TDA Kediri : Aku, satu-satunya peserta wanita

Posted by with 3 comments
               Nekat, mungkin kata ini yang pas buatku saat itu. Jujur, baru sekali gabung di komunitas bisnis skala nasional, aku cukup berbangga dan kadang ragu juga menghantui pikiran. Bagaimana tidak, dari 30 peserta aku satu-satunya wanita. Ciyee….ciyee…ciyee..
             Womenpreneur nich??? Ups, belum pantes aku diberi gelar itu. Aku masih dalam proses mendesain mindset. Memang latihan wirausaha sejak kuliah, tapi kebanyakan gulung tikar. Nggak tahu kenapa belum bisa fokus, Allah belum ngasih jalan buatku. Tapi, aku nggak boleh nyerah, makanya untuk memperkaya ilmu bisnis, TDA menjadi pilihan tepat untuk menimba ilmu ini. Nggak PEDE sebenarnya nggak ada kawan yang sesama jenis, untung aja suami ikut mendampingi. Huhuy….suuuuiiit….suiiiiit…… oya, Alhamdulillah juga ada pengurusnya, 1 wanita yaitu bu Reni, owner PLAZA DINAR KEDIRI. Come on bu Reni, jadi SRIKANDI TDA bersamaku….1 tahun kedepan omset bisnis kita naik 100% (lho, belum apa2 aku kok PD banget sih ^^). Namanya juga semangat….ciyaaaat …..ciyaaaa

Bisnis Tak Sekedar Cari DUIT Banyak
DUIT  bagi kebanyakan orang  zaman sekarang sangat begitu berharga. Gak duit kagak bisa hidup. Qiqiqi                        
            Ya, nggak bisa dipungkiri semua beli pake duit.  Tak jarang,  orang gila duit. Makanya ada yang punya prinsip “bahagia itu punya duit banyak”. Ehm, tapi benar nggak ya? Menurutmu? Kalo aku??? Ehmmmm….(belum ngasih jawaban deh, sssssst……  yang jelas aku masih butuh duit mpe sekarang. hehehe)
            Tulisan ini nggak bahas soal DUIT. Tapi tentang pengalamanku tadi malam, ikut agenda perdana komunitas bisnis TDA-TANGAN DI ATAS cabang Kediri membuat mata hatiku terbuka. Aku bisnis bukan karena kaya- meski aku pengen kaya- tapi lebih pada keberdayaan diri dan memperdayakan orang sekitar apalagi seorang muslim. Wajib. Meski … aku akui bisnis itu sulit, bisnis itu kudu konsisten, bisnis itu nggak boleh tergesa-gesa, bisnis itu antara sabar dan syukur.  Salut buat temen2 TDA dimanapun berada, yang istiqomah…”apapun yang terjadi, tetap bisnis!” Wooow, statement yang DAHSYAT, butuh perjuangan yang DAHSYAT pula. Untuk eksistensi kita memakmurkan bumi dan menjunjung tinggi Kalimah Ilahi lewat berbisnis mengikuti sunnah Nabi. Lebih spesifiknya, mengikuti jejak Khadija. So, bisnis bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk kemaslahatan orang banyak. 


3 komentar:

  1. aslm mbak, salam kenal saya dhany baru pindah ke kediri. kalo mau gabung di tda apa harus punya bisnis dulu? kaloyg masih berencana buka usaha apa sudah boleh gabung? thanks :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam wr wb

      Salam kenal juga mbak Dhany,selamat datang di Kediri.
      Untuk gabung TDA Kediri,siapa saja bisa mbak,baik yang sudah punya bisnis maupun yang belum punya. TDA Kediri baru berumur hampir 1 th mbak
      Untuk agenda rutin kita ada Kopdar setiap 1 bulan sekali. Tgl 11 Mei kemarin,kita baru saja mengadakan workshop di hotel LOTUS GARDEN dg tema HOW TO GROW YOUR BUSINESS pemateri Bapak Teguh Wibawanto (Owner Hydro dan Vice President TDA Pusat). Untuk agenda Kopdar bulan Mei ini Insya Allah segera menyusul. Selain itu ada juga KMM (Kelompok Master Mind) setiap 2 minggu sekali.
      Untuk Info lebih lanjut tentang TDA Kediri bisa menghubungi CP. Reni (Plaza Dinar Kediri) 08179706613
      Atau bisa mengunjungi web TDA Kediri, www.tdakediri.com

      Terima kasih

      Hapus
  2. Mbak, salam kenal yaaa..makasi infonya,

    BalasHapus

Silahkan jika anda yang ingin komentar, namun tolong gunakan bahasa yang sopan.