Metode Wafa, Membaca Alqurán Makin Mudah dan Menyenangkan

Posted by
Metode wafa merupakan salah satu cara mengajar mengaji yang berbasis otak kanan. Tahun 2013, saya mengenal wafa, menjadi guru Al quran di sekolah islam terpadu Bina Insani Kota Kediri. Banyak sekali hal baru tentang ilmu alquran yang saya ketahui. Bagaimana sebuah metode, bisa "menyampaikan"dengan mudah dan tepat sasaran. 

Jika kita flashback ke masa kecil kita, mungkin kita merasakan hal yang sama, belajar sekedarnya, asal tahu saja, asal bunyi makhroj dan asal tahu tajwid dasar. itu saja kita kelas tingkat sekolah dasar (SD) mau  ngaji aja, orang tua dah seneng banget, ya nggak? hehe....Lanjut cerita tadi ya. Sejak tahun 2010, Sebelum wafa, para guru concern di metode ummi. Seperti halnya dengan wafa, Untuk menjadi guru alquran yang 'legal' harus memenuhi banyak persyaratan, lolos ummi 1,2,3,4,5,6 hingga tajwid. Di akhir kelulusan harus mengikuti ujian langsung dari ustad tim ummi hingga berujung pada sertifikasi ummi yang dilakukan selama hampir satu bulan. 



Tak perlu menunggu satu tahun, saya bisa lolos hingga sertifikasi dengan metode ummi. Alhamdulillah, bekal mengajarkan alquran pun saya raih dengan lancar. Perjuangan ini tidak lepas dari lelahnya saat kuliah dulu. Di sela-sela padatnya jadwal kuliah, saya nyambil ngaji ke sana sini.  Dapatlah guru ngaji seorang hafizah yang cara ngajarnya sangat keras. Tak jarang, saya pulang dengan langkah gontai, bercucuran air mata karena satu makhroj tidak betul, atau lidah ini rasanya sudah kaku dan kelu. 

Ngaji alquran ternyata tidak sekedar asal tahu dan prakteknya zonk. seperti halnya speaking dalam bahasa inggris, berlatih terus dengan menerapkan ilmu makhroj yang didapat dan menghafal banyaknya ilmu tajwid. Metode wafa adalah bentuk pengembangan dari metode ummi. Dalam ranah ini saya tidak bisa menjelaskan secara gamblang bagaimana proses transisinya. karena metode bacaan alquran selalu bersifat dinamis. melakukan pembaharuan demi kemudahan proses pembelajaran dengan sempurna oleh peserta didik. 

Metode wafa ataupun metode ummi tidak hanya fokus ke anak sekolahan, remaja, orang dewasa bahkan pemula yang belum mengerti bacaan alquran bisa dengan mudah memahami dan mengikuti tahapan.

Nada yang dipakai metode ummi ini adalah nada rasm. perkenalan saya dengan metode ummi sebenarnya membuat saya jatuh hati, peserta didik memang mudah sekali memahami, tegas dalam melafalkan dan mudah menghafalkan. output dari metode ini peserta didik diwisuda telah hafal juz ke 30 saat kelulusan Sekolah dasar. Fatih namanya kini jadi siswa teladan di salah satu sekolah tahfid dan lulus SMP telah menyelesaikan 30 juz. Dengan metode ummi, saya pernah lihat ada salah satu orang tua membimbing putrinya dalam lomba tahfizd indonesia. 

Metode wafa, berevolusi memberikan banyak inovasi. metode wafa ini juga memiliki kelebihan untuk mengenalkan anak pada urgensi membaca alquran melalui cerita. Alhamdulillah, sekarang pun saya dapat amanah mengajar WAFA untuk ibu-ibu (bagi saya ini lebih menantang karena faktor usia juga) tentu berbeda sekali dengan saya mengajar siswa SD-SMP saat itu. Ingin tahu gimana model pembelajarannya metode wafa, tunggu postingan selanjutnya yaa....pembahasan saya nanti hanya sebatas proses pembelajarannya bukan teknis membacanya karena harus bertemu langsung untuk bisa menilai makhroj (tempat keluarnya huruf hijaiyah).