Ingin Berwisata? Ke Banyuwangi Aja….

Posted by with 6 comments
Kamu suka berwisata? Hobi traveling? Hmm….sepertinya kamu perlu mengunjungi  obyek wisata seru di Banyuwangi. Pemandangan alam di Banyuwangi terhampar luas dari ujung Barat sampai Timur. Keindahannya memukau. Di jamin deh kamu tidak akan nyesel jika datang ke sana. Awas! malah bisa ke tagihan ingin berwisata ke sana lagi karena kamu akan dimanjakan si Triangle Diamonds. Hah? Apa itu? 
 Triangle Diamonds itu istilah keren yang sengaja di-booming-kan oleh Banyuwangi untuk mengenalkan keunggulan tiga obyek wisata yakni Kawah misterius dari kawah Ijen, pantai Plengkung yang kerap diburu para surfer karena gulungan ombak yang begitu dahyat bagi penyuka tantangan dan Taman Nasional Alas Purwo. 


Ketiga obyek wisata asli banget dari alam lho, nggak salah kalau pemkab Banyuwangi mengusung konsep ekowisata karena didukung kondisi geografis. Coba saja mampir ke Kawah Ijen, Ceeeess…..hawa sejuk merasuk pori-pori kulit, mata kamu akan dimanjakan panorama alam nan hijau, eits kamu dapat melihat kegiatan penambangan belerang dari dalam kaldera berkedalaman 100 meter yang cuma bisa diangkut manusia. *tuh, kebayang, kan serunyaaa….!

Ingin ke pantai? Ke G-Land aja! Yup, julukan dari Pantai Plengkung ini memang terkenal dengan ombak yang cukup besar, tinggi ombak berkisar 4-5 meter. Wah, kalau belum mahir berselancar, jangan coba-coba ya? bisa hilang ditelan ombak ^_^

Kalau berkunjung ke sana, jangan harap ketemu tempat hiburan malam karena pihak pemkab Banyuwangi tengah berusaha mempertahankan kultur masyarakat. jadi, di sana jauh dari hingar-bingar keramaian kota. Para wisman akan disediakan kamar kosong di rumah-rumah penduduk sekitar. Jadi, tidak ada perizinan untuk mendirikan hotel, mal atau apapun yang bisa mematikan potensi daerah. 

 Banyuwangi I’m In Love

Alhamdulillah, tiap tahunnya saya berkesempatan mengunjungi Banyuwangi. Suami asal Banyuwangi, lebih tepatnya dari Desa Jajag. Mudik saat lebaran jadi momentum yang selalu saya nantikan meski sampai sekarang saya belum bisa menikmati triangle diamonds yang saya sebutkan di atas. Maklum lah jatah liburan seorang PNS tidak banyak, paling mentok liburan itu hanya seminggu apalagi lebaran adalah waktu silaturahim ke saudara-saudara.Walhasil, saya hanya bisa berwisata ke beberapa tempat yang bisa dijangkau dari Desa Jajag dan sekitarnya.

 Eh, tentu tidak akan mengecilkan niat saya loh untuk mengunjungi obyek wisata lainnya. Suatu saat saya bakal mampir ke sana! *Insya Allah*

Ada beberapa tempat yang saya kunjungi saat lebaran kemarin. Tempat asyik yang tidak saya temukan di Kota kelahiran saya—Kediri--- apa saja?

1            1. Sayu Wiwit (depan kantor Kabupaten Banyuwangi)
Bukan. bukan obyek wisata tapi kalau menurutku ‘wisata maya’ yang bakal dibuat mabok karena tersedia akses internet WiFi gratis. Hehehe….
Sayu Wiwit ini nama lokasi tersebut, kata pak dhe ku asli suku Osing, Sayu wiwit itu diambil dari sejarah yakni srikandi Blambangan, sosok wanita dari desa Blambangan yang memimpin dalam peperangan. Wanita gagah perkasa yang memiliki kemampuan membakar semangat para prajuritnya.

Anyway, saya suka di sini, punya kenalan banyak. Mereka—warga Banyuwangi—yang suka nongkrong menikmati WiFi gratis. Eh, jangan kaget ya, di beberapa titik lokasi memang disediakan WiFi gratis. Diprediksi akan tersebar 10 ribu WiFi gratis. Ini bagian dari program Pemkab Banyuwangi dalam melakukan branding lewat internet. Ya, biar warganya nggak gaptek juga.

2.    Pulau Merah
Awalnya memang tak ada niat mau mengunjungi obyek wisata yang satu ini. Ketika itu saya dan keluarga Banyuwangi pergi ke daerah Pancer untuk silaturahim, saya lihat ada plang bertuliskan ‘pulau merah’. Iseng saya tanya ke suami, eh ternyata pulau merah jadi tempat alternatif selain pantai Plengkung loh, buat para peselancar pemula atau amatiran yang ketinggian ombaknya hanya 2 meter. Di sana banyak pengunjung yang terlihat masghul bermain volli pantai dan paralayang. Saya dan keluarga memilih ‘minggir’ ke tepian, menikmati kejaran air dari tepi. Si sulung senengnya minta ampun sampai nggak mau pulang loh, rengek minta balik ke pantai. Hadewww…..


3.    Istana Gandrung
Ke Banyuwangi bingung nyari oleh-oleh buat keluarga? Jangan khawatir, kamu bisa mengunjungi Rest Area “ISTANA GANDRUNG”. Di sini pusatnya oleh-oleh, kerajinan dan kuliner khas Banyuwangi. Ingin makan siang? Wuih, di sini tempatnya menu yang beragam dan lezat. Ingin bawa camilan khas? Ada juga! Ingin beli kerajinan hand made warga Banyuwangi? Lengkap deh di sini. Oh ya, serunya lagi, kamu bisa istirahat sambil menikmati kesenian Gandrung khas Banyuwangi * sayang banget, saat itu panggung kosong, belum klop jadwalnya


Disepanjang jalan, saya lihat logo LOVE---I LOVE BANYUWANGI— ternyata ini jadi strategi untuk mengukir kecintaan pada Banyuwangi dari alam sadar para pengguna jalan. Terutama, kecintaan warga Banyuwangi pada daerah kelahirannya.

Wuuaah….bangga ya punya daerah yang kaya akan alam, budaya dan kesenian? Masih penasaran dengan obyek wisata di sana? Yuk, buruan datang ke Banyuwangi dan buktikan sendiri!   

6 komentar:

  1. waduh, jan sedep tenan, liburan guyup rukun sak keluarga, jan marai kepingin....

    btw, Itu tulisan Istana Gandrung kenapa huruf I dan D warnanya beda yah? apakah njenengan tau sebabnya mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ndang nikah to cak, eh jeli banget ente, nggak ngerti itu kenapa ya?

      Hapus
  2. wah, setuju banget dengan keputusan pemkab ga bangun mal dan hotel yang mematikan pasaran. Pulau merahnya bisa jadi rekomendasi neh kalau ke Jawa Timur :)

    BalasHapus
  3. setuju dg kebijakannya utk tetap mempertahankan kultur masyarakat. Terutama jgn ada mal, deh :)

    BalasHapus

Silahkan jika anda yang ingin komentar, namun tolong gunakan bahasa yang sopan.