Candi Lor, Candi Plaosan Lor Nganjuk Kota Angin

Posted by with 2 comments
Candi lor tidak seperti candi pada umumnya yang terbuat dari batu. Candi palosan lor terbuat dari batu bata merah. karya seni ini menjadi bukti sejarang berdirinya kota Nganjuk, Lebih tepatnya tanggal 10 April. Candi lor bercorak Hindu, dilancir dari wikipedia, raja Mataram Hindu memerintahkan Rakai Hinu untuk membangun sebuah bangunan suci bernama Srijayamerta. Tujuannya, sebagai tanda penetapan kawasan anjuk ladang yang kini bernama Nganjuk. Jika anda ke sini, akan mengetahui historis seputar kota angin. 

Candi lor candi plaosan lor rejo nganjuk

Area candi lor ini jika dilihat dari uar tidak tampak seperti obyek wisata karena candi sudah mengalami kerusakan dan tidak ada proyek pemugaran sama sekali karena memang candi ni terbuat dari batu bata yamerah yang sulit dibentuk kemabli beda dengan candi lain yang terbuat dari batu. mungkin jug karena pemerintah sengaja tidak melakukan perbaikan supaya tampak alami membuktikan adanya nilai sejarah . Candi ini berdiri atas tanah seluas 42 x 39,4 meter 91654 meter persegi), luas soebasemen (alas) 12,4 x 11,5 meter (142,6 meter persegi) dan tinggi candi lebih kurang 9,3 meter.
Candi lor candi plaosan lor rejo nganjuk

Candi rejo biasa orang menyebutnya, menjadi obyek wisata yang mengandung nilai sejarah. saat saya berkunjung ke sana sangat sepi, hanya ada 4 anak muda yang mojok sambil ngobrol. ada sebuah pos penjaga yang digunakan sebagai tempat tinggal (karena ada kasur juga dalam pos tersebut)

Jalan menjunu candi lor sangat mudah dijangkau, lebih muda naik kendaraan pribadi kalaupun anda nik bis bisa turun di dekat Loceret. Candi lor Nganjuk juga kerap disebut candi boto. terlihat seperti tumpukan bata merah. ada dua arca yang ada di dalam candi tapi sudah dipindahkan ke musemum Anjuk Ladang supaya terjaga keamanannya. 

Seperti halnya cerita candi yang lain, sebuah lokasi yang terdapat candi menandakan adanya kehidupan makmur di sekitar area. di candi lor ini, akan akan menemukan eksotika alam di sekelilinginya. karena candi lor terletak di tengah persawahan warga. 

Smbil menikmati alam, akan amenikmati sepoinya angin yang bertiup ketika matahari menyengat. kebetulan saat saya datang ke candi lor memang tepat pada jam 12.00 siang jadi slumayan panas dan bawa anak-anak makin terasa panasnya. hehe #karena si kecil minta gendong terus. Anda akan disambut pula dengan juru kunci yang memahami cerita peninggalan bersejarah tersebut. ada Mpu Sendok yang merupakan raja dari kerajaan mataram kuno. 

Di era modern seperti sekarang, candi lor masih digunakan sebagai tradisi ritual warga sekitar. Masyarakat sekitar Nganjuk juga masih menghargai nilai-nilai budaya serta warisan sejarah tempat tinggal mereka sendiri dengan cara ikut serta menjaga candi ini agar tetap lestari dan bisa dijadikan objek wisata yang indah dan diminati banyak orang.



2 komentar:

  1. candinya sudah benar-benar tinggal reruntuhan ya mba..tapi semoga warisan leluhur ini bisa tetap terjaga..

    BalasHapus
  2. Aamiin...iya mbaa...ga kebayang ya para leluhur dulu gimana buatnya, eksotika karya seninya luar biasa

    BalasHapus

Silahkan jika anda yang ingin komentar, namun tolong gunakan bahasa yang sopan.