Cemburu bukan hanya karena wanita…

Posted by
Pernah nggak sih cemburu ? ehm…gmn rasanya? Benci, jutek, atau sampai nangis2 githu? Yang jelas galau banget ya…
Cemburu bukan saja pada wanita, cemburu bisa terjadi pada hal-hal apapun yg menyebabkan kita merasa tidak diperhatikan. Sejak dua pekan terakhir, suamiku tiap sabtu dan minggu sibuk tugas di luar kota, maklum lah PNS. Hari Sabtu dan Minggu jadi hari favorit. Apalagi senin sampai Jum’at kerjaannya nglembur, berangkat pagi pulang malem. Nah lho….(apalagi anak-anak masih bayi dan balita).

Satu Saja

Posted by


Aku termakan oleh masa


Seakan tak ada lagi munajat, tak ada rindu


Aku pernak berontak, dengan cepat pula aku syukur


Aku jauh….


Merasa, takut. Rindu. Cinta. Semua rasa




Duhai, hingga kini aku menunggu bisikan-Mu


Apa yang Kau inginkan dariku?


Satu saja, aku akan berusaha semampuku tuk menyusun petak-petak terserak


Satu saja, supaya aku tak lagi bimbang 


Satu saja, supaya aku fokus


Satu saja, supaya aku yakin bisa
Hingga celotehan orang pun tak terdengar lagi oleh telingaku.

Satu saja, judul puisi yang aneh ya? Ehm, belajar nulis puisi kembali, meski di waktu bersamaan hari lagi galau. “pletaaaak!*. hari gini masih aja galau! Tak tau lah, aku masih disibukkan dengan kata # aku ingin ini, aku ingin itu, aku ingin begini, aku ingin begitu# Hallaaaaaaaah! Masalah klasik kali ya 


Memfilter informasi, fokus pada jati diri, yakin dengan kemampuan diri, itu lebih oke. Tapi tau nggak sih, aku benar2 belum ngerti banget, passion aku tuh mau kemana?eeits, aku juga masih ‘menebak-nebak’ aku tu pinter apa sih?
@ lulusan pesantren = bahasa pas-pasan, hafalan pas-pasan, ilmu eksak juga pas-pasan
@ mau kerja, kerja apa? Aku tu nggak pinter, bisaku Cuma nulis, itupun diary yang sekarang kuarsipkan di blog Tinta Unggu
@ mau bisnis, masih aja sibuk merenungi ‘nasib’ alias bingung nih. Soale belum tau tentang aku mulai dari minat, skill, hoby yang bisa dikembangin n bisa menghasilkan duit. 
@mau berkarya : karya apa? Buat kerajinan/buku/punya lembaga/punya yayasan yang bisa aku banggain Allah, yang bisa aku persembahkan buatNYA kelak. Ehm, apa ya? Yang jelas sbg wujud bentuk syukurku, aku dikasih rizki yg melimpah untuk menjalankan tugasku di muka bumi, KHALIFAH FIL ARDH. Ciyeee ^^

Puisi ‘Satu Saja’, mewakili kata hatiku yg tengah dirundu gundah gulana ttg keinginan, masa lalu vs masa depan, penyesalan vs pengharapan. 


Barangkali jawabannya juga cukup ‘satu saja’ yakni SEMANGAT. Semangat nyari ilmu, semangat ber-komunitas, semangat ngeblog, semangat nulis. Entar juga ketemu sendiri, Sstttttttttttt………..


TDA Kediri : Aku, satu-satunya peserta wanita

Posted by with 3 comments
               Nekat, mungkin kata ini yang pas buatku saat itu. Jujur, baru sekali gabung di komunitas bisnis skala nasional, aku cukup berbangga dan kadang ragu juga menghantui pikiran. Bagaimana tidak, dari 30 peserta aku satu-satunya wanita. Ciyee….ciyee…ciyee..

Kolom Jawa Pos “Gagasan” yang tertunda

Posted by with 16 comments

          Alih-alih ngebet namaku tercantum di Koran ini, dalam semalam ngebut buat tulisan sebanyak 250 kata. Apalagi, udah punya NPWP yang menjadi persyaratan nulis gagasan. Terlintas inpirasi menulis padachari minggu siang, tentang motivasi masuknya siswa usai liburan. Eng-ing-eng…..^^ dibawah ini tulisannya :
(baca dong, kritik lebih oke tuh supaya tulisanku lebih mantapz lagi kedepannya)