Hati-hati, 10 Faktor Berikut Bisa Meningkatkan Resiko Pembekuan Darah

Posted by with No comments


Pembekuan darah bisa berujung kematian apabila tidak segera ditangani secara tepat. Darah bersifat cair, ketika ia membeku dan mengeras jadi padat maka telah terjadi pembekuan darah. Tentu hal ini sangat menakutkan. Secara medis, pembekuan darah ada beberapa jenis, darah terbeku di vena dalam bagian tubuh seperti bagian kaki. darah beku seperti ini berjalan ke paru. Hal ini dapat menyebabkan embolisme paru (PE). Jika tidak diatasi pembekuan darah dapat berakibat fatal. Nah, supaya terhindar dari pembekuan darah, hindari 10 faktor berikut karena dapat meningkatkan resiko pembekuan darah. 

1. Duduk lama tanpa jeda
Era digital seperti sekarang rawan sekali dengan aktivitas tanpa melibatkan fisik. Misalnya, bepergian dengan pesawat, mengendarai mobil, motorm lama di depan komputer/laptop/gadget. Cara mengatasinya, berdirilah dan bergerak 30 atau 40 menit waktu duduk. Lemaskan otot otot kaki, renggangkan dan panjangkan kaki karena dapat membantu peredaran darah kembali lancar. 

2. Kehamilan
Menjalani masa kehamilan akan terjadi tekanan di bagian vena panggul dan kaki, biasanya terjadi sampai usia kelahiran. Jumlah ekstrogen akan meningkat, pembekuan darah pun bisa terjadi. Cara mengatasinya dengan aktif bergerak, berjalan, yoga dan olahraga khusus ibu hamil hingga melahirkan. 

pembekuan darah di otak


3. Obesitas dan tinggi badan
Perempuan yang tingginya lebih dari 170 cm dan laki-laki lebih dari 180 cm memiliki resiko yang tinggi karena makin jauh bagi darah melakukan perjalanan melakukan grativasi. Penurunan sirkulasi darah dapat menyebabkan darah menurun. Begitu juga dengan obesitas, memiliki resiko yang sama. 

4. Irama jantung tidak beraturan
Hal ini memang jarang bisa dirasakan seseorang karena susah terdeteksi, padahal konsisi seperti ini dapat menyebabkan pembekuan darah. Darah yang dipompa ke ventrikel akan terhalangi. Darah lamban dan beku.


5. Pil KB
Masih kah anda minum pil KB? Tahukah anda pil yang anda minum mengandung ekstrogen dan progrestin dapat menyebabkan resiko penggumpalan. 


6. Kanker
Berdasarkan penelitian, kanker otak, usus, pankreas, paru paru, ginjal memiliki resiko tinggi terkena pembekuan darah. Bahkan, bentuk kemoterapi dan pengobatannya dapat meningkatkan kemungkinan pembekuan darah. 


7. Merokok
Kandungan bahan kimia dalam rokok dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan menyebabkan darah beku. 


8. Pasca Operasi 
Jika anda usai melakukan operasi terutama pada pinggul, perut bagian bawah dan kaki dapat menyebabkan pembekuan darah. Dalam proses operasi memang tubuh dalam keadaan diam dan tidak bergerak. risikko pembuluh darah akan menyebabkan produksi darah beku. 


9. Keluarga
Riwayat keluarga juga kadang amewarisi resiko pembekuan darah yang ditunjang adanya penyakit lain seperti ginjal. sindrom antifossolipid (kondisi autoimun) dan masalah dalam vena cava inferior (vena) besar yang membawa darah dari tubuh bagian bawah ke jantung. 


10. Usia
Pembekuan darah dapat terjadi pada usia berapapun. Makin tua, semakin berisiko.

Penyebab pembekuan darah di otak akibat benturan bisa saja terjadi pada anak-anak yang aktif bergerak. Tetaplah waspada menjaga anak-anak. Obat pembekuan darah bisa diberikan apabila dalam penanganan dilakuakn secara cepat dan tepat. Semoga informasi ini bermanfaat bagi anda dan keluarga



0 add comment:

Posting Komentar

Silahkan jika anda yang ingin komentar, namun tolong gunakan bahasa yang sopan.