Wisata Budaya di Nusa Dua

Posted by with 2 comments
Pantai Nusa Dua, Bali, terkenal dengan kebersihan dan keindahannya. Banyak hotel dan penginapan di Bali di tepian pantai, bahkan masing-masing resort memiliki pantai pribadi untuk para tamunya. Sejak tahun 1970, wilayah Nusa Dua termasuk ke dalam BTDC atau Bali Tourism Development Corporation milik Pemerintah yang dipisahkan lokasinya dari masyarakat di wilayah tersebut. 

Wisata pantai, sudah tentu menjadi tujuan utama para tamu. Akan tetapi, sebenarnya kita bisa melakukan wisata budaya di Nusa Dua, mengingat Bali adalah salah satu pulau yang sangat menjaga adat dan tradisinya. Begitu menjejakkan kaki di Bali, kita akan langsung melihat wajah tradisional Bali yang kental dengan nuansa Hindu, termasuk suasana di Nusa Dua. 

Tari-tarian tradisional khas Bali, seperti Tari Kecak berpadu dengan koreografi modern juga bisa Anda saksikan di sini. Ditampilkan juga tarian dari daerah lain, sebut saja Tari Saman asal Aceh. Anda yang merindukan tontotan tarian tradisional yang sudah amat jarang kita saksikan, harus memesan tiket Devdan Show dari jauh hari. Dengan begitu, kita akan menghargai kekayaan tradisi dan budaya bangsa. 

Tentu saja selain wisata budaya, Anda masih bisa mengunjungi tempat-tempat lain, seperti wisata belanja di Bali Collection, Pantai Nusa Dua yang bersih dan indah, atau bahkan cukup bersantai di hotel yang Anda pilih, seperti Sofitel Nusa Dua Bali, hotel bintang lima di kawasan Nusa Dua yang menjanjikan pengalaman menginap yang luar biasa, dengan arsitektur hotel yang menyerupai hutan tropis nan rimbun pepohonan hijau. Perjalanan Anda pasti akan menjadi amat berkesan, dan anda bisa langsung memesan hotel Sofitel Nusa Dua Bali melalui aplikasi Traveloka.


Foto 3: Sofitel Nusa Dua (sumber: luxviz.com) 

Setelah menyimpan barang di penginapan di Nusa Dua yang telah kita pesan, tentunya kita bisa langsung berwisata. Ini dia beberapa pilihan menarik obyek wisata yang bisa Anda kunjungi: 

Ø Museum Pasifika 

Bila kita ingin menyaksikan ratusan karya seni dari seniman-seniman yang berasal dari 25 negara, maka kita wajib melangkahkan kaki di Museum Pasifika ini. Masih berlokasi di dalam Kompleks BTDC Area Blok P Nusa Dua, Museum Pasifika memajang lukisan-lukisan indah karya pelukis-pelukis legendaris dari Indonesia maupun mancanegara. Sebut saja, Affandi, Nyoman Gunarsa, Anton Huang, Sudarso, dan lain-lain. 

Foto 1: Museum Pasifika (sumber: anythingbali.com) 

Museum yang luasnya 12.000 m2 ini buka dari jam 10.00-16.00 WITA akan memanjakan mata Anda, para pecinta seni. Tahun 2006, Moetaryanto dan Philippe Augier mendirikan museum ini yang kemudian menjadikannya sebagai museum seni terbesar di Asia Pasifik yang berada di jantungnya Bali. Koleksi lukisan yang ada di museum ini memang berasal dari wilayah Asia dan Pasifik. 

Tak hanya lukisan, museum ini juga menyimpan koleksi benda seni seperti patung, tekstil, dan lain-lain. Hebatnya lagi, museum ini meraih penghargaan Wonderful Indonesia Award 2011 dan Traveller's Choice 2013 dari sebuah situs rekomendasi tempat wisata. Masing-masing karya seni dikelompokkan menurut asal negaranya ke dalam bangunan berbentuk persegi panjang ini, dengan 8 paviliun dan 11 ruangan. 

Misalnya saja, karya yang berasal dari seniman Indonesia dimasukkan ke dalam ruangan Indonesian Artistik, sedangkan karya yang berasal dari seniman Belanda yang tinggal di Indonesia dimasukkan ke dalam ruangan Dutch Artist in Indonesia. Sayangnya, koleksi ini hanya bisa dinikmati di tempat dan tidak boleh diabadikan kecuali di ruangan 6 dan 9 (Temporary Exhibition dan Premier Art of Vanuatu and Pacifics Island). 

Jadi, memang Anda harus datang sendiri dan menikmati karya-karya seni legendaris ini dengan mata kepala sendiri. Kecantikan dan keindahan Bali akan tampak semakin sempurna meresap ke dalam jiwa Anda. 

Ø Devdan Show di Teater Nusa Dua 

Anda suka menyaksikan pertunjukan teater? Jangan lewatkan kesempatan menyaksikan tarian Devdan yang merupakan perpaduan tari tradisional Indonesia dan modern kontemporer, diiringi dengan atraksi akrobatik yang menggunakan kostum memikat dan pencahayaan yang canggih. Tarian ini ditampilkan di Teater Nusa Dua, atau lebih lengkapnya lagi bernama Bali Nusa Dua Theatre Devdan Show. 

Foto 2: Devdan Show (sumber: devdanshow.com) 

Kapasitas gedung untuk 700 orang dengan empat kategori: VIP, A, B, dan C sesuai harga tiketnya. Pertunjukannya sendiri ditampilkan sebanyak empat kali dalam seminggu, yaitu hari Senin, Rabu, Jumat, dan Sabtu. Anda akan dibuat terpukau selama kurang lebih 90 menit oleh aksi tari yang cantik, indah, dan energik. Yuk, siapkan diri Anda untuk mengenal lebih jauh seni dan budaya Bali lainnya. Happy trip!


2 komentar:

  1. nusadua bali dari dulu memang terkenal sih hehe

    btw ke theater itu kena biaya berapa mbak?

    BalasHapus
  2. Bali memang tak ada matinya,
    selalu ingin kembali.
    thank

    BalasHapus

Silahkan jika anda yang ingin komentar, namun tolong gunakan bahasa yang sopan.