Korupsi di Mata Siswa Es Em Pe

Posted by with 1 comment
Usai mengulas habis soal UTS, saya coba bikin tantangan ke siswa untuk membuat ‘coretan’ mengenai korupsi. Masalah ini lagi naik daun di media mana pun. Masalah yang bikin masyarakat biasa gerah, gemes pengen berkomentar banyak. Mungkin korupsi jadi sorotan orang dewasa. Anak kecil atau remaja tak mau tahu soal beginian, mereka hanya tahu betapa asyiknya dunia mereka. Nah, rasa penasaran saya akan ‘pendapat’ para remaja soal korupsi jadi agenda khusus proses pembelajaran hari ini.

Apa sih korupsi?

Kontribusi apa yang bisa kamu berikan untuk memberantas korupsi?

Adakah harapan untuk Indonesia Bersih dari korupsi?

Heeeei, seputar tiga pertanyaan di atas yang saya sodorkan ke semua siswa. tak butuh waktu lama untuk sekedar corat coret, dengan segala pengetahuan mereka tentang kondisi pemerintah, para pejabat atau hukuman yang pantas untuk korupsi tumpah pada tulisan yang minimal hanya 2 paragraf.

Dua paragraf? Sedikit banget? Ehm, mereka mau nulis saja, saya sudah seneng lho. 




Tak terduga. Banyak hal yang mereka tuturkan tentang korupsi. beberapa point penting yang saya ‘petik’ dari luapan hati mereka adalah (meski kalimatnya tidak sama persis, saya menyimpulkan pendapat mereka)

@ Zahra : korupsi akan berdampak buruk pada kesejahteraan rakyat kecil. Rantai kemiskinan tidak akan pernah putus karena harta para pejabat tertimbun pada dinasti-nya.

@ Faris : saya akan bersikap jujur dan tidak berbohong

@ Rofi : saya tidak akan mencotek, bersikap jujur serta rajin belajar

@ Irba : mengamalkan ajaran agama sebaik mungkin supaya terhindar dari jerat korupsi

@Khansa : belajar hidup zuhud karena mementingkan kehidupan abadi yakni akhirat

Masih banyak coretan lain mengenai korupsi yang tidak bisa saya tuliskan di sini. Sebanyak 26 siswa ternyata punya ragam celotehan yang berbeda dan unik. Dan, pada tulisan terakhir, adakah harapan menuju Indonesia bersih dari Korupsi? Semua jawaban siswa sama, Indonesia punya harapan.

Meski kegiatan sederhana dan hanya menuliskannya, saya sangat tertegun. Kepolosan mereka bicara tentang korupsi adalah bukti bahwa masa remaja adalah masa yang tepat menumbuhkan jiwa nasionalisme yang kuat. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi 20 tahun yang akan datang? Jika saja mereka nanti menjadi orang penting di negara ini, semoga mereka masih ingat dengan tulisan mereka tentang korupsi.



1 komentar:

  1. mudah2an idealisme itu terus kebawa sampe mereka dewasa, tua, dst ya mbak.. soalnya ada juga kan orang skarang berkoar2 memberantas korupsi, ketika ada kesempatan eh korupsi juga

    BalasHapus

Silahkan jika anda yang ingin komentar, namun tolong gunakan bahasa yang sopan.