Bertasbih dan awal tahun 2016 ini, telah hadir film Ketika Mas Gagah Pergi yang mengajak anak muda dan keluarga Indonesia berubah ke arah yang lebih baik. Sejak tahun 1997, novellet legendaris karya Helvi Tiana Rosa "Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP) sudah ramai diperbincangkan. Menunggu masa penantian lebih dari 20 tahun untuk difilmkan dengan menggandeng sutradara Firmansyah, diproduksi oleh PT Indobroadcast & Aksi Cepat Tanggap (ACT).



Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP) bermula dari sebuah cerita pendek ini menceritakan tentang persaudaraan kakak beradik yang begitu akrab. Mas Gagah (Hamas Syahid) dan Adik Gita (Aquino Umar). Sejak kecil mereka selalu bersama, belajar atau bermain. Mas Gagah adalah sosok anak muda yang tampan, cerdas, baik, peduli dan penyayang. Gita selalu mengidolakan mas Gagah, apalagi semenjak kepergian sang Ayah, mas Gagah lah yang menjadi tulang punggung keluarga.

Bagi Gita, menjalani hari-hari tanpa mas Gagah sangat tidak menyenangkan. Ditinggal mas Gagah selama 2 bulan ke Ternate untuk menyelesaikan tugas skripsi di sana, Gita merasa kesepian. Usai kepulangan mas Gagah dari Ternate, Gita merasa ada kejanggalan pada diri mas Gagah. Mas Gagah berubah, tidak seperti dulu. Gita tidak mau menerima perubahan mas Gagah yang begitu drastis.



Di Ternate, Mas Gagah bertemu dengan sosok kyai Gufron yang mengenalkannya pada kemuliaan Islam. Mas Gagah pulang dengan semangat baru menjadi lebih baik. Mas Gagah menerapkan aturan syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari. Namun, seiring dengan perubahan itu, banyak ujian yang datang, orang-orang yang dicintainya menghindar tanpa alasan. Termasuk Gita, yang sangat membenci perubahan mas Gagah. Kebaikan yang mas Gagah lakukan seakan tak dihargai.

Bersama teman-teman kampus, Mas Gagah berkontribusi membangun masyarakat dengan mendirikan rumah Cinta, rumah singgah penuh buku   di pinggiran Jakarta. Sosok pemuda keren lain dimunculkan pada sosok Yudi (Masaji Wijayanto) yang ramah, sederhana, peduli. Muda, berkhidmat. Muda peduli tak memandang golongan atau agama tertentu.

Sebagai anak ustazd, Yudi memilih menyampaikan kebenaran (berdakwah) seperti pengamen dari satu bus ke bus yang lain tanpa menerima uang sepeser pun. Yudi kerap membantu orang lain yang tidak ia kenal, kadang di jalan, terminal, tempat keramaian dan  dilakukan secara spontanitas. Ternyata, perjumpaan Gita pada Yudi di bus membawa sepercik makna kehidupan. Gita seperti menemukan cahaya, jawaban atas segala kegalauannya.


Muda identik dengan kesenangan atau huru hara, tidak tampak dalam film ini. Nilai keislaman yang disampaikan membaur dalam norma keseharian. Pemikiran khalayak tentang Islam dari sisi eksklusif atau fanatik terjawab sudah. Bahwa, ajaran dalam Islam yang sesuai Al Qurán dan As Sunnah itu penuh kedamaian dan cinta pada sesama. Adapun ciri khusus seperti; berjilbab, tidak bersalaman dengan lawan jenis, atau berjenggot bukanlah lambang seorang teroris yang kerap mencuat di permukaan. Dalam adegan film, hal tersebut dipaparkan begitu jelas bahwa semata menjadi bukti cinta pada Alloh dan rasulnya.

Karena film ini benar-benar dilakukan gotong royong para fans novel KMGP. Dalam proses pembuatanya melibatkan orang-orang yang memiliki visi sama, tak heran jika naskah skenario hampir sesuai dengan konten dari sumber asli. KMGP berani menawarkan premis cerita bernafaskan islami yang tidak biasa. Sebagai bentuk upaya membangkitkan semangat anak muda untuk fokus pada hal-hal kebaikan. Begitu juga mengajak kaum muda muslim untuk konsisten terhadap aturan syariat Islam. Semua tercermin jelas pada perilaku beberapa tokoh KMGP, Firmansyah sebagai sutradara berhasil mensinergikan semuanya.


Pesan-pesan yang ditulis Helvy Tiana Rosa dalam novelnya nyaris tersampaikan semua dalam film ini. Tidak ada yang ditutup-tutupi. Dialog simbolik agama, penggalan ayat suci Al qurán juga diselipkan dalam adegan. Citra penampilan "kuno" seorang muslim berhasil dikemas apik dengan gaya modernitas anak muda yang santun. Kepedulian anak muda pada sesama seakan menunjukkan bahwa sejatinya begitulah karakter anak muda Indonesia.

Empat pemain utama dalam film ini terbilang baru menjajaki dunia acting. Hasil selektif melalui audisi ternyata tidak begitu mengecewakan. Meski didukung 30 aktris papan atas, sepertinya film ini kurang begitu "greget"secara totalitas. Ada beberapa adegan yang sangat 'kaku', Misalnya, tidak terlihat ikatan secara emosional antara anak dan mama (Wulan Gurtino). Sepak terjang Wulan dalam dunia acting tentu sudah tidak diragukan lagi namun dalam film ini, Wulan seperti sosok yang sangat asing. Mungkin saja karena memang tidak ada sentuhan fisik, Mas Gagah (Hamas Syahid) kurang begitu menghayati perannya sebagai anak.


Dalam dialog, Mas Gagah dan Yudi tidak ada keraguan menyampaikan landasan agama, mereka tegas dan begitu meyakinkan. Jika biasanya dalam film layar lebar sisi romantisme remaja menjadi bumbu utama. Justru di KMGP, sisi kemanusiaan anak muda menjadi bumbu sedap yang diracik begitu sedap. Terlebih, sisi kemanusiaan pada konflik Palestina yang sampai sekarang masih terjadi. Film ini mengingatkan kita pada jasa Palestina yang telah berkontribusi dalam meraih kemerdekaan.

Titik konflik pada KMGP versi pertama ini kurang begitu tampak seutuhnya karena sekedar konflik keluarga antara kakak adik. Selebihnya, pada KMGP 2 akan banyak pesan kehidupan yang bermanfaat untuk keluarga Indonesia dan anak-anak muda.

Salah satu pesan mas Gagah adalah “Jika kita tidak setuju dengan suatu kebaikan yang belum kita pahami, cobalah untuk bisa menghargainya." 

Film  KMGP merupakan film idealis buah karya Helvi Tiana Rosa yang dikemas realistis dengan dunia anak muda masa kini. Bagi yang belum nonton,  buruan beli tiket di bioskop kesayangan anda.



Ingin tahu seputar KMGP?
Kunjungi >> web FLP: www.flp.or.id dan web KMGP: www.kmgpthemovie.com

Minggu, 31 Januari 2016

Bebas Aktif Tanpa Panik dengan Kids Center Acer Liquid Z320

Posted by with 4 comments
"Maaa.....Boleh ya, pulang sekolah adek nonton youtube atau main game masak?" Pinta adek

Sambil pasang muka datar, saya jawab aja "ehm, boleh... tapi inget ya cuma sekali aja, kalau jatah sudah diambil siang berarti malam tidak boleh lagi pinjem smartphone mama!
Öke deh, maaa...."Jawabnya girang

Waduh, mama....kakak juga dong! Pinta kakak
Si kakak juga nggak mau kalah mau nge-game rupanya. Okelah tapi inget, ntar tetep bersepeda dan main diluar sama temen-temen. 
"Siap, Maaa!"mereka jawab serentak 

5 Hal yang Paling disukai Kakak-Adek Saat Pegang Smartphone
Saya kerap menyampaikan berulang-ulang kepada kakak sama adek, saat mereka pegang smartphone.....

  • Jangan lama-lama ya main smartphonenya karena dipakai mama kerja.
  • Jangan lama-lama main smartphone karena nggak baik untuk kesehatan. Ntar, lehernya sakit....
  • Kalau pegang smartphone jangan deket mata
  • Mata sambil dikedipin berulang-ulang
  • Awas, lho...hati-hati pencet tanda silang (x) kalau ada iklan
  • Blaaa....blaaa.....blaaa
Deretan pesan diatas mungkin terkesan celotehan mama yang bikin telinga anak-anak panas, ya? tapi bagi saya, pesan berulang itu akan sangat membantu memberi pemahaman bagi anak. Meski, apa yang mereka lihat adalah beberapa aktivitas sesuai dengan usianya, antara lain: main game, nonton kartun anak seperti ipin-upin, barbie, hello kitty ataupun seneng jepret ala selfie dengan ragam gaya,

Berikut 5 Hal yang paling disukai mereka:
1. Aplikasi game balap sepeda dan memasak
2. Channel video anak
3. Selfie atau asal jepret area sekitarnya
4. Musik anak
5. Mewarnai

Dari kelima hal diatas, saya berusaha mem-filter beberapa aplikasi. Jadi, selama mereka bermain, saya tidak perlu khawatir jika mereka "tersesat" mencet ini itu.

Namun, faktanya smartphone yang saya gunakan belum mendukung aktivitas anak saat bermain gadget, sehingga masih saja kecolongan, mereka pencet iklan atau tawaran aplikasi lain yang tiba-tiba muncul dan anak ngasal pencet semua penampakan gambar di layar. Hal tersebut sangat tidak aman untuk sarana hiburan anak. Meski anak senang, orang tua tidak bisa tenang.

Orang tua tenang, jika memanfaatkan Kids Center di Acer Liquid Z320
Bagi orang tua kini tidak perlu khawatir jika anak-anak bermain dengan ponsel pintarnya karena ACER mengeluarkan produk terbaru ACER Liquid Z320 yang menyediakan fitur khusus anak-anak yaitu bernama Kids Center. Kids center merupakan aplikasi unik yang akan menjadi pusat aktivitas kreatif yang aman untuk anak-anak.

Kakak-Adek memang doyan selfie. hihi 
Seperti yang saya sampaikan diatas, 5 hal yang disukai anak-anak saya semua ada di Kids Center ini, Waaah....saya juga harus siapkan anggaran untuk beli  ACER Liquid z320 nih. Selain itu, ada nilai plus ketika menggunakan smartphone Acer Liquid Z320 dibanding kita meminjamkan anak smartphone yang biasa orang tua pakai,

Berikut 10 kelebihan Kids Center ACER Liquid Z320 dibanding Smartphone lainnya:
1. Tampilan eye catching, tampilan full colour dan ikon-ikon juga berwarna warni ceria
2. Hanya bisa menikmati fitur dan aplikasi tertentu. Hal ini dapat meminimalisir kemungkinan mereka memencet video yang belum sesuai dengan usia mereka.
3. Konten edukatif dan hiburan yang positif dapat dinikmati setiap hari (selalu update)
4. Tampilan video berbeda dengan youtube, didesain begitu apik dan aman supaya anak tidak "nyasar"nonton video lain yang tidak sesuai dengan usianya.


5. Orangtua bisa mengunci tayangan yang sudah pernah diputar dengan mengaktifkan Extra Safe Zona supaya lebih aman lagi.



6. Kamera Kids center terpisah dengan galeri utama, jadi anak-anak tidak akan membuka galeri file milik orang tua.
7. Banyak pilihan Coloring Pages yang sangat menarik
8. Terdapat parental control untuk memantau aktivitas internet anak, 
9. Mengatur keamanan guna mencegah anak dari men-download konten dewasa atau membeli aplikasi baru tanpa seizin spAcer.
10. Mudahnya pengaturan di Kids Center ini dapat menjadi sarana memperkenalkan anak pada teknologi android.

ACER Liquid Z320, Smartphonenya Keluarga Indonesia



Hidup di era digital seperti sekarang, orangtua harus memahami perkembangan teknologi karena mendidik generasi saat ini berbeda dengan zaman dulu. Ayah bunda tidak boleh gaptek karena dalam hitungan detik ragam inovasi dan kemudahan hadir ditengah-tengah keluarga.

Gadget bagai pisau bermata dua, selain efek positif yang didapat, efek negatif juga mengintai keluarga. Jadi, ayah bunda tetap harus waspada dan bijak dalam memilih gadget terutama untuk hiburan anak-anak.

Tidak hanya untuk anak, smartphone yang satu ini juga oke banget untuk ayah bunda. Smartphone ini bisa dioperasikan dengan satu tangan saja. Ukuran hanya 4.5-inch. Memiliki resolusi 854x480 pixel, pemakaian daya baterai lebih hemat. Kalau ayah bunda lagi dibawah terik matahari, layar tampak jelas karena memakai jenis layar In-Palne Switching (IPS). Terdapat teknologi BluelightShield dalam smartphone Acer Liquid Z320 yang dapat mengurangi emosi cahaya biru dari layar. Sehingga, meski menatap layar dalam waktu lama, kedua mata tak akan cepat lelah. Prosesor quad-core 1.1GHz dari Qualcomm pada Liquid Z320 dan RAM seluas 1GB serta kapasitas penyimpanan internal 8GB dan terdapat microSD.

Sayangnya, smartphone ini belum support 4G LTE, meski demikian, ponsel pintar ini sudah cukup mengakomodasi aktivitas ayah bunda beraktivitas sosial media, chatting dan browsing dengan Internet seluler HSDPA mencapai 42Mbps. Acer Liquid Z320 dibandrol dengan harga Rp 999.000,-, Acer Liquid Z320 kini bisa didapatkan di toko-toko smartphone  atau e-commerce.

Cara Mengatasi Anak Kecanduan Gadget
Semenjak memasang speedy wifi di rumah, senang sekali rasanya dapat berselancar bebas di dunia maya tanpa khawatir jaringan lemot atau paket data yang terbatas. Kadang,  kalau suami lagi di rumah, dua gadget dan dua laptop saling beradu berebut sinyal.

Nah, ini cerita saya seputar penggunaan gadget.

Dalam mengasuh anak di era digital,  pemakaian gadget menjadi tantangan besar bagi orang tua. Dibalik kemudahan yang bisa kita dapat, anak-anak yang sudah kecanduan gadget  akan sulit dikendalikan secara emosional. Kejadian ini, pernah saya alami ketika kakak sering ngambek jika prosentase waktu lebih banyak di depan smartphone atau televisi. Saat itu, usia kakak 5 tahun, masa-masa keemasan bagi tumbuh kembangnya.

Kesibukan saya di depan laptop membuat saya berpikir praktis, bagaimana anak supaya diam tidak menganggu yakni dengan menyuguhkan film di youtube dan mengunduh game dari playstore. (hal ini mungkin dilakukan kebanyakan para mommies). Ternyata, ini salah besar. 

Dalam hal ini, saya-suami kerap evaluasi tentang penggunaan gadget, mulai dari jadwal anak, aplikasi yang digunakan dan jadwal saya atau suami harus lepas dari gadget. Pernah, kami mengamati kakak pegang smartphone lebih dari 3 jam, hasilnya memang membuat rumah panas, porak poranda. Kakak seringkali marah tanpa alasan jelas. Merengek minta sesuatu yang harus dipenuhi pada detik itu juga, tidak ada keceriaan, sulit tidur dan malas belajar atau mengaji.

Akhirnya, kami membuat kesepakatan bersama dengan anak-anak, adek juga mulai mengerti. Kami menjelaskan secara detail jadwal nonton, bermain dan belajar. Bagi saya, bermain keluar rumah bersama teman adalah proses yang harus dilakukan untuk mengasah motorik, intuisi sosial mereka dengan teman sebaya dan pastinya membuat badan lebih sehat.

Oh ya, saya dan suami juga jalankan program 1821 bersama anak tanpa gadget. Program ini hasil dari seminar parenting. Kami membersamai anak tanpa gadget di tangan. belajar dan bermain bareng, tertawa lepas sekaligus bercerita tentang sekolah atau teman, biasanya dalam durasi waktu 3 jam yakni 18.00 hingga 21.00. Kalau pas lagi sibuk, ya cukup sejam atau bisa diganti jam. Intinya, kita benar-benar menjadi sahabat anak tanpa gadget di tangan. di situlah kadang kebahagiaan tumbuh.

Bebas Aktif Tanpa Panik, Menjaga Keseimbangan Main Fisik dan Main Gadget  
Jika dulu, masa kecil saya, bermain ke luar rumah adalah hal yang sangat menyenangkan. Menghirup udara segar bersama teman, bersepeda, bermain ala tradisional seperti dakon, lompat tali, petak umpet, sodor atau gejlik. Semuanya benar-benar melibatkan fisik dan membuat anak ceria tertawa bersama. Mungkin, sekarang bisa dibilang langka, namun bersyukur sekali saya bertempat tinggal di desa yang mainan jadul masih bisa dilakukan anak-anak saya bersama teman tetangga.

Kakak-adek hanya mendapat jatah bermain gadget sekali dalam sehari dan hanya 1-2 jam per hari. Bahkan, hanya bisa 15 menit saja, ketika teman-teman mereka datang memanggil, mengajak bermain ke luar rumah. Saya pun menyulap ruang tamu sebagai arena bermain mereka, seperti bermain peran, main dakon atau belajar bersama. 

Ayah bunda, semoga kita bisa mendampingi anak-anak saat belajar maupun bermain. Meski, menggunakan smartphone secanggih apapun, tetaplah menjadi sahabat anak yang terdekat. Menjadi orang tua yang siap mendengar cerita, celotehan dan keluh kesah anak. Pilihlah smartphone yang mendukung semua "kebutuhan" anak yang bersifat edukatif atau hiburan seperti ACER Liquid Z320. Dan, jangan pernah berhenti, melantunkan doa-doa kebaikan untuk anak-anak tercinta. 

Semoga Bermanfaat ya,




Minggu, 24 Januari 2016

10 Fakta Mengejutkan Jika Ibu Hamil Sering Minum Es

Posted by with 5 comments
Informasi seputar tips cara cepat hamil seringkali dicari para pasangan suami istri yang baru saja menikah. Memiliki buah hati adalah idaman banyak orang. Banyak yang melakukan apa saja demi menginginkan kehamilan. Bersyukurlah, bagi anda yang sudah diberi kenikmatan merasakan proses kehamilan.

Dalam rentan waktu 9 bulan, bahkan lebih, anda akan menemukan banyak keajaiban, pastikan anda menjalani kehamilan dengan pengetahuan yang memadai, salah satunya informasi tentang minum es ketika hamil, boleh atau tidak? Banyak sekali pantangan yang dikaitkan dengan mitos, oleh karena itu upayakan untuk mencari faktanya terlebih dahulu jika ingin menghindari pantangan tersebut

Berikut 10 Fakta Mengejutkan Jika Ibu Hamil Sering Minum Es 

1. Gampang lelah
Tahukah anda, air es bisa menghambat penyerapan gizi ibu hamil seperti asupan karbohidrat. Bunda akan mudah lelah, tidak bergairah, tidak bertenaga. Tentu hal ini bisa memperburuk kondisi janin dalam rahim.

2. Badan bisa gemuk
Air es yang diminum sehabis mengkonsumsi makanan bisa menyebabakan pembakaran kalori dalam tubuh bertambah lama. Lemak pun juga tidak terbakar sempurna. Oleh karena itu, ibu hami ll yang sering minum es akan gemuka karena adanya penumpukan kalori dan lemak. Jika ibu hamil dalam kondisi gemuk tentu akan mempersulit proses persalinan. Normalnya, peningkatan berat badan  tidak lebih dari 15 kg dari berat badan sebelum hamil.

3. Bayi besar
Jika ibu hamil minum es dicampur dengan pemanis seperti glukosa akan membuat pertumbuhan berat badan semakin berat. Berat bayi normalnya 2,5kg sampai dengan 3 kg saat bayi lahir. Jika lebih dari itu, ibu akan sulit melahirkan bahkan kemungkinan melahirkan normal sangat sulit. 

4. Diabetes
Kandungan glukosa dalam semua makanan yang dikonsumsi ibu hamil sangat beresiko pada diabetes jika berlebihan. Asupan gula yang dikonsumsi ibu akan berpengaruh pada kondisi janin yang dikandungnya.

5. Mudah Masuk Angin
Terlalu sering minum es bisa menyebabkan masuk angin. Jika hal ini terjadi, kondisi ibu hamil akan semakin drop karena pada umumnya, ibu hamil mengalami morning sickness yang membuat ibu hamil tidak doyan makan. Perubahan suhu secara mendadak akibat minum es bisa mengakibatkan masuk angin. 

6. Dehidrasi
Tahukah anda bahwa mengkonsumsi es bersifat kamuflase? Usai minum es, ibu hamil akan merasakan haus yang berlebihan, bahkan bisa dehidrasi berlebihan. Tnetu ini sangat tidak baik untuk tubuh ibu hamil karena bisa mengganggu kesehatan janin.

7. Perut Kembung
Air minum yang dikonsumsi usai makan harus menyesuaikan kondisi makanan sebelumnya. Misalnya, anda usai makan bakso hangat, seharusnya minuman hangat yang cocok usai menyantap bakso. Jika sebaliknya, mengkonsumsi es? kerja organ perut akan berubah. Otot perut menjadi kram atau kejang. Gas dalam perut ibu hamil tidak akan terelakkan.

Banner 336x280

8. Pengerutan dinding usus
Suhu di dalam air es bisa membuat partikel di dalam makanan khususnya makanan yang berminyak menjadi beku. Pembekuan minyak di saluran usus itulah yang menyebabkan penyempitan saluran pencernaan atau usus.

Pengerutan dinding usus usai minum es sebenarnya tidak hanya dialami ibu hamil saja. Air es tersebut bisa menyebabkan penghancuran dan proses penyerapan makanan sangat terganggu.

9. Penyerapan gizi akan terganggu
Jika ibu hamil kekurangan nutrisi sangat tidak baik bagi perkembangan janin. Penyempitan saluran pencernaan bisa mempengaruhi berat badan rendah dan gangguan pembentukan janin. 

10.  Bisa menyebabkan pusing
Kandungan glukosa pada es bisa menyebabkan pusing di kepala. Metabolisme akan terganggu dan sistem syaraf tidak menerima perubahan suhu yang mendadak. Akibat perubahan suhu yang mendadak, asupan oksigen sangat kurang dan kepala akan merasakan pusing.

Ibu hamil memang cenderung merasakan panas dan gerah, wajar jika sebagain dari mereka mengindahkan larangan minum es. Jika ibu hamil minum es tanpa gula atau sirup tentu tidak berpengaruh signifikan pada perubahan, Kombinasi gula dan es itulah yang memicu banyaknya akibat yang bisa mempengaruhi kesehatan ibu dan janin. Sebenarnya, ibu bisa mengganti kesegaran es dengan kesegaran buah-buahan, yang pastinya jauh lebih kaya nutrisi dan dangat bermanfaat.

Simak juga informasi penting Cara Mendidik Anak yang Baik, Ayah Punya Peran Penting 

Selamat menikmati proses kehamilan bundaaa.....selamat berbahagia :)




Minggu, 10 Januari 2016

Imajinasi Anak "Miii, aku ingin membawamu terbang"

Posted by with No comments
Mentari baru saja menyumbul penuh semangat, tanda rumah kembali sepi. Suami dan kakak sudah berangkat sejak pukul 7 pagi. Giliran adek (Nadia, 4y) yang mogok sekolah. Ternyata, semangat mentari tak jua menulari adek semangat sekolah. Ya sudahlah, ini pertanda rumah kembali berantakan. 

Tiba-tiba terdengar lirih,

"Miiii....aku mau jadi kupu-kupu""kedua matanya sambil kedip-kedip

Kamis, 31 Desember 2015

Ajari Anak Berbagi Sejak Kecil

Posted by with 2 comments
Ajari anak berbagi sejak kecil harus ditanamkan sejak dini. Saat yang tepat adalah usia balita.Hal ini dapat menumbuhkan rasa empati kepada orang lain. Manusia tergolong makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Pasti menyenangkan ya, jika melihat balita kita dengan senang hati membagi kuenya ke teman tanpa ada paksaan? Sebagian anak kecil tidak mau membagikan kuenya karena masih ada unsur egois dan barnagkali belum dilatih bagaimana cara berbagi. Jika dibiarkan, kebiasaan akan berpengaruh pada karakter ketika dewasa kelak. Nah, berikut cara mengajari anak balita seusia 2 tahun:

Ajari Anakmu Berkuda

Posted by with No comments
Hadist tentang memanah berkuda dan berenang,

Rasulullah bersabda, “Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang dan memanah” (Riwayat Sahih Bukhari/Muslim)

Diantara ketiga aktivitas diatas, pasti memiliki rahasia manfaat untuk manusia. Nah, karena pekan kemarin saya dan keluarga mengunjungi sebuah tempat objek wisata ada area kuda. Makanya, ini kesempatan yang pas melatih anak-anak "berani"naik kuda. Dari hasil referensi yang saya baca, naik kuda ternyata memang banyak manfaatnya lho.

Rabu, 30 Desember 2015

Mengajarkan Anak Bicara Melalui Buku

Posted by with No comments
Mengajarkan anak bicara adalah tahapan yang sangat penting. Tumbuh kembang anak akan mengiringi kemampuan banyak hal seperti berjalan, berbicara dan melatih anak berani. Anak yang hidup pada lingkungan sosialnya bagus, tentu tidak akan kendala, jika anak tersebut tidak berkebutuhan khusus. Karena, lingkungan punya pengaruh yang sangat domianan dalam membentuk anak mahir berbicara. 

Secara teori, tiap anak memang beda melalui fase ini. Statistik menunjukkan selama 2 tahun pertama, anak perempuan menguasai 120 kata dan laki-laki 90 kata. mungkin karena pengaruh faktor hormonal. Anak perempuan lebih memahami bahasa abstrak. 

Umur anak mulai bicara tentu berbeda, ada banyak upaya yang bisa kita lkuakan untuk mengenalkan anak dengan kata. bisa melalui buku dengan mendongeng, ngaji, bernyanyi dan yang pasti jangan pernah membiarkan anak menikmati tayangan televisi, nonton game, atau gadget. Karena, hal itu hanya menimbulkan komunikasi satu arah. Menyebabkan anak lebih pendiam dan asyik dengan benda mati. padahal, masa balita mereka membutuhkan sentuhan, obrolan dan senyuman untuk menumbuhkan emosional yang bagus.

Resolusi Tahun Baru, Lebih baik dan Lebih Berkualitas

Posted by with 2 comments
Tahun ini di tahun kedua saya mengenal dunia internet marketing (IM), banyak hal yang tidak kuketahui sejak tahun 2012 memiliki akun email, akun facebook dan lainnya. Terasa 3 tahun berjalan sia-sia saja meski pengetahuan seputar blogging dan berani utak atik template sudah jadi bonus plus untuk melanjutkan perantauan di dunia maya ini. Menemukan jejak harta karun yang nantinya bisa kutemukan dan menjadi ladang penghasilan untuk ibu rumah tangga sepertiku yang tidak punya sumber penghasilan. 

Tahun 2015 tinggal menunggu hitungan jam, ada sesak yang membuat mata ini basah, menumpahkan segala rasa. Rasa penyesalan, rasa ketidakmampuan dan rasa ketidakberdayanya. Mungkin, ini pernyataan yang salah dalam membangun rasa optimis namun entahlah, rasa negatif itu selalu menghantui....

Anak susah makan karena tumbuh gigi, Benarkah?

Posted by with No comments
Anak susah makan karena tumbuh gigi, benarkah? Sebagian orang tua memiliki pendapat jika anak susah makan itu sudah biasa karena memang ketika masuk ke usia balita dimana pertumbuhan gigi juga mengalami peningkatan. Tumbuh kembang anak ketika memasuki usia 1 tahun memang demikian namun bukan berarti sebagai bunda, kita menyerah dengan membiarkan anak tidak makan, bermain sesukai hati. Aktivitas anak yang senangnya bermain membutuhkan energi cukup sehingga asupan gizi juga tidak boleh kita abaikan. Nah berikut penjelasan yang dilansir dari majalah Parenting:

cara-atasi-anak-susah-makan

Pertama: pola pertumbuhan mengalami perubahan
pertumbuhan seorang anak balita diatas 1 tahun mengalami keterlambatan atau biasa disebut slowing down. Biasanya bayi berusia 4 bulan mengalami pertambahan berat badan sebanyak 1 kg sebulan namun memasuki usia 1 tahun ke atas hanya mengalami pertambahan 2 kg per tahun. Tuh, bunda bisa bayangin gimana dulu pipi si bayi imut sekarang agak kempes. hehe

Kedua, Kalori yang dibutuhkan mengalami penurunan 
Jika ada keterlambatan pertumbuhan maka kalori yang dibutuhkan jug semakin turun. Makanya, pernah dengat anekdot jika batita makan kayak unta. Hari ini dia seneng makan, eh besok atau lusa malas makan.

Ketiga, Aspek perkembangan anak mulai ada perubahan
Jika masih bayi anak tidak butuh bergerak aktif, hanya tidur, berbariing, duduk dan sangat bergantung pada bunda.  Nah, ketika anak sudah berusia ditas 1 tahun, di mulai bergerak aktif seperti belajar berjalan. Ëverything is about me"jadi anak hanya memikirkan apa yang dia suka. Jadi bunda dan ayah, harus nurut apa maunya si anak. Termasuk dalam soal makan, jika dia tidak lapar, maka dia tidak mau makan. Si anak berada pada fase pembangkangan. Bagi anak yang normal, dia akan makan kok bunda. Tapi jangan sampai menunggu dia kelaparan berat lho. Makan tidak harus nasi, bunda bisa siapkan camilan sehat seperti buah, biskuit atau kudapan tradisional 

Keempat, Stop beri anak makanan cair!
Hanya karena bunda malas, jangan sampai ya memberi ananda makan yang bersifat cair karena anak akan semakin malas gigi dan gusi tidak berlatih menggigit makanan, menguyah dan mengulum. Jadikan momen makan itu momen keluarga yang menyenangkan sambil bercerita dan libatkan anak dalam kegiatan menyiapkan makanan. 


Anak susah makan karena disebabkan banyak faktor, tidak hanya karena tumbuh gigi. Bunda, bisa baca postingan di atas untuk mengetehui informasi lainnya tentang bagaimana mengatasi anak yang susah makan. Semoga bermanfaat ya, jika bunda punya pengalaman yang berbeda ditunggu sharingnya melalui komentar dibawah :)



Ucapan Tahun Baru Selipkan Doa dan Resolusi

Posted by with No comments
Tahun baru merupakan moment yang dinanti semua kalangan. Detik-detik pergantian tahun baru selalu dimeriahkan dalam acara gebyar malam tahun baru. Dari beberapa referensi, malam tahun baru adalah pergantian hari terakhir petang hingga malam hari tanggal 31 Desember, sehari sebelum tahun baru. Tradisi ini lahir dari kebudayaan barat yang merayakannnya dengan pesta, berkumpul dengan kerabat, teman dan keluarga menanti pergantian tahun. 

Di Indonesia terutama kota-kota besar juga memeriahkan dengan cara yang sama seperti meramaikan alun alun kota dengan menyiapkan kembang api pada pukul 24.00. Momen kemeriaahan tahun baru yang ada di kota besar dunia seringkali diliput jaringan televisi seperti sydney, Toronto, London, Paris dan New York City. Ternyata ada lho, negara yang merayakan paling cepat diantara negara lainnya seperti negara Kiribati dan Samoa. Ada juga suatu tempat yang merayakan tahun baru paling lambat seperti Honolulu dan Hawali. 

tahun baruucapan tahun baru selamat tahun baru

Bagi umat Islam perayaan tahun baru masehi tidak begitu penting karena memang dalam syariat Islam tidak ada tradisi untuk memeriahkannya. Menghindari aktivitas yang sia-sia dan tidak bermanfaat. Umat Islam memiliki tradisi tahun baru hijriyah sebagai moment perubahan diri, momen menuju menjadi sosok lebih baik dari tahun sebelumnya. Dalam tahun baru masehi ini, tidak ada salahnya anda juga memiliki catatan penting tentang pengalaman hidup di tahun sebelumnya yang menjadi acuan evaluasi diri dan menciptakan resolusi di tahun baru. 

Ucapan tahun baru seperti apa, yang ingin anda sampaikan kepada saudara, teman atau keluarga? Hanya sekedar ucapan selamat tahun baru saja? 

Dalam pergnatian tahun ini sepertinya menjadi momen berharga untuk anda bahwa kehidupan selalu berputar, akan ada banyak rintangan dalam menjalani kehidupan di masa datang. Berbagai keputusan di tahun sebeblumnya menjadi bahan evaluasi diri untuk mempersiapkan resolusi di tahun depan, menyempurnakan ikhtiyar atau usaha untuk mencapai mimpi jika belum tercapai di tahun sebelumnya. 

Selamat tahun baru, 

Percaya lah hari esok akan jauh lebih indah jika anda senantiasa berusaha melakukan perubahan posiftif dengan aura optimis. Siapkan Resolusi dan berdoalah setiap saat,



Minggu, 20 Desember 2015

Cara Mendidik Anak yang baik, Ayah Punya Peran Penting

Posted by with No comments
Cara mendidik anak yang baik sebenarnya sangat mudah ketika ayah bunda memiliki ilmu dan skill. Terutama bagi seorang ayah yang menjadi kepala keluarga sekaligus kepala sekolah di rumah. Memang, ayah bertugas mencari nafkah, dan faktanya porsi waktu mengasuh lebih banyak ibu. 

Jika ayah bekerja hingga larut malam akan kehilangan masa kebersamaan dengan anak. Ayah harus pintar mengalokasikan waktu berkualitas dengan anak. 

Tahukah ayah bunda, anak membutuhkan kasih sayang keduanya. keterlibatan emosi akan tertanam karakter positif pada anak yang tidak mereka dapatkan di bangku sekolah. Anak yang dekat dengan anak akan menjadi anak-anak yang mental kuat jika ayah bunda menanamkan karakter positif kepada mereka.


Mendidik anak sesuai zaman sekarang, sangatlah sulit karena banyak sekali tantangan eksternal yang muncul seperti adanya internet, gadget, televisi dan pergaulan bebas. Ayah bunda harus kompak mengasuh anak, menerapkan program keluarga dari rumah dan disiplin melaksanakan program atas kesepakatan bersama. Berikut ini cara mendidik anak yang baik jika ayah terlibat mengasuh anak;

1. Supaya anak tampil percaya diri
Anak yang sering diajak bermain dengan ayah akan tampil percaya diri, bermain di tempat outdoor dan keterlibatan fisik seperti berlari, melompat, melempar atau memanjat. Ketika anak berhasil melakukan sesuatu, misalnya lari kencang, itu akan terpacu dalam diri anak. seolah ayah berkata, "Ayo Nak, kita menjelajah ke penjuru dunia, yakin dan percayalah dengan kemampuanmu"

2. Supaya anak lebih pintar
Dalam sebuah penelitian, anak yang diasuh ayah sejak dini memiliki kemampuan kognitif lebih baik di usia enam bulan pertama hingga tiga tahun. anak akan tumbuh menjadi sosok yang mudah memecahkan persoalan dengan baik. 

3. Supaya anak berani
Ayah mendorong anak untuk berani dan tidak takut mengambil resiko. Anak mudah mengatasi hambatan dan berani berbicara dengan orang yang ia kenal. Misalnya dengan kegiatan berenang, membuat anak berani menyelam lebih dalam. 

4. Supaya anak pandai bergaul
Bayi di usia 3 bulan pertama yang memiliki bonding yang baik dengan ayah akan menjadi anak yang pandai bergaul dan jarang memiliki masalah dengan temannya. Ketika dewasa jadi sosok yang bahagia. 

5. Supaya anak lebih disiplin
Ayah lebih mampu bersikap tegas pada anak ketika menegakkan disiplin. Biasanya ibu lebih meningkatkan sisi emosional dari logika. jika keduanya dipadukan akan menghasilkan hal yang efektif. 

6. Supaya Anak tidak takut mencoba
Ayah bisa mendorong anda untuk berani melakukan hal yang baru, mengeksplorasi kekuatan dalam diri. Daripada ibu, selalu ingin memberi rasa aman dalam pengasuhan anak. 

7. Supaya anak lebih toleran
Anak perempuan yang dekat dengan ayah akan memiliki tingkat kenyamanan lebih tinggi. Jika ayah terlibat mengasuh anak laki-laki, tidak akan bersikap egois. ketika dewasa nanti akan mudah menjadi anak yang pengertian dan toleran.

8. Supaya anak lebih spontan
Anak akan mendapat pengalaman baru jika didampingi ayah saat bermain. misalnya, ketika memasak di dapur, kompor tiba-tiba mati karena kehabisan gas. secara spontan ayah akan menggunakan api unggun, sekaligus mengajak anak belajar menyelesaikan masalah.

9. Supaya anak lebih aktif
Ayah yang aktif mengajak anak terlibat dalam kegiatan fisik seperti mencuci mobil, berlari atau bersepeda akan membuat anak lebih aktif dan terhindar dari obesitas diri. yang biasanya terjadi pada anak yang tidak aktif bergerak, hanya menonton televisi atau bermain gadget.
10. Supaya anak lebih kreatif
Dari sisi kreatifitas, ayah berpeluang lebih besar ketimbang ibu. Misalnya, ayah mengajak main anak dengan memakai ninja dari sarung, bermain mobil dari pelapah pisang atau membacakan dongeng dengan ekspresi lebih serius. Anak terlahir dengan bawaan kreatif, tinggal bagaimana orangtua mengembangkannya. 

Menemukan cara mendidik anak yang baik butuh keterlibatan sosok ayah. Jadi, jangan sampai ayah kehilangan masa anak-anak ya, luangkan waktu berkualitas untuk anak-anak supaya tumbuh kembangnya bisa maksimal dan terbangun karakter positif untuk bekal masa depan mereka.




Jumat, 18 Desember 2015

Buku, Buah, Sayur….Bikin Bunda Bahagia Anti Galau

Posted by with No comments
Saya adalah wanita spesial. Saya yakin, di bumi ini tidak ada wanita seperti saya. Saya Luar Biasa. 
Latar belakang pengalaman hidup yang berbeda dengan wanita lain tentu membuat hidup saya lebih berwarna seperti pelangi. Saya benar-benar bahagia.

Kalimat diatas mengawali usaha saya untuk mengapreasiasi diri. Kebahagiaan yang tumbuh dari hati akan menebar kebahagiaan pula untuk keluarga. Saya yakin itu, 

Pernah suatu ketika, saya merasa “tidak berharga” karena status ibu rumah tangga yang tidak bekerja ke kantor jadi bahan “bully” keluarga besar. Membuat batin tersiksa. Ditambah lagi, selalu ada ledakan protes usai membaca status facebook teman lama yang sukses jadi wanita karir.

“Äh, betapa beruntungnya mereka”

“Gimana ya biar aku bisa seperti dia”

Kegalauan itu berimbas pada hal-hal negatif, muncul rasa tidak bersyukur, iri, mengeluh bahkan kerap menyulut emosi hingga anak dan suami yang menjadi ‘korban’. 

Seiring waktu berjalan, saya menemukan banyak komunitas online yang mendukung pengembangan potensi saya yaitu menulis. Bertemu teman baru di media sosial, kita berbagi pengetahuan baru seputar blogging dan parenting. Saya pun kembali bangkit, memanfaatkan program "me time" secara maksimal. 

Dalam sehari saya menyisihkan waktu untuk membaca dan menulis. Sepekan sekali, saya menikmati buku di tempat yang berbeda, seperti di toko buku, perpustakaan atau rumah makan. 


Guna menunjang aktivitas saya yang kadang masih suka lembur malam karena menulis, saya menjalani pola makan ala food combaining supaya badan tetap sehat karena nutrisi tercukupi. Aura positif selalu terpancar. 

Yuhuiiishopping fruit & vegetable jadi sarana piknik yang menyenangkan. 



Itu cara saya mengapresiasi diri, bagaimana cara bunda?

#MengapresiasiDiriSendiri”


Kamis, 17 Desember 2015

Cara Atasi Anak Susah Makan dengan Langkah Ini Ternyata Lebih Mudah

Posted by with No comments
Anak susah makan, orangtua juga ikut susah. Pasalnya, ketika usia balita banyak sekali problem yang terjadi karena berpengaruh pada proses tumbuh kembang anak. Biasanya, anak yang susah makan cenderung mudah tersulut emosi, kurang aktif bergerak dan tidak bersemangat. jika berlanjut hinggga berminunggu minggu akan membahayakan anak baik secara fisik ataupun psikis. 

Anak yang susah makan atau disebut picky eater, akan mengalihkan perhatian ke makanan ringan berupa snack, camilan tidak sehat dan minuman es. Sebagai orangtua, anda harus mengenali karakter anak, kondisi tubuh dan kebiasaan anak. Coba cek, apakah anak sakit? cek kesehatan organ tubuh, apakah gigi anak tidak sehat? Jika ada yang tida beres segera bawa ke dokter. Jika yang terjadi adalah masalah psikis, misalnya apakah anak merasa tertekan dan tidak nyaman? anda harus melakukan pendekatan dan harus menenangkan. Apa saja yang harus dilakukan lagi?


Cara Atasi Anak Susah Makan

1. Tempat Makan Spesial

Sediakan tempat makan dalam bentuk lucu dengan porsi yang kecil. Berikan sedikit demi sedikit karena anak kecil memang selalu aktif bergerak.

2. Makanan yang bervariatif

Batlah jadwal menu harian yang berbeda, sesuiakan dengan kesukaan anak namun tetap kemas dalam porsi yang kandungan nutrisinya baik. 

3. Tepat pada waktunya

Setengah jam sebelum jadwal makan, anda harus meninggalkan semua pekerjaan. Dampingi anak makan, aau jika masih bayi, suapi dengan penuh kehangatan

4. Beri camilan sehat

Anak balita sekarang tidak seperti balita zaman dahulu yang masih dekat dengan cemilan tradisional yang berbungkus daun. mereka lebih menyukai kemasan menarik snack ala supermarket. Anda harus berusaha mengenalkan menu sehat tanpa zat aditif lainnya supaya jika besar nanti mereka akan tahu manfaatnya, tubuh mereka pun akan jauh lebih sehat lagi.

5. Stop Mengancam

Mengancam anak atau memaksa anak untuk mau makan adalah tindakan konyol karena berdampak buruk pada perkambangan psikis anak.

6. Libatkan anak di dapur

Mengajak anak menyiapkan makanan, upaya yang pas untuk mengajak anak lebih siap untuk menyantap makanan. Latih anak mandiri makan sendiri, tidak masalah jika cara makan mereka bakal membuat lantai kotor

7. HIndari memberikan hadiah

Makan adalah kebutuhan primer semua manusia. termasuk anak-anak. Jika anda kerap memberi iing-iming hadiah. Anak akan sulit beradaptasi dengan lingkungan dan terus berharap pada hadiah. 

Anak susah makan memang kerap terjadi pada keluarga manapun. Membangun kebiasaan yang baik di awal pertumbuhan mereka jauh lebih mudah. Karena, anak yang dididik secara disiplin akan lebih memahami apa yang terbaik untuk dirinya. Sebagai orangtua, anda hanya butuh modal konsisten dan lebih bersabar saat menghadapi anak susah makan. 



Selasa, 15 Desember 2015

Anak Sulit Diatur? Orangtua Perlu Tingkatkan Skill Menaklukan Anak

Posted by with No comments
Anak sulit diatur?  Ayah bunda mungkin mengelus dada jika anak seringkali membuat ulah. Kesabaran tanpa dibarengi skill menaklukan anak tentu akan sia-sia. Jika emosi ayah bunda tidak stabil membuat amarah memuncak. Akibatnya, anak akan jadi korban. Anak-anak memang unik. Daya kreativitas yang tinggi membuat polah tingkah mereka tidak masuk akal bagi orang dewasa. Dalam rentan usia ini, ayah bunda memang harus banyak bersabar, yakinlah ketika anak sudah memasuki usia remaja, anak tidak akan membuat kesal ketika saat kecil anda berhasil menaklukan mereka. Skill apa yang perlu anda tingkatkan untuk mengatasi anak yang sulit diatur? Berikut ini penjelasannya;


1. Beri batasan 
Jika anak meminta sesuatu, mereka akan melakukan banyak cara. Berawal dari perkataan manis, merengek, teriakan, tangisan bahkan melempar barang. Apa yang anda lakukan jika mereka melakukan cara tersebut dengan harapan orangtua mau menuruti kemauannya? STOP untuk menuruti semua kemauan meski dengan dalih supaya anak cepat diam karena hal ini akan berulang terjadi hingga ketika anak dewasa kelak. 

Sampaikan batasan, misalnya anak tidak boleh membeli karena mainan itu berbahaya, atau karena tidak baik untuk kesehatan. beri jatah seminggu sekali. 

2. Tunjukkan Konsistensi yang kuat
Orangtua kerap melanggar komitmen ketika anak mulai melempar barang atau teriak histeris ketika menginginkan sesuatu. di sini, orangtua benar-benar diuji konsisten terhadap apa yang sudah menjadi kesepatan bersama, semata untuk kebaikan anak-anak di masa datang. 

3. Tingkatkan kesabaran 
Sabar perlu latihan. jika hari ini ada yang membuat anda jengkel, ingatlah betapa banyak keceriaan anak-anak yang membuat hidup anda bahagia. Tanpa anak rumah akan sepi. Tanpa anak, hidup anda tidak akan bergairah. Teruslah berlatih kesabaran, temukan cara kreatif untuk membuat anak diam. Misalnya, mengajak bersepeda, menanam bareng atau bermain yang sifatnya melibatkan fisik. 

4. Fokus pada perilaku positif
Berilah perhatian ke mereka. Libatkan diri anda secara totalitas dan fokus menemani anak. Beberapa anak sulit diatur karena minta diperhatikan. Tunjukkan perilaku positif ayah bunda. Jangan sampai amarah, tindakan kasar dan terkesan memusuhi anak. 

5. Jadilah sosok sahabat anak yang dekat dengan anak 
Istilah anak "yatim piatu" meski orangtua masih hidup banyak terjadi di beberapa keluarga. Karena kesibukan ayah bunda bekerja di luar rumah membuat anak merasa kesepian dan tidak ada kedekatan secara emosional. Luangkan waktu berkualitas tanpa gadget, tanpa televisi dan jadilah tempat curhat anak-anak. Anda harus bisa menaklukan anak, mempengaruhi anak sejak dini sebelum mereka dipengaruhi dunia luar. 

Dalam berproses menjadi orangtua, harus terus menerus meng-upgrade ilmu. Didiklah anak-anak sesuai zaman. Teknologi semakin canggih, informasi makin mudah didapat. Waspadalah, hati-hati melepas mereka sebelum anda dekat secara emosional dengan mereka. Anak sulit diatur? bukan salah anak-anak karena anak terlahir dengan bawaan karakter positif. Orangtua lah yang sehrausnya meningkatkan skill untuk menjadi orangtua yang disayang anak-anak. 


Minggu, 13 Desember 2015

Hati-hati Memberi Kemudahan Fasilitas untuk Anak

Posted by
Judul dalam postingan ini merupakan sepenggal pesan yang disampaikan Abah Ihsan sebagai pembicara Seminar Auladi parenting school yang kemarin saya ikuti. Betapa banyak para orangtua yang mudah memberikan fasilitas kepada anaknya, dengan alasan sederhana. Mereka tidak menginginkan anaknya hidup susah seperti kehidupan orangtua. Namun, faktanya, anak malah tumbuh menjadi anak yang manja dan ‘bermasalah’. 


Sabtu, 12 Desember 2015, Seminar Parenting school skala nasional yang dilaksanakan pertama kali oleh yayasan Bina Insani Kediri bekerjasama dengan Auladi Parenting School membawa pesan penting pada orangtua. Saya evaluasi diri, betapa kriteria saya dan suami masih jauh dari orangtua ‘B-E-T-U-L-A-N’. Karena belum ada bekal yang cukup, kami jadi orangtua K-E-B-E-T-U-L-A-N. 

Yahudi, memberikan pelatihan parenting selama 6 bulan kepada calon orangtua. Umat Katolik juga memiliki program yang sama. Di Malaysia, bisa melangsungkan pernikahan jika sudah memiliki sertifikat pelatihan parenting. Indonesia, bagaimana? Nyaris tidak ada program seperti itu dari pemerintah. Atas latar belakang tersebut, ustad Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari mendirikan Auladi Parenting School yang fokus menjadi sekolah untuk orangtua. Karena orangtua harus meng-upgrade ilmu terus menerus. Menjadi orangtua membutuhkan skill yang baik untuk bisa menakhlukkan anak. 

Banyak buku parenting yang sudah beliau tulis, salahsatunya “Sudahkah Aku Jadi Orangtua Shalih?”. Pengalaman beliau mengisi di 5 negara dan beberapa perusahaan besar membuktikan bahwa pelatihan ini didesain sangat dinamis sesuai perkembangan zaman dan kemajuan teknologi. Bagaimana kita menjadi orangtua yang bisa mendidik sesuai zaman anak karena sebelum anak terpengaruh dengan teknologi, anak harus dipengaruhi orangtua dengan cara menjadi sahabat anak bukan bos anak. 

Menjadi Sahabat Anak atau BOS Anak? 

Tema dalam seminar parenting kali ini adalah “menjadi sahabat anak atau bos anak”? Dalam menjalani kehidupan sehari-hari ada kalanya orangtua tidak sadar diri bahwa kebersamaan bersama anak ternyata bukan sepenuhnya menjadi sahabat anak. 

Coba saja anda amati, 

Apakah anda menemani anak saat mereka bermain dan belajar secara focus tanpa gadget ditangan?

Apakah anda, wahai ayah, pernah mengajak bersepeda bareng dengan anak?

Apakah anda, wahai bunda, sudah membacakan dongeng tanpa gadget? 

Apakah orangtua, sudah bisa melerai anak ketika bertengkar tanpa teriakan? Tanpa hentakan? Tanpa pukulan atau cubitan?

Apakah anak anda suka bercerita soal pertemanan, pelajaran sekolah atau cerita apapun tentang aktivitasnya sehari-hari?

Yang dimaksud dengan BOS Anak adalah ketika orangtua menganggap anak hanyalah sebagai investasi yang kedepannya anda berharap “return”dari hasil jerih payah anda mendidik ketika kecil. Menurut, abah Ihsan, anak adalah anugerah bukan investasi. Tanpa anak, orangtua bukanlah apa-apa. Tanpa anak, orangtua tidak punya gairah bekerja. Tanpa anak, orangtua juga tidak punya kesempatan untuk belajar dewasa melewati rintangan dalam hidup. 

Dalam sebuah hadist Muslim 4803 Dijelaskan bahwa, "

Seorang bayi tak dilahirkan (ke dunia ini) melainkan ia berada dalam kesucian (fitrah). Kemudian kedua orang tuanyalah yg akan membuatnya menjadi Yahudi, Nasrani, ataupun Majusi -sebagaimana hewan yg dilahirkan dalam keadaan selamat tanpa cacat. Maka, apakah kalian merasakan adanya cacat? 

' Lalu Abu Hurairah berkata; 'Apabila kalian mau, maka bacalah firman Allah yg berbunyi: '…tetaplah atas fitrah Allah yg telah menciptakan manusia menurut fitrahnya itu. Tidak ada perubahan atas fitrah Allah.' (QS. Ar Ruum (30): 30). Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah; telah menceritakan kepada kami 'Abdul 'Alaa Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, & telah menceritakan kepada kami 'Abd bin Humaid; telah mengabarkan kepada kami 'Abdurrazzaq keduanya dari Ma'mar dari Az Zuhri dgn sanad ini & dia berkata; 'Sebagaimana hewan ternak melahirkan anaknya. -tanpa menyebutkan cacat.- [HR. Muslim No.4803].

 Seringkali, orangtua menuntut banyak hal dari anak seperti; 

1. Anak harus jujur!

2. Anak harus pintar!

3. Anak harus patuh!

4. Anak harus kreatif!

5. Anak harus mandiri!

Coba kita evaluasi, dengan cara yang seperti apa kita bisa membuat anak memenuhi kriteria diatas? Apakah hanya dengan keteladanan?

Teladan saja tidak cukup!!! T.I.D.A.K C.U.K.U.P

Apakah dengan memberikan fasilitas kemudahan? dibelikan gadget dengan alasan anak supaya pintar?

Mmberi kemudahan fasilitas, juga awal dari kehancuran anak. Mereka dilahirkan dengan membawa karakter positif, menyukai tantangan. Jika anda memberi kemudahan pada anak itu artinya mematikan banyak potensi dan kreativitas mereka. 

Orang tua harus memahami skill menakhlukkan anak. Lima tuntutan diatas yang kerap jadi target orangtua untuk mengunggulkan anaknya dimata oranglain tentu akan berakhir dengan miris. Karena anak tidak akan bahagia meski ia sukses. Target besar yang seharusnya jadi tolak ukur adalah menjadikan anak shalih, bermanfaat bagi orang banyak.

Oleh karena itu, membutuhkan komitmen ayah bunda untuk membimbing putra/I nya dengan ilmu,  menanamkan kebiasaan yang baik dan konsisten. Sebelum anak usia 12 tahun, upayakan untuk terus dekat dengan anak. Karena setelah itu, anak akan mencari jati dirinya sendiri. Besar harapan, ketika kedekatan orangtua dengan anak sudah terbangun. Godaan apapun ketika dewasa tidak akan mudah terpengaruh apalagi era teknologi semakin canggih. 

Lantas, apa yang harus dilakukan orangtua?


Sediakan WAKTU 1821

Sesibuk apapun anda bekerja. Pasti memiliki waktu untuk keluarga. Jangan sampai anda membawa pekerjaan ke rumah. Maksimalkan untuk bercengkrama dengan anak tanpa gadget. Manfaatkan kebersamaan anak dengan bercerita, belajar, bermain. Silahkan berkreatifitas dan jadwalkan sesuai kesepakatan anak. 

JADILAH TEMAT CURHAT 

Ketika anak masih kecil terbiasa bercerita tentang aktivitasnya,  ini peluang anda untuk dekat dengan anak. Dengarkan celotehan mereka dengan sabar. Dan, buat diskusi atau obrolan hangat dengan mereka. 

 ####

Ah, masih banyak sebenarnya yang ingin saya ceritakan selain kesimpulan diatas. Tentang….tentang cara penyampaian yang khas gaya abah Ihsan. Apa adanya, sesekali meniru gaya imoet anak-anak kita yang kerap hadir di dekat kita. Celoteh anak seputar pertanyaan ganda yang tiada henti. Polah tingkah anak yang gokil banget dan obrolan hangat suami istri yang membuat saya cekikian karena obrolan mesra itu pernah hadir di rumah kami.

BAITI JANNATI…

Anak-anak adalah anugerah. Di rumah sekarang, mari ayah bunda persiapkan konsep pendidikan beserta SOP (Standar Operasional Prosedur) secara matang dan konsisten. 

Jika ingin tahu seputar auladi parenting school silahkan mampir ke www.auladi.net 



Jumat, 11 Desember 2015

Segera Lakukan Langkah Ini Jika Anak Mimisan

Posted by
Mimisan atau biasa disebut epistaksis merupakan pendarahan dari hidung yang disebabkan karena trauma pada hidung atau penyakit tertentu. Mimisan kerap terjadi pada anak, ketika anak melakukan aktivitas yang terlalu berlebih. Orangtua kerap panik melihat darah mengucur dari kedua lubang hidung si kecil. Penyebab mimisan bisa jadi karena polusi, udara terlalu panas dan kering, trauma, udara dingin, obat-obatan atau infeksi. Meski si anak tidak merasa kesakitan dan mengantisipasi penyakit lainnya, anda juga perlu waspada, segera lakukan langkah ini jika anak mimisan; 


1. Mintalah anak duduk tenang

2. Siapkan kursi, pangku si kecil dengan posisi tegak. miringkan kepala sedikit ke depan

3. Larang anak duduk bersadar karena darah mengalir ke depan belakang tenggorokan. Si kecil bisa tersedak, muntah dan batuk. 

4. selama 10 menit pencet bagian cuping. Jika anda memencet kurang dari 10 menit, ada kemungkinan darah akan keluar lagi.

5. Segera bawa ke dokter jika anak sering mimisan, jika ada pendarahan pada bagian gusi. Perhatikan, apakah sebelum mimisan anak minum obat tertentu? Jika iya, segera konsultasikan karena kandungan dalam obat kemungkinan yang menyebabkan anak mimisan. 

.
Apa saja yang bisa anda lakukan untuk mencegah mimisan pada anak? 

1. Untuk menghindari terjadi cedera pada hidung pastikan kuku anak dipotong pendek. 

2. Jaga kelembapan hidung anak dengan cairan atau salep yang bisa anda beli di apotik obat terdekat. 

3. Supaya jamur tidak berkembang biak dalam ruangan segera pasang pemurni udara.

4. Beri pelindung yang memadai ketika anak melakukan aktivitas yang rentan benturan.

5. Pastikan asupan gizi anak tercukupi karena kekebalan tubuh yang kuat jadi pelindung fisik dari serangan bakteri, jamur ataupun infeksi.


Ayah, bunda tidak perlu panik jika si kecil yang tengah asyik bermain mendadak menangis karena melihat darah keluar dari hidung. Tenangkan si kecil dan lakukan langkah-langkah diatas. Semoga bermanfaat 

Kamis, 10 Desember 2015

10 Dampak Positif Membacakan Cerita pada Anak

Posted by
Saat ini, anak-anak hidup di zaman teknologi yang sangat canggih. Segala informasi mudah diakses hanya dengan sentuhan jari. Bagi orangtua, kondisi seperti ini memang menjadi pelengkap hidup dalam menjalani rutinitas sehari-hari.Memudahkan semua urusan. Namun, bagaimana dengan anak-anak yang belum memiliki kemampuan untuk menyaring segala informasi? Sebagai orangtua, anda perlu menanamkan kecintaan anak pada buku karena sebagai pondasi awal mereka mengenal dunia informasi.

Buku adalah jendela dunia. Jika sekarang, gadget bisa memiliki fungsi yang sama dengan buku namun gadget masih dipenuhi dengan berbagai konten yang tidak bermutu dan hanya terjadi komunikasi satu arah beda halnya dengan buku yang dibacakan orangtua, terdapat komunikasi dua arah. Berikut 10 dampak positif jika anda membacakan cerita pada anak;



1. Pembentukan kepribadian 
Cerita anak yang mengandung pesan moral akan memberikan nilai-nilai positif pada anak. Sehingga, anak akan memiliki panduan untuk memfilter perilaku ketika mereka bersosialisasi dengan temannya. Otak anak akan mudah menyerap ilmu akademis di sekolah, anak juga akan mudah bergaul.


2. Ketrampilan bahasa anak makin berkembang
Membacakan cerita bisa dimulai sejak janin dalam kandungan. dan, ketika bayi pun bisa diajak berkomunikasi. Perbendaharaan bahasa anak jauh lebih banyak dibandingkan anak yang jarang dibacakan buku cerita. Anak juga akan memahami pengembangan bahasa dalam sebuah cerita, menghubungkan antara gambar, angka, peristiwa yang terangkum dalam imajinasi mereka. Walhasil, anak pun mampu mendeskripsikan suatu objek, warna, angka dan bentuk suatu benda. 

3. Kedekatan emosional dengan orangtua
Orangtua yang sering membacakan cerita anak akan terlibat hubungan fisik seperti memangku anak sambil memeluknya. Hal ini modal anak lebih percaya diri.

4. Ketrampilan motorik
Desain buku yang eye catching sangat mempengaruhi tingkat sensifitas rasa penasaran anak. Keingintauan anak terhadapa sesuatu hal yang baru padaalur cerita, gambar pada buku mendorong ketrampilan motorik anak jauh lebih baik. 

5. Pengetahuan luas 
Selain pesan moral yang tersampaikan, pengetahuan anak akan lebih luas. Berbagai gambar, rangkaian cerita dan kosa kata baru membuat anak tahu segalanya. Mereka pun akan terpacu untuk memperluas pengetahuan dengan buku cerita yang lain. 

6. Memaksimalkan kecerdasan 
Dalam proses membaca, terdapat tahapan menerima, menangkap, memahami dan menyimpan informasi yang terserap oleh memori. otk anak akan bekerja lebih aktif, simpul-simpul saraf pada otak akan terhubung dengan yang lainnya sehingga kecerdasan makin berkembang dengan baik. 

7. Makin cinta buku 
Jika sering membacakan cerita pada anak, mereka akan ketagihan membaca buku. Buku menjadi teman setia menjelang tidur dan di waktu senggang. Hal ini tentu sangat menarik ditengah serangan teknologi canggih yang membuat anak lupa waktu dengan aktivitas yang kurang bermanfaat. Sebelum mereka mengenal teknologi, pastikan anak anda menyukai buku supaya memiliki kemampuan memfilter informasi dengan baik

8. Memusatkan perhatian
Saat anda membacakan sebuah cerita, pasti ada bergama intonasi suara. kapan marah, kapan berusara lembut, kapan berteriak dan kapan bertutur halus. Dalam tahap ini, anak anda memusatkan perhatian dan biasanya akan terekam di memorinya.

9. Perkembangan informasi
Informasi yang serba instan telah tersebar di berbagai website. Ada beberapa orangtua yang memilih media teknologi sebagai pengganti buku. Namun, tahukah anda, hal ini bisa membahayakan mereka karena gadget berbeda dengan buku. Banyak sekali website ataupun aplikasi edukatif yang dibanjiri iklan dan anak pun bisa terjebak pada tombol iklan. Bedahalnya dnegan buku, anak akan terpusat pada satu tujuan yakni bahasa, menikmati ilustrasi dan alur cerita. Informasi ke anak akan mudah tersampaikan dengan baik ke dalam memori. 

10. Perkembangan sosial
Tata bahasa yang bai, pengetahuan luas dan kepribadian yang terbentuk menjadi modal dasar penting anak dalam bergaul. Tidak hanya di sekolah dasar, saat mereka remaja kelak juga akan berpengaruh. 

Membentengi anak dengan karakter yang baik adalah langkah penting yang dilakukan orangtua sedini mungking. jadwalkan waktu berkualitas anda untuk mereka. Waktu berkualitas bisa anda sempatkan saat menjelang tidur sambil membacakan cerita. Demikian 10 dampak positif membacakan cerita pada anak. semoga bermanfaat...


Rahasia Pola Asuh Agar Anak Lebih Sopan dan Beretika

Posted by
Memiliki buah hati yang sopan dan santun kepada semua orang adalah impian orang tua. Anak yang ceroboh dan tidak memiliki etika saat bergaul bisa menjadi pemicu emosi dan mengganggu psikologi. Anak yang terbiasa melakukan sesuka hati cenderung menjadi pribadi yang gampang menyerah dan mengeluh. Oleh karena itu, perlu penanaman karakter ketika masih usia dini. Mengajak anak bersosialisasi dengan baik di lingkungan mereka dan menghargai aturan didalamnya. 

Berikut rahasia pola asuh yang bisa anda terapkan jika ingin si kecil tumbuh menjadi seseorang yang lebih beretika, sopan pada siapapun; 



1. Sampaikan penjelasan apapun dengan singkat

Jika anda ingin menyampaikan penjelasan ke anak, sampaikan dengan singkat, padat dan jelas. Memberikan aturan yang muluk-muluk membuat anak merasa terlalu dipaksa. Misalnya, anda ingin mewajibkan anak tidur tepat waktu, sampaikan alasan yang ilmiah seperti baik untuk kesehatan dan perkembangan otak. Jika keduanya didapat, maka belajar di sekolah juga akan baik. 

Jika anda ingin membiasakan anak merapikan mainan. Jelaskan ke mereka, bahwa hal itu untuk memudahkan mereka menemukan mainan esok hari. 


2. Beri pujian jika anak sudah berperilaku sopan

Jangan lupa beri pujian jika anak anda berhasil merapikan kasur, melipat baju, mau berbagi sama adik dan sudah bersikpa sopan pada tamu. Jadilah orang tua yang murah memberi pujian karena itu bagian dari motivasi terbaik supaya anak terus mempertahankan perilaku baik di masa datang. 


3. Jadilah teladan yang baik

Sekedar membuat aturan memang sangatlah mudah namun secara praktek juga ternyata sulit. Jadi, pastikan anda sudah melakukan hal apa saja yang anda perintahkan ke anak. Anak jauh lebih pintar dari orangtua, mereka memiliki daya ingat yang tinggi dan kepasitas memori yang besar, aturan pertama kali berlaku adalah untuk orang tua terlebih dahulu.yang kedua, anak.  

4. Memberikan maaf

Tak jarang anak melakukan kesalahan, biasanya mereka akan larut dalam kesediahan dan ketakutan jika dimarahi. di sini emosional anda benar-benar diuji, jangan sesekali menjadikan bahan amarah namun sebaiknya pastikan senantiasa memberi nasihat pada anak tentang perilaku sopan Manfaatkan peluang anda untuk bersikap tenang pada anak. Hal ini akan menjadi contoh bagi anak ketika suatu saat mereka dihadapkan masalah.

Jika anda melatih pola asuh diatas sedini mungkin. anak memiliki persiapan yang matang saat mereka masuk sekolah dan bersosialisasi dengan teman dan guru. Semua tidak bisa intans, konsisten dan komitmen ayah bunda dibutuhkan untuk 'mencetak' anak lebih sopan dan beretika saat bersosialisasi.