Future or Present?

Posted by with 3 comments
Kali ini bukan bicara soal grammar, future tense atau present tense. 

Pilih mana mikir future atau present? Keduanya merupakan tipe tipikal manusia menurut pemikiran Philip Zimbardo yang tertulis di bukunya The Secret Power of Time. Manusia yang bertipe future cenderung cemas dan lebih memikirkan kondisi masa depannya. Berbeda dengan manusia yang memiliki tipe present, ia menjalani hari-hari dengan santai tanpa memikirkan masa depan. Ia sudah merasa bahagia dengan apa yang dia peroleh.



Inspirasi dari Teater Keliling

Posted by
Usai melihat tayangan Kick Andy tanggal 27 September 2013 yang bertajuk Cinta Indonesia, saya merasa takjub sekaligus menyadari betapa ‘kurangnya’ kontribusi saya pada Indonesia. Tidak perlu menjangkau skala internasional, untuk lingkungan hingga keluarga pun masih jauh dari nilai plus. Sebagai ibu urmah tangga yang lulusan Sarjana merasa tidak berguna. Eh, belum ada ukuran standar ya. Atau, mendapatkan materi untuk keluarga menjadi tolak ukur?

Bukan. Bukan ini maksudnya, tentu lebih pada karya yang bisa kita hasilkan. Lebih dari sekedar masak, mencuci, nyapu atau ngepel.

LG G2, Smartphone Ajib nan Ergonomis

Posted by with No comments
Smartphone, sekarang jadi salah satu barang yang diincar banyak orang. Tidak bisa dipungkiri, produk teknologi canggih yang satu ini memang turut andil dalam memudahkan pekerjaan kita. Terutama untuk komunikasi dan internet misalnya Call, SMS, browsing, Jejaring Sosial, Email, Messenger atau chatting, Webcam, dan Video Call.

WAFA : Ajaibnya Dongeng Saat Mengaji

Posted by with 8 comments
Anak malas mengaji? Terlebih jika anak masih duduk dibangku taman kanak-kanak atau sekolah dasar? Jangan khawatir, cerita ini bisa anda jadikan tambahan referensi saat mengajar. 

Memasuki jam pelajaran Al-Quran, siswa berlarian menuju tempat kelompoknya. Saya pun sudah menenteng alat peraga dan perangkat metode pengajaran WAFA. Untuk menertibkan siswa saja saya membutuhkan waktu 10 menit, karena memang sebagian siswa termasuk anak super yang doyan banget bermain. Berlari, melamun, duduk di meja, bertingkah aneh mencuri perhatian siswa lainnya itu sudah hal biasa. Ada 1 siswa yang bikin saya gemes, namanya Azia, pasalnya sudah 2 hari ini dia mogok ngaji. Tidak ada alasan, dia hanya mengunci rapat mulutnya saat saya dan guru pendamping mengajaknya ngaji secara individual bukan baca simak. Sekali, dua kali, berkali-kali tidak mau juga.